Bagi teman-teman yang ingin mengetahui daftar nama menteri kabinet kerja Jokowi, silahkan simak artikel berikut yang saya kutip dari detik.com. Mudah-mudahan menteri-menteri ini mampu menjalankan tugasnya dengan baik dan membuat bangsa ini menjadi lebih mandiri, maju dan berkembang.
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengumumankan susunan kabinetnya di halaman Istana Negara, Minggu (26/10/2014) pukul 17.30 WIB. Kabinet ini diberi nama Kabinet Kerja. Pengumuman ini dilakukan pada hari keenam setelah Jokowi-JK dilantik.
Dalam mengumumkan kabinet, Jokowi didampingi Wapres JK, Ibu Negara Iriana dan Ibu Mufidah Jusuf Kalla. Jokowi juga memanggil dan memperkenalkan 34 menterinya satu per satu.
Berikut susunan kabinet selengkapnya:
Presiden RI : Joko Widodo
Wakil Presiden RI : M Jusuf Kalla
1. Menteri Sekretaris Negara : Praktino
2. Menteri Perencanaan Pembangunan Negara/Kepala Bappenas: Andrinof Chaniago
3. Menko Bidang Kemaritiman : Indroyono Soesilo
4. Menteri Perhubungan : Ignasius Jonan
5. Menteri Kelautan dan Perikanan: Susi Pudjiastuti
6. Menteri Pariwisata : Arief Yahya
7. Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral: Sudirman Said
8. Menko Bidang Polhukam : Tedjo Edy Purdijatno
9. Menteri Dalam Negeri : Tjahjo Kumolo
10. Menteri Luar Negeri : Retno Lestari Priansari Marsudi
11. Menteri Pertahanan : Ryamizard Ryacudu
12. Menteri Hukum dan HAM : Yasonna H Laoly
13. Menteri Komunikasi dan Informatika: Rudiantara
14. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Yuddy Chrisnandi
15. Menko Bidang Perekonomian: Sofjan Djalil
16. Menteri Keuangan : Bambang Brodjonegoro
17. Menteri BUMN : Rini M Soemarno
18. Menteri Koperasi dan UMKM: Anak Agung Gde Ngurah Puspayoga
19. Menteri Perindustrian : M Saleh Husin
20. Menteri Perdagangan : Rachmat Gobel
21. Menteri Pertanian : Amran Sulaiman
22. Menteri Ketenagakerjaan : Hanif Dhakiri
23. Menteri PU dan Perumahan Rakyat: Basuki Hadi Muljono
24. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan: Siti Nurbaya
25. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN: Ferry Mursyidan Baldan
26. Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Puan Maharani
27. Menteri Agama : Lukman Hakim Saefuddin
28. Menteri Kesehatan : Nila F Moeloek
29. Menteri Sosial : Khofifah Indar Parawansa
30. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Yohanan Yambise
31. Menteri Kebudayaan dan Pedidikan Dasar dan Menengah: Anies Baswedan
32. Menteri Ristek dan Pendidikan Tinggi : M Nasir
33. Menteri Pemuda dan Olahraga: Imam Nahrawi
34. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi: Marwan Ja'far
Demikian Daftar menteri kabinet kerja jokowi-jk, mudah-mudah bermanfaat bagi teman-teman semua.
Showing posts with label politik. Show all posts
Showing posts with label politik. Show all posts
Sunday, 26 October 2014
Thursday, 4 September 2014
Inilah Kisah Masa Kecil Ketua KPK Abraham Samad Pernah Korupsi
Mendidik anak tentang sikap anti korupsi memang harus dimulai sejak dini. Ketika kita mengetahui anak kita melakukan hal yang tidak terpuji apalagi sampai mengambil barang orang lain ataupun yang bukan haknya, menjadi tanggung jawab orang tua untuk memarahinya dan mencegah agar tidak diulangi perbuatan itu lagi. Sehingga dalam alam bawah sadar si anak, akan tergambar jelas bahwa korupsi memang tidak boleh dilakukan karena tindakan itu memalukan dan membuat marah semua orang.
Seperti kisah masa kecil ketua KPK Abraham Samad ketika waktu kecil mengambil kapur di sekolahnya. Dan ketika ibunya mengetahui langsung mendapatkan marah besar. Bagaimana kisah ini lebih detailnya, simak artikel yang saya kutip dari detik.com berikut ini:
Jakarta - Ketua KPK Abraham Samad membagi kisahnya mengenai perilaku anti korupsi ketika ia masih kecil. Ia mengaku dididik untuk selalu jujur oleh kedua orangtuanya dalam kehidupan sehari-hari. Saat masih duduk di bangku Sekolah Dasar, Samad menceritakan pernah mengambil 5 batang kapur tulis dari kelasnya. Ia melakukannya karena semua teman-temannya melakukan hal yang sama. "Dan waktu itu guru kami membiarkan. Mungkin karena dia menganggap kapur tulis itu bukan sesuatu yang berharga," kata Samad dalam diskusi Serial Seminar Guru Besar UI di Kampus UI, Jl Salemba Raya, Jakarta Pusat, Selasa (26/11/2013). Samad lalu meletakkan 5 batang kapur tulis itu di depan papan tulis di rumahnya.
Namun betapa kagetnya ia ketika sang ibunda mengetahui perbuatan Samad. Bundanya memarahi Samad habis-habisan. "Ibu saya marah besar. Saya diminta harus kembalikan kapur tulis ini besoknya dan tidak menggunakannya sedikitpun," ucapnya. Sepulang sekolah pada keesokan harinya, lanjut Samad, ibunya mengecek isi tasnya kembali. Beliau memastikan bahwa kapur tersebut telah dikembalikan ke sekolah. "Jangan sekali-kali kau ulangi lagi. Tahu tidak, kau itu telah mengambil barang yang bukan hakmu," kata Samad menirukan ucapan ibunya kala itu.
Menurut Samad, pendidikan karakter semacam itu sangat penting untuk menumbuhkan bibit jujur dalam diri anak. Meski melalui hal kecil, namun hal itu akan melekat hingga dewasa. "Orang tua kita bukan doktor, bukan profesor tapi bisa memberikan pendidikan karakter pada anaknya," tutupnya.
Demikian kisah masa kecil Abraham Samad, semoga menjadi inspirasi bagi kita para orang tua untuk mendidik anak anti korupsi.
Seperti kisah masa kecil ketua KPK Abraham Samad ketika waktu kecil mengambil kapur di sekolahnya. Dan ketika ibunya mengetahui langsung mendapatkan marah besar. Bagaimana kisah ini lebih detailnya, simak artikel yang saya kutip dari detik.com berikut ini:
Jakarta - Ketua KPK Abraham Samad membagi kisahnya mengenai perilaku anti korupsi ketika ia masih kecil. Ia mengaku dididik untuk selalu jujur oleh kedua orangtuanya dalam kehidupan sehari-hari. Saat masih duduk di bangku Sekolah Dasar, Samad menceritakan pernah mengambil 5 batang kapur tulis dari kelasnya. Ia melakukannya karena semua teman-temannya melakukan hal yang sama. "Dan waktu itu guru kami membiarkan. Mungkin karena dia menganggap kapur tulis itu bukan sesuatu yang berharga," kata Samad dalam diskusi Serial Seminar Guru Besar UI di Kampus UI, Jl Salemba Raya, Jakarta Pusat, Selasa (26/11/2013). Samad lalu meletakkan 5 batang kapur tulis itu di depan papan tulis di rumahnya.
Namun betapa kagetnya ia ketika sang ibunda mengetahui perbuatan Samad. Bundanya memarahi Samad habis-habisan. "Ibu saya marah besar. Saya diminta harus kembalikan kapur tulis ini besoknya dan tidak menggunakannya sedikitpun," ucapnya. Sepulang sekolah pada keesokan harinya, lanjut Samad, ibunya mengecek isi tasnya kembali. Beliau memastikan bahwa kapur tersebut telah dikembalikan ke sekolah. "Jangan sekali-kali kau ulangi lagi. Tahu tidak, kau itu telah mengambil barang yang bukan hakmu," kata Samad menirukan ucapan ibunya kala itu.
Menurut Samad, pendidikan karakter semacam itu sangat penting untuk menumbuhkan bibit jujur dalam diri anak. Meski melalui hal kecil, namun hal itu akan melekat hingga dewasa. "Orang tua kita bukan doktor, bukan profesor tapi bisa memberikan pendidikan karakter pada anaknya," tutupnya.
Demikian kisah masa kecil Abraham Samad, semoga menjadi inspirasi bagi kita para orang tua untuk mendidik anak anti korupsi.
Saturday, 9 November 2013
Gambar Lucu Ekpsresi Petinggi Partai Demokrat
Dapat gambar menarik nih dari teman di facebook. Gambar ini bercerita tentang beberapa ekspresi lucu para tokoh partai demokrat. Namun pakai bahasa jawa. Silahkan di simak ya.....
sumber : republikbribik.blogspot.com/
Monday, 21 October 2013
Berita Penculikan Prof Subur oleh BIN membuat marah SBY kenapa ya...?
Memang aneh negeri ini, bila pemimpinnya sebentar-bentar marah. Menghadapi berita penculikan Prof Subur oleh BIN juga marah, ada berita bunda Puteri ...juga marah,....apa yang tidak membuat marah pak BY ya...?
Yang jelas.... yang membuat nggak marah pak BY ya berita kenaikan BBM.....dia nggak marah...malah tersenyum senang,.....berita pembunuhan Antasari......, berita Susno Duaji,...dan lain-lain berita yang menguntungkan kelompoknya....saya yakin 2000 % presiden nggak akan marah.
Terus kasus century nggak kelar-kelar ....pak BY juga nggak akan marah kok kelihatannya.
Tapi kalo kasus yang melibatkan keluarga dekatnya, atau yang mencoba menghubungkan dengan pihak Istana....saya yakin presiden 3000 % akan marah.
