Tuesday, 9 November 2010

Wow...harga emas melonjak tinggi....



Dalam investasi...salah satu yang nggak bisa ditinggalkan adalah investasi emas. Selain harganya cukup stabil dan cenderung tidak terkena inflasi...modal yang dibutuhkan juga nggak terlalu banyak. Kalau dilihat dari data harga emas 10 tahun terakhir memang menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan. Lebih lanjut mengenai harga emas yang naik tinggi ...simak artikel dari detik.com berikut ini:

Harga Emas 'Mengamuk' Tembus US$ 1.400
Nurul Qomariyah - detikFinance

Harga emas kembali melonjak menembus rekor tertingginya bahkan sempat menyentuh level psikologis di US$ 1.400 per ounce. Harga minyak juga melonjak ke titik tertingginya dalam 2 tahun.

Investor kembali berburu emas yang merupakan tempat investasi aman, di tengah masalah anggaran Irlandia. Masalah baru itu tetap mampu mendorong kenaikan harga emas meski dolar sudah tak terlalu terpuruk.

Harga emas telah melonjak hingga 6% sesaat sebelum Bank Sentral AS (The Fed) mengumumkan detail dari rencananya untuk menggelontorkan US$ 600 miliar melalui pembelian surat berharga pemerintah AS berjangka panjang. Namun rencana itu juga memicu kekhawatiran inflasi karena berlimpahnya likuiditas.

Pada perdagangan Senin (8/11/2010), harga emas di pasar spot sempat melonjak hingga 1,1% menjadi US$ 1.410,30 per ounce, sebelum akhirnya ditutup pada rekor tertingginya di US$ 1.409,40.Harga emas berjangka Desember juga melonjak US$ 5,50 per ounce menjadi US$ 1.403,20.

Harga logam berharga Paladium juga melonjak 3% hingga menembus US$ 700 per ounce, untuk pertama kalinya sejak April 2001. Harga perak juga melonjak 3% ke titik tertingginya dalam 30 tahun terakhir.

Harga emas dan komoditas lain biasanya melonjak seiring dengan pelemahan dolar AS. Namun kemarin meski dolar AS sudah membaik, harga komoditas tetap melonjak karena adanya kekhawatiran seputar masalah krisis utang di Irlandia.

Pada awal pekan ini, ketidakpastian pasar difokuskan pada Irlandia. Meski pemerintah Irlandia mengaku masih memiliki pendanaan hingga awal 2011, namun sebuah laporan justru mempertanyakan kemampuannya untuk memangkas belanja pada tahun depan sehingga menimbulkan perdebatan seputar permintaan akan surat berharga ke depannya. Biaya untuk melindungi utang pemerintah Irlandia dari gagal bayar langsung melonjak.

"Situasi surat berharga di Irlandia lebih buruk dari ekspektasi, sehingga investor terlihat memindahkan uangnya ke tempat yang lebih aman, yakni emas," ujar Michael Daly, analis khusus emas dari PFGBest seperti dikutip dari Reuters, Selasa (9/11/2010).

Pasar emas juga mencermati pidato dari Presiden Bank Dunia Robert Zoellick yang menyatakan negara-negara maju harus mempertimbangkan untuk mengadopsi ulang standar emas yang dimodifikasi. Zoellick memang hanya mengatakan agar menggunakan emas untuk menuntun pergerakan mata uang, namun Dalu menilai omongan Zoellick itu cukup mampu untuk mendorong lonjakan harga emas.

Harga Minyak Melonjak

Komoditas lain yang ikut melonjak adalah minyak mentah dunia. Harga minyak dunia melonjak dan sempat menembus rekor tertingginya dalam 2 tahun terakhir sebelum akhirnya surut oleh profit taking.

Pada perdagangan Senin, kontrak utama minyak light sweet pengiriman Desember naik 21 sen menjadi US$ 87,49 per barel, yang merupakan tertinggi sejak akhir 2008. Minyak Brent juga naik 35 sen menjadi US$ 88,46 per barel.

"Ini adalah hari yang cukup sunyi setelah kegilaan pada pekan lalu. Hanya sedikit yang bisa mendikte pergerakan di pasar minyak. Hanya menjaga mata pada pasar saham dan penguatan dolar AS," ujar Matt Smith dari Summit Energy seperti dikutip dari AFP.