Taruhlah kasus Sengman , kasus bunda putri, kasus Ibas, dll.
Saya sebenarnya termasuk pendukung pak BY pada saat pertama memimpin Indonesia. Pada waktu itu Pak BY kelihatannya masih tulus....namun ketika Pak BY mencalonkan diri kedua kalinya....saya sudah mencium gelagat nggak baik dari pak BY. Bahkan Gus Dur pun sudah mewanti-wanti kepada umat Islam untuk menjaga jarak dengan pak By ini. Kalo nggak percaya coba search di youtube atau google...pesan Gusdur tentang SBY sebelum jadi presiden.....lihat video youtube nya ngeri ....hiii ......?
Mari kita lihat ke belakang...sejak Pak BY jadi presiden sudah berapa kali bencana alam melanda negeri ini, seolah-olah alam ini marah meminta tumbal ( Maaf Bukan tumbal Politik lho...he...he..) Berapa ribu rakyat mati sia-sia. Apakah ini merupakan peringatan dari Alloh...ataukah ini karena kebodohan kita yang memilih pemimpin yang dholim dan hanya suka mementingkan kelompoknya saja...? Sedangkan kepentingan rakyat hanya jadi hiasan dinding saja...?
Jadi kenapa Pak BY marah....ketika mendengar berita penculikan Prof Subur Budi santoso....? Jawabnya hanya satu....karena merusak image dirinya. Karena Pak BY memang sangat peduli dengan Image......padahal image yang dibuat-buat...hanyalah khayalan belaka....seperti bau busuk yang ditutupi..dan akhirnya akan terkuak dengan sendirinya.
Janganlah marah Pak BY......karena rakyat sudah bosan dengan kemarahan bapak........mari kita tunggu di 2014 .....
Yang jelas.... yang membuat nggak marah pak BY ya berita kenaikan BBM.....dia nggak marah...malah tersenyum senang,.....berita pembunuhan Antasari......, berita Susno Duaji,...dan lain-lain berita yang menguntungkan kelompoknya....saya yakin 2000 % presiden nggak akan marah.
Terus kasus century nggak kelar-kelar ....pak BY juga nggak akan marah kok kelihatannya.
Tapi kalo kasus yang melibatkan keluarga dekatnya, atau yang mencoba menghubungkan dengan pihak Istana....saya yakin presiden 3000 % akan marah.
Taruhlah kasus Sengman , kasus bunda putri, kasus Ibas, dll.
Saya sebenarnya termasuk pendukung pak BY pada saat pertama memimpin Indonesia. Pada waktu itu Pak BY kelihatannya masih tulus....namun ketika Pak BY mencalonkan diri kedua kalinya....saya sudah mencium gelagat nggak baik dari pak BY. Bahkan Gus Dur pun sudah mewanti-wanti kepada umat Islam untuk menjaga jarak dengan pak By ini. Kalo nggak percaya coba search di youtube atau google...pesan Gusdur tentang SBY sebelum jadi presiden.....lihat video youtube nya ngeri ....hiii ......?
Mari kita lihat ke belakang...sejak Pak BY jadi presiden sudah berapa kali bencana alam melanda negeri ini, seolah-olah alam ini marah meminta tumbal ( Maaf Bukan tumbal Politik lho...he...he..) Berapa ribu rakyat mati sia-sia. Apakah ini merupakan peringatan dari Alloh...ataukah ini karena kebodohan kita yang memilih pemimpin yang dholim dan hanya suka mementingkan kelompoknya saja...? Sedangkan kepentingan rakyat hanya jadi hiasan dinding saja...?
Jadi kenapa Pak BY marah....ketika mendengar berita penculikan Prof Subur Budi santoso....? Jawabnya hanya satu....karena merusak image dirinya. Karena Pak BY memang sangat peduli dengan Image......padahal image yang dibuat-buat...hanyalah khayalan belaka....seperti bau busuk yang ditutupi..dan akhirnya akan terkuak dengan sendirinya.
Janganlah marah Pak BY......karena rakyat sudah bosan dengan kemarahan bapak........mari kita tunggu di 2014 .....
Sunday, 20 October 2013
Berita Penculikan Prof Subur oleh BIN ...Rekayasa atau bukan...?
Berita penculikan prof Subur oleh BIN kali ini benar-benar membuat kita terkejut. Masihkah ada model kayak gini di negeri tercinta ini. Akankah kasus kriminalisasi yang menimpa Antasari dan Susno Duaji akan berlanjut di bawah rezim SBY...? . Benar tidaknya berita ini silahkan simak artikel berikut yang saya kutip dari pesatnew.com :
Kepala BIN Harus Jujur Soal ''Penculikan'' Prof Subur JAKARTA, PESATNEWS - Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Letjen TNI Marciano Norman harus bersikap jujur dan terbuka kepada masyarakat terkait berita penangkapan atau penculikan mantan Ketua Umum Partai Demokrat Prof Subur Budhisantoso yang sekarang konon berseberangan dengan Presiden SBY. "Di tengah isu kebohongan Presiden SBY tentang Bunda Putri, membuat publik menjadi tidak yakin kepada orang-orang SBY, termasuk Ketua DPR Marzuki Alie yang berupaya membantah berita penculikan/penangkapan Subur," kata Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie M Massardi, Minggu (20/10/2013).
Makanya, tegas Adhie, Kepala BIN diminta jujur dan terbuka terkait kasus ini. "Jangan mengeluarkan pernyataan yang malah memperkeruh suasana dengan bantahan yang kurang meyakinkan masyarakat," tandas Mantan Jurubicara Presiden era Gus Dur ini. Sebelumnya, Jurubicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha tidak menjawab pertanyaan publik bahwa apakah benar Prof Subur “diculik” BIN atau tidak. Julian hanya mengatakan bahwa Prof Subur baik-baik saja. Tidak tegas mengatakan bahwa Prof Subur tidak diculik. "Presiden sudah melakukan croschek kepada Pak Subur dan BIN.
Dan ternyata Pak Subur baik-baik saja," ujar Julian Pasha, Sabtu (19/9). Kepala BIN Letjen TNI Marciano Norman juga membantah telah “mengamankan” Prof Subur yang akan menjadi pembicara dalam diskusi yang digelar Anas tersebut. "Saya selaku kepala BIN bertanggung jawab, tidak akan ada tindakan-tindakan seperti yang dikabarkan itu," bantah Marciano, Sabtu (19/10/2013). Mantan Komandan Paspampres ini pun meminta agar pihak yang menyebarkan informasi mengenai penjemputan Prof Subur oleh BIN untuk bertanggung jawab. "Kelompok manapun yang mencoba mengaitkan BIN dengan langkah seperti itu, itu adalah tindakan yang tidak bertanggung jawab. Seolah-olah terjadi tindakan yang tidak berpihak kepada rakyat," ujar Kepala BIN.
Sebagaimana dikabarkan, mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Prof Subur Budisantoso dijemput (diecah) di rumahnya oleh oknum Badan Intelijen Negara (BIN) ketika akan menjadi nara sumber dalam Dialog Pergerakan di kediaman Anas Urbaningrum, Jalan Duren Sawit, Jakarta, Jumat (18/10). Kabar penjemputan Prof Subur oleh pihak BIN tesebut diungkapkan seorang pengurus Pergerakan Perhimpunan Indonesia (PPI) yang menjadi moderator dalam diskusi yang digelar Anas Urbaningrum, mantan ketua umum Partai Demokrat yang kini menjadi 'musuh politik' Presiden SBY.
Bahkan, penjelasan ‘penculikan’ oleh oknum BIN tersebut dimuat dalam jejaring video Youtube. Dijadwalkan yang menjadi pembicara dalam diskusi yang bertema 'Dinasti Versus Meritokrasi Politik' tersebut adalah Anas Urbaningrum, Chusnul Mariyah dan Prof Subur Budisantoso. Namun Subur tidak hadir karena kabarnya ‘diamankan’ oleh BIN. Terhadap dugaan tindakan BIN yang meniru rezim orde baru ini, politisi Partai Demokrat I Gede Pasek Suardika yang juga ‘loyalis’ Anas, menilai jika benar ada penjemputan yang dilakukan oleh oknum BIN tersebut, adalah kelakuan norak dan katrok. "Saya kira ini kerjaan oknum BIN, oknum yang menganut mazhab katrok-isme, ini orang-orang katrok yang nggak tahu aturan," kata Pasek, Sabtu (19/10). Pasek menambahkan, penjemputan Prof Subur sama seperti yang beredar di Youtube, bahwa mantan ketua umum Partai Demokrat itu dijemput dan dibawa ke markas BIN Kalibata.
Namun Pasek mengaku tidak ikut saat panitia mencoba menjemput kembali Subur di Kantor BIN tersebut. "Kita samperin ke sana nggak dikasih. Saya nggak ikut ke Kalibata. Kalau saya ikut, pasti saya masuk dan saya cari. Apa haknya ngelarang-ngelarang orang ikut diskusi?" paparnya. Pasek menyesalkan jika benar tindakan yang dilakukan BIN terhadap Prof Subur saat akan menjadi pembicara di diskusi PPI yang digelar Anas Urbaningrum. Menurutnya, tindakan tersebut harus dipertanggungjawabkan karena bertentangan dengan kebebasan berpendapat dan berekspresi yang dijamin UUD. "Pelakunya harus diberi sanksi tegas. Harus segera klarifikasi ke publik," tegas Anggota Komisi Hukum DPR ini.