Inilah bunyi ramalan Joyo boyo kaitannya dengan Letusan Merapi....

Bagi yang masih penasaran tentang ramalan Joyoboyo yang dikaitkan dengan letusan Merapi....kali ini saya akan berbagi tentang teks ramalan Joyoboyo yang saya kutip dari buku karangan : Suwidi Tono yang berjudul ramalan Joyoboyo bagian akhir.

Sebelumnya saya jelaskan bahwa tidak pernah Joyoboyo membuat ramalan yang detil mengenai kejadian suatu peristiwa. Sehingga kalau ada sms atau isu yang mengatakan bahwa akan terjadi bencana...atau merapi meletus lebih hebat lagi pada tanggal 8-11-2010 atau lainnya....jelas itu ramalan yang mengada-ada. Waspada saja...atas ulah sebagian kelompok yang memanfaatkan situasi untuk kepentingannya sendiri.

Salah satu bait syair Joyoboyo sebagai berikut:

Akeh udan salah mangsa ( banyak hujan salah musim)
akeh prawan tuwa, akeh randha meteng (banyak perawan tua, banyak janda hamil)
Akeh bayi tanpa bapa (banyak bayi lahir tanpa bapak)
agama akeh sing nantang ( agama dijauhi)
kamanungsan akeh sing ilang (sifat kemanusiaan hilang)
omah suci padha dibenci, omah ala padha dipuja (rumah suci dibenci, rumah maksiat disenangi)
wanodya padha wani ing ngendi-ngendi (wanita tampil berani ngumbar aurat dimana-mana)

........

polahe wong jawa kaya gabah diinteri (nasib orang jawa seperti gabah ditampi)
endi sing bener endi sing sejati (tak jelas mana yang benar mana yang salah)
para tapa padha ora wani (para pertapa merasa ketakutan)
padha wedi ngajarake piwulang adi (menyampaikan hal yang benar)
salah-salah anemani pati ( salah-salah dapat menenmui ajal)
........

Banjir bandang ana ngendi-endi ( banjir bandang dimana-mana)
Gunung njeblug tan anjarwani, tan angimpeni (gunung meletus tidak bisa diprediksi, tidak ada isyarat dahulu)
Gethinge kepati-pati marang pandhita kang olah patigeni ( benci tidak terperi terhadap pendeta yang bertapa)
marga wedi kapiyak wadine (karena takut terbongkar rahasianya)
sapa sira sing sayekti (siapa sebenarnya anda)
.........

Pancen wolak-waliking jaman (sungguh jamannya sedang gonjang-ganjing)
amenangi jaman edan (menyaksikan jaman kegilaan)
ora edan ora kumanan (tidak ikut gila tidak kebagian)
sing waras padha nggagas (yang sehat olah pikir dan merenung)
wong tani padha ditaleni (para petani dibelenggu)
wong dora padha ura-ura ( para pembohong bersuka ria)
beja-bejane sing lali (berbahagialah orang yang lupa)
isih beja kang eling lan waspada ( tetapi masih lebih bahagia orang yang ingat dan waspada)
.........
Ratu ora netepi janji ( raja atau pemimpin tidak menepati janji)
musna kuwasa lan prabawane ( kehilangan kekuasaan dan kewibawaannya)
akeh omah ndhuwur kuda (banyak rumah diatas kuda)
wong padha mangan wong ( orang makan sesama)
kayu gligan lan wesi hiya padha doyan ( kayu gelondongan dan besi kuga dimakan)
dirasa enak kaya roti bolu (katanya enak seperti kue bolu)
yen wengi padha ora bisa turu ( pada malam hari banyak yang tidak bisa tidur)

..........

Ukuman ratu ora adil (hukuman raja atau pemimpin tidak adil)
akeh pangkat jahat jahil (banyak yang berpangkat, jahat dan jahil)
kelakuan padha ganjil ( tingkah lakunya tidak pantas)
sing apik padha kepencil ( yang baik terkucil)
akarya apik manungsa isin (berbuat kebaikan malu)
luwih utama ngapusi (lebih mengutamakan berbohong atau menipu)

......

demikian bunyi ramalan Joyoboyo yang bisa saya sampaikan..dari situ kita bisa simpulkan bahwa...ketika tanda-tanda seperti disebutkan diatas sudah mulai ada....maka siap-siaplah untuk menghadapi bencana yang hebat. Banjir bandang, gunung meletus, dll....dan ini bisa saja terjadi diseluruh dunia...bukan spesifik di Merapi atau di Indonesia.