Di pihak lain, Kepala BIN Letjen TNI Marciano Norman membantah telah “mengamankan” Prof Subur yang akan menjadi pembicara dalam diskusi yang digelar Anas tersebut. "Saya selaku kepala BIN bertanggung jawab, tidak akan ada tindakan-tindakan seperti yang dikabarkan itu," bantah Marciano, Sabtu (19/10/2013). Mantan Komandan Paspampres ini pun meminta agar pihak yang menyebarkan informasi mengenai penjemputan Prof Subur oleh BIN untuk bertanggung jawab. "Kelompok manapun yang mencoba mengaitkan BIN dengan langkah seperti itu, itu adalah tindakan yang tidak bertanggung jawab. Seolah-olah terjadi tindakan yang tidak berpihak kepada rakyat," ujar Kepala BIN.
Kepala BIN Harus Jujur Soal ''Penculikan'' Prof Subur JAKARTA, PESATNEWS - Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Letjen TNI Marciano Norman harus bersikap jujur dan terbuka kepada masyarakat terkait berita penangkapan atau penculikan mantan Ketua Umum Partai Demokrat Prof Subur Budhisantoso yang sekarang konon berseberangan dengan Presiden SBY. "Di tengah isu kebohongan Presiden SBY tentang Bunda Putri, membuat publik menjadi tidak yakin kepada orang-orang SBY, termasuk Ketua DPR Marzuki Alie yang berupaya membantah berita penculikan/penangkapan Subur," kata Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie M Massardi, Minggu (20/10/2013).
Makanya, tegas Adhie, Kepala BIN diminta jujur dan terbuka terkait kasus ini. "Jangan mengeluarkan pernyataan yang malah memperkeruh suasana dengan bantahan yang kurang meyakinkan masyarakat," tandas Mantan Jurubicara Presiden era Gus Dur ini. Sebelumnya, Jurubicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha tidak menjawab pertanyaan publik bahwa apakah benar Prof Subur “diculik” BIN atau tidak. Julian hanya mengatakan bahwa Prof Subur baik-baik saja. Tidak tegas mengatakan bahwa Prof Subur tidak diculik. "Presiden sudah melakukan croschek kepada Pak Subur dan BIN.
Dan ternyata Pak Subur baik-baik saja," ujar Julian Pasha, Sabtu (19/9). Kepala BIN Letjen TNI Marciano Norman juga membantah telah “mengamankan” Prof Subur yang akan menjadi pembicara dalam diskusi yang digelar Anas tersebut. "Saya selaku kepala BIN bertanggung jawab, tidak akan ada tindakan-tindakan seperti yang dikabarkan itu," bantah Marciano, Sabtu (19/10/2013). Mantan Komandan Paspampres ini pun meminta agar pihak yang menyebarkan informasi mengenai penjemputan Prof Subur oleh BIN untuk bertanggung jawab. "Kelompok manapun yang mencoba mengaitkan BIN dengan langkah seperti itu, itu adalah tindakan yang tidak bertanggung jawab. Seolah-olah terjadi tindakan yang tidak berpihak kepada rakyat," ujar Kepala BIN.
Sebagaimana dikabarkan, mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Prof Subur Budisantoso dijemput (diecah) di rumahnya oleh oknum Badan Intelijen Negara (BIN) ketika akan menjadi nara sumber dalam Dialog Pergerakan di kediaman Anas Urbaningrum, Jalan Duren Sawit, Jakarta, Jumat (18/10). Kabar penjemputan Prof Subur oleh pihak BIN tesebut diungkapkan seorang pengurus Pergerakan Perhimpunan Indonesia (PPI) yang menjadi moderator dalam diskusi yang digelar Anas Urbaningrum, mantan ketua umum Partai Demokrat yang kini menjadi 'musuh politik' Presiden SBY.
Bahkan, penjelasan ‘penculikan’ oleh oknum BIN tersebut dimuat dalam jejaring video Youtube. Dijadwalkan yang menjadi pembicara dalam diskusi yang bertema 'Dinasti Versus Meritokrasi Politik' tersebut adalah Anas Urbaningrum, Chusnul Mariyah dan Prof Subur Budisantoso. Namun Subur tidak hadir karena kabarnya ‘diamankan’ oleh BIN. Terhadap dugaan tindakan BIN yang meniru rezim orde baru ini, politisi Partai Demokrat I Gede Pasek Suardika yang juga ‘loyalis’ Anas, menilai jika benar ada penjemputan yang dilakukan oleh oknum BIN tersebut, adalah kelakuan norak dan katrok. "Saya kira ini kerjaan oknum BIN, oknum yang menganut mazhab katrok-isme, ini orang-orang katrok yang nggak tahu aturan," kata Pasek, Sabtu (19/10). Pasek menambahkan, penjemputan Prof Subur sama seperti yang beredar di Youtube, bahwa mantan ketua umum Partai Demokrat itu dijemput dan dibawa ke markas BIN Kalibata.
Namun Pasek mengaku tidak ikut saat panitia mencoba menjemput kembali Subur di Kantor BIN tersebut. "Kita samperin ke sana nggak dikasih. Saya nggak ikut ke Kalibata. Kalau saya ikut, pasti saya masuk dan saya cari. Apa haknya ngelarang-ngelarang orang ikut diskusi?" paparnya. Pasek menyesalkan jika benar tindakan yang dilakukan BIN terhadap Prof Subur saat akan menjadi pembicara di diskusi PPI yang digelar Anas Urbaningrum. Menurutnya, tindakan tersebut harus dipertanggungjawabkan karena bertentangan dengan kebebasan berpendapat dan berekspresi yang dijamin UUD. "Pelakunya harus diberi sanksi tegas. Harus segera klarifikasi ke publik," tegas Anggota Komisi Hukum DPR ini.
Di pihak lain, Kepala BIN Letjen TNI Marciano Norman membantah telah “mengamankan” Prof Subur yang akan menjadi pembicara dalam diskusi yang digelar Anas tersebut. "Saya selaku kepala BIN bertanggung jawab, tidak akan ada tindakan-tindakan seperti yang dikabarkan itu," bantah Marciano, Sabtu (19/10/2013). Mantan Komandan Paspampres ini pun meminta agar pihak yang menyebarkan informasi mengenai penjemputan Prof Subur oleh BIN untuk bertanggung jawab. "Kelompok manapun yang mencoba mengaitkan BIN dengan langkah seperti itu, itu adalah tindakan yang tidak bertanggung jawab. Seolah-olah terjadi tindakan yang tidak berpihak kepada rakyat," ujar Kepala BIN.
Thursday, 6 June 2013
Ciri-ciri Partai Munafik Indonesia, apa ya?
Ah, muak juga melihat tingkah polah petinggi negeri ini. Ngomong B ternyata C, ngomongnya C ternyata Z.....weeeladalah. Terus kita mau percaya sama siapa...?
Sebagai warga negara yang baik, saya mencoba untuk melihat dengan hati yang dingin walaupun sebenarnya kepala ini terasa panas mau meledak....ha..ha...ha.
Ada yang bilang politik itu kejam.....contohnya kasus seorang petinggi partai yang di jadikan tersangka gara-gara nggak sesuai dengan keinginan sang Big Bos. Walaupun dia terlibat kasus yang besar, namun ada pertanyaan besar, kenapa hanya dia yang dijadikan tersangka. Mengapa yang lain tidak. Bahkan anak dari sang big bos yang juga telah disebut-sebut oleh tersangka utama, sampai sekarang masih bebas melenggang.....? Apakah ini bukti bahwa keadilan masih berpihak pada sang penguasa dan bisa diatur...? saya nggak tahu.
Ada yang bilang lagi.....bahwa politik itu busuk. Bahkan partai yang konon katanya bersih dan "suci" ...akhirnya harus meringkuk juga di hotel prodeo karena tersangkut kasus daging sapi. Sampai-sampai kita nggak habis pikir, bagaimana bisa partai yang begitu dibanggakan oleh para pemilihnya sebagai partai yang bersih dan kental sekali nuansa kegamaannya...bisa terjerumus di lembah nista itu...? Bahkan lebih hebatnya lagi, bukan hanya daging sapi yang terlibat dalam partai ini, melainkan juga daging-daging yang lain yang masih ranum dan menggiurkan. Tak tanggung-tanggung ...ada puluhan daging yang hidup yang dipuja oleh banyak pria hidung belang....terlihat dalam kasus ini. weleh...weleh...weleh.
Apa jangan-jangan politik itu bukan busuk tetapi bau wangi.....hmmmmmm. Lihat aja banyak para politisi yang dikelilingi oleh para wanita yang baunya wangi....dan harummmmm....he..he..he.
Ada lagi partai yang jargonnya anti korupsi, tapi malah jadi sarang korupsi. Partai yang jargonnya mengutamakan kepentingan rakyat....malah mau mencekik rakyat. Dengan jargon mau menyelamatkan APBN negara....mereka secara tidak langsung akan mencekik leher rakyat kecil...yang akan mati secara perlahan-lahan. Karena sogokan BLT yang akan diberikan hanya mampu menambah biaya beberapa bulan. Sedangkan kebutuhan hidup terus melambung tinggi. Sementara yang diatas sana berfoya-foya melakukan kunungan luar negeri yang nggak ada habis-habisnya. Dengan dalih studi banding, dengan seenaknya mereka menghabiskan uang negara.
Apakah mereka tidak mengingat bahwa kemunafikan itu akan diganjar dengan neraka ...bahkan neraka yang paling dalam. Sebagaimana disebutkan dalam Al Qur'an bahwa orang yang munafik akan ditenggelamkan ke dalam dasar neraka yang terdalam.....nauudzu billah min dalik. Apakah mereka tidak tahu...atau jangan-jangan mereka tahu tetapi tidak mau tahu karena kuatnya godaan daging-daging itu....? Wallohu alam bishawab. Semoga Alloh memberikan petunjuak kepada para pemimpin negeri ini di masa depan, sehingga Indonesia mampu menjadi negeri yang adil makmur dan sejahtera. Amiien.
Saturday, 17 November 2012
Mengapa Masyarakat Indonesia di Jerman Tolak Kunjungan Kerja DPR RI?
Nah berita kali ini baru mantab. Masyarakat Indonesia di Jerman menolak kunjungan kerja DPR. Mereka menilai kunker DPR hanya membuang-buang uangrakyat dan nggak banyak manfaatnya bagi negara. Seharusnya anggota DPR lebih mengedepankan kepentingan rakyatnya daripada kepentingan pribadi. Sampai kapan ya anggota DPR akan menghamur-hamburkan uang rakyat... Sementara masih banyak rakyat yang hidup di bawah garis kemiskinan...? Lebih lanjut mengenai penolakan masyarakat Indonesia di Jerman , simak artikel berikut yang saya kutip dari okezone.com.
JAKARTA - Kunjungan kerja (kunker) yang dilakukan oleh beberapa anggota DPR RI ke Jerman tampaknya akan kembali menuai protes keras dari berbagai kalangan. Selain penolakan yang berasal dari dalam negeri, kunker 11 anggota Badan Legislasi (Baleg) juga mendapatkan penolakan dari luar negeri terutama mayarakat Indonesia di Jerman. Mereka yang tergabung Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di Jerman serta Pengurus Cabang Istimewa (PCI) Nahdlatul ulama (NU) dan Watch Indonesia di Jerman menyatakan penolakanya. "Merujuk pada tuntutan PPI Berlin/Jerman dan PCI NU Jerman atas kunjungan kerja DPR RI komisi I ke Jerman pada April 2012 lalu yang belum terpenuhi dan untuk mengantisipasi rencana Kunjungan Kerja ini, maka PPI Berlin, PCI NU Jerman dan Watch Indonesia menyatakan penolakan rencana kunjungan kerja tersebut," kata Ketua PCI NU Jerman, Suratno melalui rilisnya kepada wartawan di Jakarta, Jumat (16/11/2012).
PPI, PCI NU, serta Watch Indonesia berpendapat sebaiknya para anggota dewan tersebut lebih memfokuskan diri pada masalah-masalah di tanah air terutama yang berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi DPR. Pasalnya, wakil rakyat di parlemen tersebut sedang mendapatkan sorotan dan kritikan tajam dari berbagai pihak. "Hendaknya mereka menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan hal yang akan mereka studi bandingkan dengan mengandalkan informasi-informasi serta kerjasama dengan lembaga-lembaga terkait di dalam-negeri," paparnya. Menurut Suratno, seharusnya para pejabat negara terutama DPR harus mampu melakukan penghematan anggaran. "Hendaknya mereka memiliki sense of crises ditengah keterpurukan ekonomi bangsa dengan melakukan penghematan anggaran. Kegiatan kunjungan kerja ke luar negeri merupakan bentuk pemborosan anggaran karena selama ini belum teruji efektivitas dan manfaatnya," ungkapnya.
Kata dia, pihaknya menuntut adanya transparansi atas kunker, berupa tujuan, biaya perjalanan, akomodasi, jadwal, materi-materi yang di bicarakan dan partner kerja di tempat tujuan. Selain itu, masyarakat Indonesia di Jerman juga menuntut adanya publikasi hasil konkret dari kunker ke luar negeri yang selama ini dilakukan oleh DPR. Terutama dalam konteks kunjungan ke Jerman pada April 2012 lalu. "Hal tersebut seharusnya dipublikasikan secara resmi yang bisa diakses oleh masyarakat secara luas dari jauh-jauh hari, minimal 1 bulan sebelum keberangkatan," tegasnya.
JAKARTA - Kunjungan kerja (kunker) yang dilakukan oleh beberapa anggota DPR RI ke Jerman tampaknya akan kembali menuai protes keras dari berbagai kalangan. Selain penolakan yang berasal dari dalam negeri, kunker 11 anggota Badan Legislasi (Baleg) juga mendapatkan penolakan dari luar negeri terutama mayarakat Indonesia di Jerman. Mereka yang tergabung Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di Jerman serta Pengurus Cabang Istimewa (PCI) Nahdlatul ulama (NU) dan Watch Indonesia di Jerman menyatakan penolakanya. "Merujuk pada tuntutan PPI Berlin/Jerman dan PCI NU Jerman atas kunjungan kerja DPR RI komisi I ke Jerman pada April 2012 lalu yang belum terpenuhi dan untuk mengantisipasi rencana Kunjungan Kerja ini, maka PPI Berlin, PCI NU Jerman dan Watch Indonesia menyatakan penolakan rencana kunjungan kerja tersebut," kata Ketua PCI NU Jerman, Suratno melalui rilisnya kepada wartawan di Jakarta, Jumat (16/11/2012).
PPI, PCI NU, serta Watch Indonesia berpendapat sebaiknya para anggota dewan tersebut lebih memfokuskan diri pada masalah-masalah di tanah air terutama yang berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi DPR. Pasalnya, wakil rakyat di parlemen tersebut sedang mendapatkan sorotan dan kritikan tajam dari berbagai pihak. "Hendaknya mereka menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan hal yang akan mereka studi bandingkan dengan mengandalkan informasi-informasi serta kerjasama dengan lembaga-lembaga terkait di dalam-negeri," paparnya. Menurut Suratno, seharusnya para pejabat negara terutama DPR harus mampu melakukan penghematan anggaran. "Hendaknya mereka memiliki sense of crises ditengah keterpurukan ekonomi bangsa dengan melakukan penghematan anggaran. Kegiatan kunjungan kerja ke luar negeri merupakan bentuk pemborosan anggaran karena selama ini belum teruji efektivitas dan manfaatnya," ungkapnya.
Kata dia, pihaknya menuntut adanya transparansi atas kunker, berupa tujuan, biaya perjalanan, akomodasi, jadwal, materi-materi yang di bicarakan dan partner kerja di tempat tujuan. Selain itu, masyarakat Indonesia di Jerman juga menuntut adanya publikasi hasil konkret dari kunker ke luar negeri yang selama ini dilakukan oleh DPR. Terutama dalam konteks kunjungan ke Jerman pada April 2012 lalu. "Hal tersebut seharusnya dipublikasikan secara resmi yang bisa diakses oleh masyarakat secara luas dari jauh-jauh hari, minimal 1 bulan sebelum keberangkatan," tegasnya.
Thursday, 20 September 2012
Hasil Quick Count Pilkada DKI Putaran Kedua : Joko Wi Unggul Untuk Sementara
Hasil quick count Pilkada DKI putaran kedua memang belum muncul 100 %. Karena beberapa survey baru melakukan penghitungan yang prosentasenya masih kecil. Namun bebrapa lembaga survey telah merilis kemenangan Joko Wi Ahok dibandingkan pesaingnya Foke Nara. Akankah Joko Wi benar-benar memnangkan pilkada DKI kali ini...? Mari kita tunggu hasilnya sampai beberapa jam lagi.
Mudah-mudahan Aja Joko Wi menang. Bagaimana menurut anda....?
Wednesday, 19 September 2012
Inilah Video Youtube Debat Pilkada DKI Putaran Kedua
Bagi teman-teman yang belum sempat menyaksikan debat 2 cagub DKI di putaran kedua silahkan simak video berikut ya, mudah-mudahan bisa memberikan gambaran yang jelas siapakah yang lebih layak memimpin Jakarta.
Dari rekaman video diatas terlihat jelas bahwa Joko Wi Ahok lebih matang dalam hal konsep dan ide-ide membangun Jakarta. Mudah-mudahan aja pak Joko Wi menang.
Wednesday, 5 September 2012
Heboh Video Parodi Joko Wi Ahok
Memang kreatif para pendukung Cagub DKI Joko Wi Ahok. Kali ini lewat video youtube yang lucu namun menggugah...mereka menuangkan curahan hati sebagai rakyat DKI dan tentu saja berharap semoga Joko Wi Ahok mampu mengubah jakarta menjadi lebih baik.
Saturday, 19 May 2012
Gebrakan Joko Wi : Joko Wi Pertanyakan Anggaran 140 Triliun Pemprov DKI
Walaupun masih menjadi cagub DKI, Joko Wi sudah mampu membuat gebrakan dengan mempertanyakan anggaran yang 140 Tiliun kok nggak kelihatan hasilnya. Masih banyak pasar-pasar yang nggak terurus. Mudah-mudahan aja bila Joko Wi Ahok jadi Gubernur dan Wagub....gebrakan akan terlihat lebih nyata lagi. Lebih lanjut simak artikel okezone berikut:
JAKARTA - Nasib pedagang kaki lima di Jakarta hinnga kini terus berjuang dengan adanya operasi Satuan Polisi Pamong Praja yang kerap menggusur lokasi mereka berjualan.
Mengenai hal tersebut, Joko Widodo mempertanyakan anggaran Pemerintah Provinsi senilai Rp140 triliun.
"Uang Rp140 triliun itu jadi apa? Kenapa tidak ditanyain udah lima tahun?," ujarnya saat berkunjung ke Okezone, Jumat (18/5/2012).
"Tanahnya tidak ada, beli dong! Swasta saja bisa beli masa swasta tidak bisa beli? Punya duit Rp140 triliun bisa kok beli tanah," ungkap pria yang akrab dipanggil Jokowi ini.
Dengan baju kotak-kotak merah dia mengeluh soal potensi pasar-pasar Jakarta yang tidak dimaksimalkan.
"Pasar Gembrong contoh yang tidak dimaksimalkan, kalau dibilang Pasar Gembrong tidak punya tanah, saya lihat dibelakang pasar itu banyak tanah dibelakangnya, tapi sudah dibebaskan pihak swasta" katanya.
"Coba sekarang kita lihat, duit sebanyak itu jadi apa? Kalau bentuk fisik itu fisik yang mana? Kalau program juga program apa?," tandas Jokowi.
Jokowi mengklaim perbaikan pasar tradisional yang dilakukan di Solo, jauh lebih sedikit dari anggaran Jakarta "Saya cuma habiskan duit Rp9 triliun buat bangun pasar-pasar di Solo," pungkasnya.