Mungkin meletusnya Merapi ini merupakan serangkaian bencana yang akan terjadi di muka bumi ini...karena manusia sudah terlalu jauh dari kebenaran dan kebaikan. JAdi tidak ada ramalan Joyoboyo yang menyebutkan bahwa Merapi akan meletus pada tanggal 8-11-2010..setidaknya itu sepengetahuan saya.

Lebih baik kita mempersiapkan diri sebaik-baiknya siap iman..siap mental...siap lahir batin...untuk menghadapi segala kemungkinan yang terjadi...dan sambil terus menerus memohon ampun dan bertaubat kepad Allah swt. Semoga kita semua terhindar dari segala musibah dan bencana yang terjadi. Amiien.

Monday, 8 November 2010

Berita terbaru Merapi : Pagi ini Merapi sudah mulai kalem...

Mudah-mudahan aja Letusan Merapi benar-benar sudah mulai reda dan mengalami penurunan terus. Pagi ini terpantau aktivitas Merapi sudah mulai kalem dibandingkan beberapa hari lalu. Lebih lanjut mengenai status merapi yang sudah mulai kalem...simak artikel berikut dari detik.com

Senin, 08/11/2010 09:34 WIB
Setelah Beraktivitas Dahsyat Hampir 24 Jam, Merapi Lebih Kalem

Jakarta - Gunung Merapi hingga kini masih terus bererupsi. Tipe erupsinya eksplosif. Letusan tidak pernah berhenti meski intensitasnya berfluktuasi. Merapi pada Senin pagi ini lebih kalem dibanding kemarin.

"Kemarin pukul 03.00 WIB sampai tadi pukul 02.00 WIB relatif dahsyat letusannya. Tinggi kolom asap letusan kemarin sampai 6.000 meter. Tapi secara perlahan mulai menurun dan sekarang tingginya sekitar 2.000-an," kata Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Dr Sukhyar, pada detikcom, Senin (8/11/2010).

Karena aktivitas dahsyat itu, dentuman Merapi sampai terdengar hingga jarak 30-an kilometer di arah barat dan timur. "Gemuruh itu mencerminkan aktivitas dahsyat. Bunyinya seperti jet. Itu karena ada laju keluar material," lanjutnya.

Disampaikan dia, hingga kini material yang telah dimuntahkan Merapi diperkirakan telah lebih dari 100 juta meter kubik. Namun pihaknya belum dapat mengetahui, masih berapa lagi material yang masih dikandung oleh Merapi.

"Tim hari ini masih meneliti dan mengamati. Yang jelas jarak aman masih 20 km dari puncak Merapi," ucap Sukhyar.

Dibandingkan pada 26 Oktober silam, aktivitas Merapi jauh lebih tinggi. Namun pada Senin pagi ini, aktivitasnya sudah menurun jika dibandingkan pada 5 November lalu.

Dia menjelaskan, Merapi juga masih melontarkan material pijar di sekitar letusan. Debu vulkanik pun tidak berhenti mengarah ke barat. Luncuran awan panas maksimum mencapai 15 km, dan dominan ke arah selatan.

"Paling panjang ke Gendol karena kawahnya terbuka ke selatan," kata Sukhyar.

Kontroversi pemberitaan Silet tentang ramalan Letusan Merapi...

Bagi yang melihat tayangan silet kemarin siang..memang seolah-olah memberikan prediksi tentang terjadinya letusan yang lebih hebat lagi ..bahkan dengan radius sampai 60 km. Tentu saja ramalan Silet ini membuat panik seluruh masyarakat yogya dan juga seluruh korban letusan Merapi. Sehingga akhirnya ...dengan banyaknya protes dari masyarakat...Silet memutuskan untuk meminta maaf kepada seluruh masyarakat terutama masyarakat yogya.

Saya sendiri sebagai penggemar setia silet sempat kaget juga melihat tayangan tersebut. Sampai-sampai keluarga saya yang masih di Yogya...menelpon dan mengabarkan tentang beredarnya isu letusan yang lebih besar pada tanggal 8-11-2010 tersebut. Wah...wah...wah..memang dalam setiap bencana ...kita harus tetap hati-hati dalam menerima setiap isu ataupun berita yang nggak bisa dipertanggung jawabkan. Lebih baik percaya saja sama BMKG yang memiliki otoritas dan kemampuan di bidang ini.

Semoga aja masyarakat yogya dan khususnya para korban Letusan Merapi masih tetap tenang dan tidak terlalu panik ....serta masih bisa berpikir secara rasional dalam menanggapi setiap isu yang terjadi. Entah itu isu dari sms berantai ataupun isu yang dihembuskan melalui media elektronik. Termasuk isu ramalan Joyo boyo yang menurut saya ..hanya dibesar-besarkan saja.


Berita terkini Merapi : Inilah penyebab suara gemuruh di Merapi



Merapi memang masih menimbulkan banyak kecemasan diantara warga yang tinggal disekitarnya. Salah satu penyebabnya adalah adanya suara gemuruh yang selalu terdengar di waktu-waktu tertentu. Tapi apakah sebenarnya suara gemuruh itu....simak artikel berikut yang saya kutip dari detiknews.com:

Senin, 08/11/2010 07:35 WIB
Tekanan Gas Merapi Timbulkan Gemuruh, Elektrostatik Munculkan Petir

Jakarta - Beberapa warga Yogyakarta dan sekitarnya mengeluhkan adanya gemuruh di Gunung Merapi. Bahkan ada warga yang melihat petir. Gemuruh itu disebabkan tekanan gas Merapi. Petir karena ada loncatan listrik statis.

"Suara gemuruh Merapi sampai kota Purworejo yang berjarak kurang lebih 62 km dari Yogyakarta. Terlihat kilatan petir dari arah selatan dan timur kota Purworejo," ujar Adi, pembaca detikcom melalui fasilitas Info Anda, Minggu (7/11/2010) malam.

Gemuruh Gunung Merapi juga dikhawatirkan beberapa warga, seperti Nugroho Widyantoro yang tinggal di Surobayan, Jatianom, Klaten, Jawa Tengah.

"Malam ini pukul 00.00 WIB saya terbangun dan mendengar gemuruh Merapi. Suara Merapi terdengar lebih keras dari biasanya, semakin malam serasa semakin mencekam saja. Jarak rumah saya ke puncak Merapi sekitar 25 km," tulis Nugroho di Info Anda.

Keluhan serupa dikeluarkan Triyono (warga Karanganom, Mudal), Arief KHS (warga Klaten), dan Aries yang juga warga Klaten.

Menurut Kepala Badan Penyelidikan dan Penelitian Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta, Subandriyo, gemuruh dan petir itu merupakan fenomena alam yang menyertai erupsi gunung berapi.

"Tekanan dalam magma masih sangat besar, terutama gasnya yang sangat kuat timbulkan suara gemuruh," ujar Subandriyo ketika dikonfirmasi detikcom, Senin (8/11/2010).

Sedangkan fenomena petir, karena ada lompatan api yang bisa menimbulkan listrik statis yang menghasilkan petir.

"Iya karena itu terjadi hembusan kolom asap hampir sepanjang hari tanpa henti biasanya memang timbul petir karena elektrostatik, setiap gunung meletus timbul loncatan api," tuturnya menjelaskan asal usul petir.

Dia mengimbau agar masyarakat tak gampang panik dan termakan isu. "Khususnya untuk masyarakat sekitar Merapi jangan terpancing dengan isu letusan sampai 60 km, ada gas beracun dan sebagainya, sampai sekarang nggak terbukti," pesan dia.

Berita terkini Merapi : Letusan ke arah barat daya ...



Merapi masih mengeluarkan lava pijar. Sampai malam tadi terjadi letusan setinggi 5000 meter...dengan aliran ke arah barat daya. Lebih lanjut simak artikel berikut dari kompas.com.