Tuesday, 15 May 2012
Video Ceramah Joko Wi di UI...Bagus Banget
Bagi teman-teman yang ingin tahu gagasan Joko Wi dan hasil yang dicapai oleh beliau di kota solo silahkan simak video berikut. Mudah-mudahan aja Joko Wi dan Ahok mampu memenangkan pemilihan pilgub DKI dan meningkatkan kemakmuran rakyat Jakarta
Thursday, 10 May 2012
Menimbang Cagub DKI mana ya...yang kira-kira akan Menang.....?
Dapat artikel menarik nih dari seorang teman di facebook tentang strategy black campaign ala foke untuk menghancurkan Joko Wi dan Cagub lainnya. Mudah-mudahan aja Joko Wi tetap yang akan menang...Amiien. Lebih lanjut mengenai artikel tersebut silahkan simak di bawah ini ya....
DI PUTARAN KEDUA PILKADA MARI KITA TUNGGU PUTRA TERBAIK BANGSA JOKOWI VS HIDAYAT!! BUANG FOKE KE LAUT!!
Ketakutan Fauzi Bowo Terhadap Jokowi/Ahok dalam Pilgub DKI 2012 by @TrioMacan2000
1. Eeng ing eeeng...saya akan coba kultwitkan sekilas tentang ketakutan Fauzi Bowo terhadap Jokowi/Ahok dalam pilgub DKI 2012 yah
2. Kita tahu cagub DKI : Foke Nara, Jokowi Ahok, Hidayat Didik, Faisal Biem & Hendardji Ariza. 3 paket calon via partai, 2 calon independen
3. Kita juga tahu demopolitik DKI : jawa 35%, betawi 27%, sunda 16%, tionghoa 6%, batak/minang 4% dll.
4. Kita juga tahu di DKI : Islam 85%, protestan dan katolik 5%, sisanya budha dan hindu. Itulah demografi politik DKI saat ini
4. Kita juga tahu demokrat yg usung Foke, PKS yg dukung Hidayat dan PDIP yg dukung Jokowi merupakan 3 partai besar pemenang pemilu di DKI
5. Suara partai yg jelas solid adalah PKS. Hidayat punya suara captive 20%. jika timsesnya cerdas dan modal cukup, Hidayat lolos putaran ke2
6. Ups..maaf lupa..alex nono..saya kelupaan karena anggap alex nono ini bakal jadi pecundang meski didukung oleh Golkar hehe..maaf
7. Kenapa alex nono bakal jadi pecundang? Alex terkenal korup dan pernah selingkuhi istri sah orang. Dia sdg diincar KPK masuk sel penjara
8. Alex Nono tak usik fikiran Foke..meski Alex Nono didukung Golkar dan dibiayai Tutut suharto. Alex ga populer dan tak berprestasi
9. Faisal Biem calon independen..cerdas, idealis, jujur..tapi apalah daya..modal ga ada, dukungan "atas" minim. Bakal babak belur abis nafas
10. Pangsa suara Faisal Biem ini juga akan "dicuri" oleh hendarji Ariza yg "sengaja" maju sbg decoy alias umpan oleh Foke agar suara pecah
11. Kita tahu kedekatan keluarga Alm Dr. Supanji dengan keluarga Sarwo Edhi Wibowo sejak puluhan tahun yg lalu sewaktu SEW jadi Gub Akmil
12. Kita tahu hubungan hartati murdaya-Cikeas-Foke-Hendarji. Simpulnya di kasir cikeas : Hartati murdaya poo yg menjadi otak skenario ini
13. Hendarji dirut BP3K Kemayoran, rekanan utama PRJ yg nunggak ratusan milyar dividen PRJ/PT. JIExpo ke Pemprov DKI tapi Foke tutup mata.
14. Sosok Hartati Murdaya yg penguasa bisnis pemerintah/BUMN dan kerabat dekat Cikeas sangat berperan dalam pilgub DKI. Dia mau Foke menang
15. Foke tidak begitu khawatir dengan Hidayat Didik yg didukung PKS dan "PAN". toh NU dan Muhammadiyah sudah "dibeli" oleh Foke..asyiik
16. Jika di final/putaran kedua : Hidayat vs Foke, Foke akan menang. Suara non muslim, muslim sekuler/abangan, dll akan lari ke Foke Nara
17. Foke juga menyusup dan siram KPUD DKI. Sulit dipastikan KPUD akan netral kecuali dijaga ketat oleh simpatisan cagub2 yg lain.
18. Nah..bagaimana dgn Jokowi Ahok? Ini yg bikin takut Foke. Jokowi ini antitesanya Foke. Jokowi populer, merakyat, egaliter, santun, lembut
19. Jokowi Ahok yg bisa rebut suara etnis jawa, anak muda, kaum minoritas, non muslim, Plus dukungan fanatik massa PDIP. Foke gemetar panik
20. Jokowi juga punya dana kampanye tidak terbatas. Ada Prabowo yg terbukti bisa bantu Zaini abdullah/partai aceh menang pilgub aceh
21. Ada Djan Faridz konglomerat tanah abang yg skrg jadi Menpera yg siap supply dana ke Jokowi. Mahar 60 Milyar sebagai panjar sdh cair
22. Tomy Winata sbg konglomerat yg gemar bantu politisi jg akan cenderung ke Jokowi karena faktor pertemanan dgn Djan Faridz di Tanah Abang
23. Djan Faridz akan mati2an dukung Jokowi agar kelangsungan kekuasaannya di Tanah Abang tdk terganggu oleh Foke yg sdh jadi musuh abadinya
23. Tomy winata pasti akan pasang 2 kaki meski lebih condong ke Jokowi daripada ke Foke yg terbukti gagal pimpin Jakarta.
24. Suara masyarakat betawi jakarta juga akan terpecah. Sebagian kecil yg akan dukung Foke krna mereka sakit hati ditipu foke selama 5 thn
25. janji2 Foke utk angkat martabat dan kesejahteraan Betawi terbukti pepesan kosong. Tidak ada komunitas Betawi yg sejahtera dibantu Foke
26. Apalagi Dukungan Betawi ke Foke digembosi oleh Ridwan Saidi cs..tokoh betawi yg membelot ke Alex dan siap all out hancurkan Foke
27. Jika Foke ketemu Jokowi difinal..maka Jokowi akan menang telak. Suara 27% Betawi pun ga akan bisa diraih utuh. Jokowi akan menang > 60%
28. Beda jika Foke vs Hidayat di putaran kedua. Suara Hidayat cenderung stagnan atau naik tipis. Foke bisa menang persis ketika lawan adang
29. Sebab itu, sasaran utama penghancuran oleh Foke bukan Hidayat atau alex, tetapi Jokowi. Bahkan takut Jokowi menang 1 putaran saja !
30. Dukungan penuh Megawati, Prabowo, Djan Faridz dan TW ke Jokowi bukan main2. Total football hehehe. SBY aja gemetar apalagi Si Foke ?
31. Strategi penghancuran Jokowi sdh dimulai sejak awal oleh Foke. Isu orang luar, solo kota kecil, Jokowi kere, ahok china dll jadi blunder
32. Maka sesuai karakter fauzi bowo, dihalakan segala cara dan dikeluarkan uang yg tak terbatas utk hancurkan Jokowi. "kerusuhan" solo bgmn?
33. Info yg saya terima dari jaringan saya dan analisa politik sangat mudah menyimpulkan bhw ada agenda tersebunyi dari "kerusuhan" Solo
33. Disamping isu "kerusuhan" Solo utk tutupi isu2 korupsi Demokrat, sy lbh percaya ini utk rusak reputasi Jokowi, citra hancur, warga ragu
35. "kerusuhan" Solo ini bisa juga gerakan operasi intelejen kotor dgn 2 agenda : tutupi isu korupsi demokrat/SBY sekaligus hantam Jokowi
36. Maaf..ga taukno ..Ipad tiba2 hang..ngadat..mesti pake anti hacker/sabotase neh hehehe..kita lanjutkan..ya..smpai dimana tadi? Jokowi ya
37. Sejak minggu lalu sy sdh menangkap informasi bhw Solo akan "dibumihanguskan" oleh tangan2 Jakarta dgn berbagai isu rasial, agama, preman
38. Foke sdh habis akal mainkan isu negatif trhdp Jokowi..termasuk isu murahan bhw Jokowi itu non muslim..pdhl jokowi shalat ga pernah alpa
39. Pokoknya Foke akan gunakan segala cara. Hampir semua ormas&media sdh dia beli. Tp byk ormas& media itu hny berikan dukungan semu ke Foke
40. Sama juga halnya dgn PNS DKI. Meski Foke sdh naikan gaji mereka jor2an sampai APBD DKI jebol, PNS DKI mayoritas tidak suka Foke
41. Semua PNS DKI tahu persis jiwa Foke ga stabil, sifat pemarah, sok kuasa, kasar, nepotisme, korup, arogan dan suka sepelekan orang lain
41. Namun, kita jg harus hati2 dgn isu keterlibatan FPI pd "kerusuhan" Solo. Bs saja FPI dikambing hitamkan utk kurangi dukungan ke Hidayat
42. Dalam operasi intelejen kotor bisa saja dibuat kekacauan tertentu dgn maksud "kambinghitamkan" 2 atau beberapa kelompok sekaligus
43. Yang jelas "serangan" ke Jokowi dan Hidayat akan terus dilancarkan oleh Foke. Termasuk peristiwa memalukan : Hidayat dilarang jd Khatib
44. Jika Jokowi bijak hadapi operasi keji tim Foke dan warga solo tidak dengan isu2 SARA, insya Allah Foke akan sukses jadi mantan Gubernur
45. Diputaran kedua kita akan menyaksikan 2 calon terbaik bertarung secara fair merebut suara dan hati rakyat Jakarta : Jokowi vs Hidayat
46. Sekian dulu..masih banyak bahan kultwit utk semua cagub. Pilkada masih lama dan cukup waktu menilai semua kandidat. Terima kasih,
sumber: https://www.facebook.com/gerakan.anti.sby
DI PUTARAN KEDUA PILKADA MARI KITA TUNGGU PUTRA TERBAIK BANGSA JOKOWI VS HIDAYAT!! BUANG FOKE KE LAUT!!
Ketakutan Fauzi Bowo Terhadap Jokowi/Ahok dalam Pilgub DKI 2012 by @TrioMacan2000
1. Eeng ing eeeng...saya akan coba kultwitkan sekilas tentang ketakutan Fauzi Bowo terhadap Jokowi/Ahok dalam pilgub DKI 2012 yah
2. Kita tahu cagub DKI : Foke Nara, Jokowi Ahok, Hidayat Didik, Faisal Biem & Hendardji Ariza. 3 paket calon via partai, 2 calon independen
3. Kita juga tahu demopolitik DKI : jawa 35%, betawi 27%, sunda 16%, tionghoa 6%, batak/minang 4% dll.
4. Kita juga tahu di DKI : Islam 85%, protestan dan katolik 5%, sisanya budha dan hindu. Itulah demografi politik DKI saat ini
4. Kita juga tahu demokrat yg usung Foke, PKS yg dukung Hidayat dan PDIP yg dukung Jokowi merupakan 3 partai besar pemenang pemilu di DKI
5. Suara partai yg jelas solid adalah PKS. Hidayat punya suara captive 20%. jika timsesnya cerdas dan modal cukup, Hidayat lolos putaran ke2
6. Ups..maaf lupa..alex nono..saya kelupaan karena anggap alex nono ini bakal jadi pecundang meski didukung oleh Golkar hehe..maaf
7. Kenapa alex nono bakal jadi pecundang? Alex terkenal korup dan pernah selingkuhi istri sah orang. Dia sdg diincar KPK masuk sel penjara
8. Alex Nono tak usik fikiran Foke..meski Alex Nono didukung Golkar dan dibiayai Tutut suharto. Alex ga populer dan tak berprestasi
9. Faisal Biem calon independen..cerdas, idealis, jujur..tapi apalah daya..modal ga ada, dukungan "atas" minim. Bakal babak belur abis nafas
10. Pangsa suara Faisal Biem ini juga akan "dicuri" oleh hendarji Ariza yg "sengaja" maju sbg decoy alias umpan oleh Foke agar suara pecah
11. Kita tahu kedekatan keluarga Alm Dr. Supanji dengan keluarga Sarwo Edhi Wibowo sejak puluhan tahun yg lalu sewaktu SEW jadi Gub Akmil
12. Kita tahu hubungan hartati murdaya-Cikeas-Foke-Hendarji. Simpulnya di kasir cikeas : Hartati murdaya poo yg menjadi otak skenario ini
13. Hendarji dirut BP3K Kemayoran, rekanan utama PRJ yg nunggak ratusan milyar dividen PRJ/PT. JIExpo ke Pemprov DKI tapi Foke tutup mata.
14. Sosok Hartati Murdaya yg penguasa bisnis pemerintah/BUMN dan kerabat dekat Cikeas sangat berperan dalam pilgub DKI. Dia mau Foke menang
15. Foke tidak begitu khawatir dengan Hidayat Didik yg didukung PKS dan "PAN". toh NU dan Muhammadiyah sudah "dibeli" oleh Foke..asyiik
16. Jika di final/putaran kedua : Hidayat vs Foke, Foke akan menang. Suara non muslim, muslim sekuler/abangan, dll akan lari ke Foke Nara
17. Foke juga menyusup dan siram KPUD DKI. Sulit dipastikan KPUD akan netral kecuali dijaga ketat oleh simpatisan cagub2 yg lain.
18. Nah..bagaimana dgn Jokowi Ahok? Ini yg bikin takut Foke. Jokowi ini antitesanya Foke. Jokowi populer, merakyat, egaliter, santun, lembut
19. Jokowi Ahok yg bisa rebut suara etnis jawa, anak muda, kaum minoritas, non muslim, Plus dukungan fanatik massa PDIP. Foke gemetar panik
20. Jokowi juga punya dana kampanye tidak terbatas. Ada Prabowo yg terbukti bisa bantu Zaini abdullah/partai aceh menang pilgub aceh
21. Ada Djan Faridz konglomerat tanah abang yg skrg jadi Menpera yg siap supply dana ke Jokowi. Mahar 60 Milyar sebagai panjar sdh cair
22. Tomy Winata sbg konglomerat yg gemar bantu politisi jg akan cenderung ke Jokowi karena faktor pertemanan dgn Djan Faridz di Tanah Abang
23. Djan Faridz akan mati2an dukung Jokowi agar kelangsungan kekuasaannya di Tanah Abang tdk terganggu oleh Foke yg sdh jadi musuh abadinya
23. Tomy winata pasti akan pasang 2 kaki meski lebih condong ke Jokowi daripada ke Foke yg terbukti gagal pimpin Jakarta.
24. Suara masyarakat betawi jakarta juga akan terpecah. Sebagian kecil yg akan dukung Foke krna mereka sakit hati ditipu foke selama 5 thn
25. janji2 Foke utk angkat martabat dan kesejahteraan Betawi terbukti pepesan kosong. Tidak ada komunitas Betawi yg sejahtera dibantu Foke
26. Apalagi Dukungan Betawi ke Foke digembosi oleh Ridwan Saidi cs..tokoh betawi yg membelot ke Alex dan siap all out hancurkan Foke
27. Jika Foke ketemu Jokowi difinal..maka Jokowi akan menang telak. Suara 27% Betawi pun ga akan bisa diraih utuh. Jokowi akan menang > 60%
28. Beda jika Foke vs Hidayat di putaran kedua. Suara Hidayat cenderung stagnan atau naik tipis. Foke bisa menang persis ketika lawan adang
29. Sebab itu, sasaran utama penghancuran oleh Foke bukan Hidayat atau alex, tetapi Jokowi. Bahkan takut Jokowi menang 1 putaran saja !
30. Dukungan penuh Megawati, Prabowo, Djan Faridz dan TW ke Jokowi bukan main2. Total football hehehe. SBY aja gemetar apalagi Si Foke ?
31. Strategi penghancuran Jokowi sdh dimulai sejak awal oleh Foke. Isu orang luar, solo kota kecil, Jokowi kere, ahok china dll jadi blunder
32. Maka sesuai karakter fauzi bowo, dihalakan segala cara dan dikeluarkan uang yg tak terbatas utk hancurkan Jokowi. "kerusuhan" solo bgmn?
33. Info yg saya terima dari jaringan saya dan analisa politik sangat mudah menyimpulkan bhw ada agenda tersebunyi dari "kerusuhan" Solo
33. Disamping isu "kerusuhan" Solo utk tutupi isu2 korupsi Demokrat, sy lbh percaya ini utk rusak reputasi Jokowi, citra hancur, warga ragu
35. "kerusuhan" Solo ini bisa juga gerakan operasi intelejen kotor dgn 2 agenda : tutupi isu korupsi demokrat/SBY sekaligus hantam Jokowi
36. Maaf..ga taukno ..Ipad tiba2 hang..ngadat..mesti pake anti hacker/sabotase neh hehehe..kita lanjutkan..ya..smpai dimana tadi? Jokowi ya
37. Sejak minggu lalu sy sdh menangkap informasi bhw Solo akan "dibumihanguskan" oleh tangan2 Jakarta dgn berbagai isu rasial, agama, preman
38. Foke sdh habis akal mainkan isu negatif trhdp Jokowi..termasuk isu murahan bhw Jokowi itu non muslim..pdhl jokowi shalat ga pernah alpa
39. Pokoknya Foke akan gunakan segala cara. Hampir semua ormas&media sdh dia beli. Tp byk ormas& media itu hny berikan dukungan semu ke Foke
40. Sama juga halnya dgn PNS DKI. Meski Foke sdh naikan gaji mereka jor2an sampai APBD DKI jebol, PNS DKI mayoritas tidak suka Foke
41. Semua PNS DKI tahu persis jiwa Foke ga stabil, sifat pemarah, sok kuasa, kasar, nepotisme, korup, arogan dan suka sepelekan orang lain
41. Namun, kita jg harus hati2 dgn isu keterlibatan FPI pd "kerusuhan" Solo. Bs saja FPI dikambing hitamkan utk kurangi dukungan ke Hidayat
42. Dalam operasi intelejen kotor bisa saja dibuat kekacauan tertentu dgn maksud "kambinghitamkan" 2 atau beberapa kelompok sekaligus
43. Yang jelas "serangan" ke Jokowi dan Hidayat akan terus dilancarkan oleh Foke. Termasuk peristiwa memalukan : Hidayat dilarang jd Khatib
44. Jika Jokowi bijak hadapi operasi keji tim Foke dan warga solo tidak dengan isu2 SARA, insya Allah Foke akan sukses jadi mantan Gubernur
45. Diputaran kedua kita akan menyaksikan 2 calon terbaik bertarung secara fair merebut suara dan hati rakyat Jakarta : Jokowi vs Hidayat
46. Sekian dulu..masih banyak bahan kultwit utk semua cagub. Pilkada masih lama dan cukup waktu menilai semua kandidat. Terima kasih,
sumber: https://www.facebook.com/gerakan.anti.sby
Friday, 30 March 2012
Inilah Kisah Dahlan Iskan Tidur di Rumah Petani Miskin
Kisah berikut mungkin saja menjadi contoh bagi pejabat negeri ini yang sukahidup mewah. Coba sekali-kali merasakan penderitaan rakyat paling bawah dengan cara tidur di rumah mereka. Seperti yang dilakukan oleh Pak Dahlan Iskan berikut ini. Lebih lanjut silahkan baca artikel yang saya kutip dari detiknews berikut ini:
Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menghabiskan malam di rumah petani miskin Yogyakarta semalam. Bagaimana kisah lengkapnya?
Suami-istri warga Dusun Seworan RT18/RW8, Desa Triharjo, Kecamatan Wates, Kulonprogo, Hadi Sumarto (60) dan Sarjiyah (57) tidak akan menyangka rumahnya akan disambangi orang nomor satu di Kementerian BUMN.
Keluarga yang sehari-hari berprofesi sebagai buruh tani itu sangat terkejut saat mantan Direktur Utama PLN itu meminta izin untuk menginap di rumah mereka yang berlantai tanah dan dinding dari anyaman bambu.
"Kami tidak ada persiapan apa-apa, hanya membersihkan beberapa bagian rumah. Biasa saja tidak ada bagian yang saya ganti. Kami senang sekali pak menteri mau menginap di rumah kami,” ujar Hadi Sumarto seperti dikisahkan oleh Kepala Humas dan Protokoler Kementerian BUMN, Faisal Halimi kepada detikFinance di Jakarta, Kamis (29/3/2012).
Wajah Hadi Sumarto terus berseri-seri mengetahui seorang menteri akan menginap di rumah miliknya yang berukuran 10x7 meter itu. Namun saat ditanya mengenai sosok si tamu, ia mengaku tidak tahu nama dan sosok Dahlan Iskan.
"Kami tidak tahu Pak Dahlan Iskan itu siapa, baru tahu ya saat melihat berita di tv," akunya yang sehari-hari hanya berprofesi sebagai penggarap lahan dan tukang kayu.
Dalam kunjungannya, rombongan Dahlan tiba di kediaman Hadi sekitar pukul 00.15 bersama lima orang lainnya, yakni staf Kementrian BUMN, Direktur Utama PT Sang Hyang Sri Eddy Budiyono, Direktur Pemasaran PT Sang Hyang Sri Kaharudin, Ketua KTNA (Kelompok Tani Nelayan Andalan) Nasional Winarno Tohir. Kunjungan Dahlan Iskan juga disambut oleh Wakil Bupati Kulonprogo Sutedjo bersama kepala SKPD Pemkab Kulonprogo.
Dahlan sengaja bermalam di tempat tersebut supaya bisa meninjau tanam perdana areal binaan progam Pro Beras Sang Hyang Seri di Bulak Seworan yang lokasinya tidak terlalu jauh.
Begitu tiba di kediaman Hadi, Dahlan diberi sambutan sederhana, berbeda dengan sambutan di hotel-hotel berbintang. Dahlan terlihat nyaman menanggapi obrolan pemilik rumah meskipun hanya duduk bersila beralaskan terpal dan tikar.
Obrolan semakin hangat, ketika beberapa makan kecil khas daerah dan hasil bumi disajikan menggunakan sebuah tampah (tempat makan dari anyaman bambu) seperti tempe benguk, geblek, ubi dan sajian wedang secang.
"Dalemipun sae (rumahnya bagus) Pak Hadi, rapi,” ucap Faisal menirukan Dahlan.
Meskipun raut wajahnya sudah menunjukkan kondisi badan yang lelah setelah seharian beraktifitas, Dahlan tetap melayani obrolan pemilik rumah bersama Wakil Bupati serta kepala desa dengan santai dan penuh canda.
"Kulo mboten gadah sabin namung buruh hasilipun maro, luasipun 1.800 meter, angsale 10 karung. Hasilipun mboten disade namun cekap ngge maem saben dinten, menawi disade namun ngge tumbas rabuk,” kata Hadi.
Kira-kira terjemahannya seperti ini, 'Saya tidak punya sawah hanya buruh yang hasilnya dibagi dua, luasnya 1.800 meter dengan hasil bagian 10 karung, dan tidak pernah dijual hanya cukup untuk makan sehari-harinya, paling untuk beli pupuk saja.'
Tidak terasa waktu terus berlalu dan semakin larut menunjukkan pukul 01.00 WIB. Karena sudah mersa lelah, Dahlan meminta agar obrolan tersebut diakhiri untuk dilanjutkan dengan beristirahat.
"Monggo kita akhiri dulu obrolannya. Kita beristirahat, tidur dulu besok pagi dilanjutkan lagi," ucap Dahlan.
Sebelum pamit untuk berintirahat, Dahlan sempat berganti kaos warna ungu dan merebahkan diri di tempat semula yang digunakan untuk ngobrol. Ia menolak menempati tempat tidur dengan kasur empuk yang sudah disediakan tuan rumah.
Dahlan justru memilih tidur dengan beralasakan tikar bersama Direktur Utama Sang Hyang Sri dan Wakil Bupati Kulonprogo.
Sunday, 18 March 2012
Yess...Akhirnya PDIP Usung Joko Wi Cagub DKI.....Mudah-mudahan Menang...
Tidak satupun yang meragukan kemampuan Joko Wi dalam memimpin sebuah pemerintahan. gaya hidup sederhana dan apa adanya ...serta komitmen untuk membela kawula cilik...atau rakyat jelata...membuat Joko Wi...satu-satunya calon yang banyak diharapkan mampu membenahi Jakarta dari segala kesemrawutannya. Mudah-mudahan aja Pak Joko Wi menang dan menjadi Gubernur DKI Jakarta. Hidup Rakyat ...Hidup Pak Joko Wi......Lebih lanjut mengenai pencalonan Joko Wi simak artikel berikut dari detiknews.com
Jakarta PDI Perjuangan memutuskan mengusung Joko Widodo sebagai bakal calon Gubernur DKI Jakarta. Langkah Adang Ruchiatna, Wakil Ketua Fraksi PDIP di DPR yang sebelumnya ikut disebut sebagai calon kuat menduduki kursi nomer satu pun kandas.
Atas keputusan ini,Adang mengaku legowo. Dia mengistilahkan dirinya sebagai wayang yang siap diatur sang dalang yakni Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP.
"Kalau DPP bilang begitu ya begitu benar. Kalau Pak Tjahjo bilang (Jokowi) itu benar," kata Adang saat dihubungi detikcom, Minggu (18/3/2012).
Menurutnya, keputusan DPP PDIP menjatuhkan pilihannya kepada Jokowi, Wali Kota Solo secara otomatis harus diterima pengurus dan kader partai. "Itu harus jadi, kita harus loyal dengan keputusan partai. Saya ini wayang, dalang-nya DPP jadi ikut gerak dalang," sebutnya.
Anggota Komisi VIII DPR ini menolak menjawab mengenai dukungan Demokrat terhadap dirinya untuk menjadi calon wagub mendampingi Fauzi Bowo.
"Saya ini wayang bagaimanapun siap perintah. Kenapa bicara Foke lagi?" tukasnya.
Sebelumnya Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo memastikan rapat kerja daerah khusus membahas Pilgub DKI telah mengamanatkan mandat kepada Jokowi sebagai bakal cagub untuk bersaing di Pilgub bulan Juli mendatang.
"Koalisi PDI Perjuangan dan Gerindra ditambah dukungan partai-partai lain yang tidak memiliki kursi DPRD DKI mendukung Jokowi sebagai cagub DKI," kata Tjahjo.
Dia menambahkan, koalisi partai baru akan memutuskan pendamping Jokowi dalam rapat besok pagi sebelum mendaftar ke KPUD DKI, Jalan Budi Kemuliaan, Jakarta Pusat.
"Keputusan dukungan resmi dan cawagubnya akan diumumkan resmi besok siang di DPD DKI. Nama cawagub belum bisa disampaikan," ujarnya.
Thursday, 5 January 2012
Video wawancara dengan walikota Solo Joko Widodo
Mengenal lebih dekat dengan walikota solo yuk. Berikut saya tampilkan wawancara Mata najwa dengan PAk Joko Wi...selamat menikmati:
Sunday, 24 July 2011
Inilah beberapa kejanggalan dalam wawancara metro tv dengan Nazarudin
Sudah lihat kan video wawancara dengan Nazarudin yang dilakukan oleh metro tv beberapa waktu yang lalu. Selain ditemukan nya jingle sari roti, ternyata ada kejanggalan lain yang tak kalah menariknya untuk dianalisis. Lebih lanjut simak analisis berikut ini yang saya kutip dari detiknews.com:
Kejanggalan Video Wawancara Nazaruddin dan Iwan Piliang
Jakarta - M Nazaruddin berani tampil saat diwawancarai oleh aktivis media sosial Iwan Piliang. Namun, ada sejumlah kejanggalan yang muncul dari rekaman yang diputar oleh Metro TV tersebut. Apa saja?
Pakar telematika dari UIN Abimanyu 'Abah' Wachjoewidaja melakukan analisis terhadap video wawancara tersebut. Hasilnya, ada beberapa kejanggalan yang ditemukan. Terutama tentang kepastian lokasi Nazaruddin.
"Dengan hanya melihat tayangan video chat tersebut ada beberapa hal yang bisa kita duga, misal pembuktian bahwa dia benar-benar masih hidup saat ini, terbukti bisa melakukan conf-call secara live," kata Abah lewat surat elektronik kepada detikcom, Sabtu (23/7/2011).
Abah juga menduga, Nazaruddin berada di tempat yang tidak dekat Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan topi yang berkesan topi di Amerika Latin. Lalu, dia menduga Nazaruddin berada pada negara yang mempunyai satuan waktu yang jauh berbeda. Sebagai bukti, di rumah Iwan terlihat gelap, sedang di tempat Nazaruddin terang.
"Dan ini sengaja dikondisikan secara jeli, tahu kenapa? Perhatikan video awal, kameraman di tempat Iwan sengaja memutar kamera ke sekeliling meja dan melewati jendela. Pelaku sangat amat tahu bahwa praktisi digital forensik pasti akan memperhatikan semua sudut-sudut yang terlihat pada tayangan dan menjadi yakin bahwa di tempat Iwan sedang malam," paparnya.
Nah, Abah juga memiliki beberapa pertanyaan terkait video tersebut. Pertama, Abah menilai kualitas komunikasi internet yang dilakukan Nazar memiliki jaringan yang bagus. Hal ini hanya bisa terjadi dengan komunikasi data dengan bandwidth lebar.
"Apakah misal dia benar di Argentina. Apakah kecepatan koneksi di negara tersebut sudah sedemikian bagus? Kita Skype dengan Amerika dan Eropa yang sudah maju saja kadang mendapat gambar yang tersendat-sendat parah," tanyanya.
Abah juga melihat kejanggalan adanya sprei atau kain di belakang ruang kerja Iwan Piliang. "Kenapa itu dilakukan? Sangat mungkin Iwan ingin menyembunyikan lokasi atau hal lain yang berkaitan dengan tempat dia melakukan conference call," lanjutnya.
Lalu mengapa Nazaruddin mengenakan topi? Menurut Abah, bisa saja untuk menimbulkan opini bahwa tersangka kasus suap Kemenpora tersebut sedang berada di daerah yang khas dengan topi tersebut."Tapi bukankah topi atau lukisan itu semua bisa dibeli di mana pun bahkan di Indonesia," tambahnya lagi.
"Dan menurut pendapat saya alasan dia mengenakan topi adalah untuk menutupi rambutnya telah ditipiskan atau malah dicukur bota, agar bisa lebih mudah tersamar, selayaknya trik orang yang dalam pelarian, dan penipisan rambut tersebut, dia tidak ingin diketahui pemirsa videonya," paparnya.
Lalu Abah juga menyoroti cahaya terang di belakang Nazaruddin. Jika diperhatikan dengan benar, ada sejumlah kejanggalan dengan cahaya tersebut.
"Jelas terlihat bahwa bias cahaya begitu lebar, itu menandakan sumber cahaya begitu dekat dengan lubang jendela," ceritanya.
"Daya sinar cahaya kelihatan sangat pendek. Lalu silakan Anda cek sendiri sinar matahari yang masuk ke rumah atau kantor anda. Perhatikan biasnya di jendela anda sinarnya akan konsisten tajam bermeter-meter sampai mentok dinding atau lantai bukan? Ketajaman cahayanya tidak hanya terang di jendela tapi lalu berkurang dalam sekitar 30 cm bukan? Logika tersebut memberikan saya kesimpulan bahwa sinar terang tersebut hanya dari lampu yang memang hanya mempunyai daya pijar tetapi tidak mempunyai daya tembus cahaya. Di dunia Telematika kami istilahkan dengan ANSI Lumens dengan satuan Lux, matahari kekuatannya 115 Lux atau watt. Sebagai contoh cahaya matahari itu berkali-kali lipat lampu jenis tungsten maupun fluorescent," urainya.
"Kalau yang terang itu bukan cahaya mentari lalu kenapa ada cahaya tersebut? Mungkin saja tidak sengaja dinyalakan. Bisa jadi itu lampu kamar WC yang memang biasanya terang atau Nazaruddin ingin memberi kesan bahwa memang dia berada di tempat dengan waktu yang berbeda dengan Indonesia, cara paling mudah adalah dengan kesan matahari tersebut," jelas Abah.
Friday, 22 July 2011
Inilah Video Wawancara Nazarudin di Metro tv dan Jingle Sari Roti
Benarkah Nazarudin ada di Indonesia...? Ataukah ini hanya sebuah kebetulan saja saat terjadi wawancara ada jingle sari roti...? Simak video youtube nazarudin berikut ya:
Wednesday, 1 June 2011
Inilah alamat blognya Nazarudin
Setelah kasusnya mencuat terkait dengan kasus sesmenpora....kini Nazarudin kembali berulah dari Singapura. Nazarudin membuat sebuah blog yang isinya pembelaan dirinya terhadap kasus yang menimpa. Isinya pun bisa ditebak....membela mati-matian partai demokrat dan juga nama baiknya. Tapi benarkah apa yang diungkapkan oleh nazarudin di blognya tersebut...? Bila ingin tahu lebih lanjut mengenai curhat nazarudin di blognya silahkan kunjungi nazaruddin78.blogspot.com, tapi sepertinya sudah dihapus oleh pemiliknya.
Kalau saya sendiri sih lebih percaya kepada Pak Mahfud MD. Semoga saja apa yang diungkap oleh KPK dan juga pak Mahfud MD menjadi momentum pembersihan partai-partai politik dari dana-dana yang tidak halal. Seharusnya semua partai politik diaudit secara transparan tentang semua dana partainya. Lebih-lebih partai demokrat. Sebagai partai pemerintah yang telah berkuasa sejak 2004.
Sebenarnya masyarakat tuh sudah mengetahui berbagai kebobrokan yang dilakukan partai demokrat. Mulai dari kasus Century yang belum terungkap sampai sekarang. Padahal dananya yang hilang sampai triliunan rupiah. Kemudian berkembang ke kasus Antasari dan kasus Susno duaji....yang jelas banget nuansa rekayasanya....dan kasus-kasus lain yang tidak pernah tersentuh oleh hukum.
Kembali ke blognya nazarudin apakah rakyat akan kembali mempercayainya....atau justru rakyat akan semakin tahu kebobrokannya....dan juga kebobrokan partai demokrat.....?
Ketahuilah bahwa bau busuk walaupun ditutup dengan apapun...suatu saat pasti akan tercium juga.
Semoga yang benar akan kelihatan benar dan yang buruk akan ditampakkan keburukannya.
Tuesday, 10 May 2011
Mengapa aktifis Bendera ditangkap ...?
Penangkapan aktivis bendera beberapa waktu lalu terkait dengan penyebaran selebaran "Lawan" membuat kita bertanya-tanya. Benarkah pemerintah sedemikian takutnya dengan isi selebaran tersebut...? Konon selebaran itu berisi tentang gaya hidup mewah beberapa pejabat tinggi negeri ini. Memang ironis bila dibandingkan dengan masih banyaknya rakyat miskin yang hidupnya susah. Lebih lanjut mengenai penyebaran ribuan selebaran "lawan" simak artikel berikut:
JAKARTA - Setelah aktivis Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) membagikan selebaran "Lawan" dan sempat ditangkap polisi, kini aksi pembagian selebaran akan diikuti sejumlah mahasiswa dari beberapa kampus. Aksi ini akan dilakukan di bus-bus dan jalan-jalan di daerah cawang.
Humas aksi, Deni, mengatakan aksi pembagian selebaran "Lawan" ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap pemerintah yang telah menangkap dua aktivis Bendera karena membagikan selebaran "Lawan" beberapa hari lalu.
"Ini protes dan perlawanan kami terhadap pemerintah. Dan kami akan melakukannya sekira pukul 13.00 WIB nanti," tegasnya saat dihubungi okezone, Selasa (10/5/2011).
Ditambahkan mahasiswa Universitas Bung Karno ini semakin demokrasi dibungkam maka pihaknya akan terus melakukan perlawanan dan rencananya sebanyak 30 ribu selebaran yang berisi informasi soal gaya hidup pejabat serta keluarganya yang serba mewah dibandingkan dengan kondisi masyarakat yang serba miskin ini akan dibagikan.
"Jelas kami heran, mengapa selebaran ini menjadi hal yang menakutkan bagi pemerintah sehingga harus dilakukan penangkapan ketika ada yang membagikan," ucapnya.
Sebelumnya, dua aktivis Bendera, Dodo dan Pacul, ditangkap setelah membagikan selebaran "Lawan" di kawasan Senayan, Jakarta.
Selebaran yang dibagikan tersebut berisikan foto-foto pejabat negara yang berkehidupan mewah dan dibandingkan dengan kondisi rakyat miskin saat ini
JAKARTA - Setelah aktivis Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) membagikan selebaran "Lawan" dan sempat ditangkap polisi, kini aksi pembagian selebaran akan diikuti sejumlah mahasiswa dari beberapa kampus. Aksi ini akan dilakukan di bus-bus dan jalan-jalan di daerah cawang.
Humas aksi, Deni, mengatakan aksi pembagian selebaran "Lawan" ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap pemerintah yang telah menangkap dua aktivis Bendera karena membagikan selebaran "Lawan" beberapa hari lalu.
"Ini protes dan perlawanan kami terhadap pemerintah. Dan kami akan melakukannya sekira pukul 13.00 WIB nanti," tegasnya saat dihubungi okezone, Selasa (10/5/2011).
Ditambahkan mahasiswa Universitas Bung Karno ini semakin demokrasi dibungkam maka pihaknya akan terus melakukan perlawanan dan rencananya sebanyak 30 ribu selebaran yang berisi informasi soal gaya hidup pejabat serta keluarganya yang serba mewah dibandingkan dengan kondisi masyarakat yang serba miskin ini akan dibagikan.
"Jelas kami heran, mengapa selebaran ini menjadi hal yang menakutkan bagi pemerintah sehingga harus dilakukan penangkapan ketika ada yang membagikan," ucapnya.
Sebelumnya, dua aktivis Bendera, Dodo dan Pacul, ditangkap setelah membagikan selebaran "Lawan" di kawasan Senayan, Jakarta.
Selebaran yang dibagikan tersebut berisikan foto-foto pejabat negara yang berkehidupan mewah dan dibandingkan dengan kondisi rakyat miskin saat ini
Subscribe to:
Posts (Atom)
About Me
- Didik sugiarto
- Halo sobat...nama saya Didik Sugiarto.....Saya bukanlah blogger profesional....hanya sekedar hobi ngeblog dan juga belajar cara mencari uang dengan blog.....adsense, amazon, clickbank dll.......semoga blog ini bermanfaat bagi kita semua.