Letusan Merapi Kali Ini 5000 Meter
Senin, 8 November 2010 | 03:58 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Dari pengamatan di lapangan, tinggi letusan dan asap solfatara yang dikeluarkan Gunung Merapi, Senin (8/11/2010) dini hari membubung hingga ketinggian sekitar 5.000 meter. Pukul 01.49 WIB, abu vulkanik bergerak dengan kecondongan arah ke barat/barat daya.

Sektor barat daya dan barat dari Merapi meliputi wilayah Turgo, Turi, Tempel, Srumbung, Dukun, Muntilan, dan Magelang. Muntahan lava pijar di puncak Gunung Merapi, mulai muncul sekitar pukul 01.25 WIB terlihat cukup besar dan kemudian meluncur berurutan.

Guguran lava pijar ini terpantau dari Manisrenggo, Klaten. Sedangkan dari Posko Keputran, Kemalang, suara menggelegar masih terdengar dari dalam perut Merapi.

Pada pukul 01.00 WIB, semburan material vulkanik Gunung Merapi juga terpantau dari kawasan Manisrenggo, sekitar 20 kilometer dari puncak di sektor tenggara.

Sebelumnya pada pukul 00.00 WIB, Merapi terus mengeluarkan geratan besar dan lava pijar ke arah selatan dan tenggara. Akhirnya, pukul 00.30, Gunung Merapi meluncurkan lava pijar dan awan panas. Getaran terus menerus terasa di Manisrenggo.

Gunung Semeru berstatus waspada...warga diminta siap-siap...



Status Semeru yang waspada...dan tanda-tanda aktifitasnya mulai menunjukkan peningkatan...membuat pemerintah memberikan peringatan kepada warga sekitar semeru untuk siap-siap bila semeru meletus. Persiapan ini untuk meminimalkan terjadinya korban letusan gunung semeru. Lebih lanjut simak artikel yang saya kutip dari okezone.com berikut ini:

Pakar Geologi: Warga Sekitar Semeru Siap-Siap!
Jum'at, 5 November 2010 - 06:09 wib

SURABAYA - Pakar Geologi, Institut Teknologi 10 November Surabaya (ITS), Amin Widodo menyarankan agar warga di sekitar Gunung Semeru bersiap-siap mengungsi.

Hal itu dipicu dengan tanda-tanda gunung Semeru yang memuntahkan lava pijar.

“Melihat kondisi itu, seharusnya warga di sekitar Semeru segera packing (berbenah) untuk mengungsi,” kata perain gelar doktor Geologi-Longsor Universitas Gajah Mada Yogyakarta kepada ketika dihubungi melalui telepon, Kamis (4/11/2010).

Menurutnya, gunung yang berstatus ‘Waspada’ ini sudah menunjukkan gejala ke arah peningkatan status menjadi ‘Awas’.

Ia juga meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur, untuk lebih meningkatkan komunikasi dengan sejumlah pos pantau di kawasan Semeru itu. “Pos pantau juga demikian jangan sampai lengah mengawasi detektor gunung api. Jika lengah maka akibatnya fatal,” ucapnya.

Data yang diperoleh dari pos pantau Semeru di Gunung Sawur, dalam 24 jam terakhir ini, terjadi empat kali guguran lava pijar dari gunung setinggi 3.676 meter dari permukaan laut itu.

Berita terkini Merapi : Gempa di Wonosari mengagetkan warga...

Ditengah hiruk pikuk letusan Gunung Merapi yang belum juga reda....tiba-tiba saja warga Yogya dikejutkan dengan terjadinya gempa di yang berpusat di Wonosari dengan pusat 12 km barat daya wonosari. Lebih lanjut simak berita terkini Merapi yang saya kutip dari detiknews.com berikut ini:

Gempa 3,8 SR di Wonosari Buat Warga Terbangun
Fajar Pratama - detikNews

Jakarta - Gempa 3,8 skala richter (SR) yang berpusat di 12 Km barat daya Wonosari, Yogyakarta membuat warga terbangun. Gempa itu dirasakan di Berbah, Sleman sampai Bantul, DIY.

"Terjadi gempa dirasakan dari Berbah, 30 km dari puncak Merapi, hal ini membuat warga terbangun dan memukul tiang listrik untuk meperigatkan warga agar waspada," ujar pembaca detikcom, Yuli Setiadi pada fasilitas info anda, Minggu (7/11/2010).

Feby, yang tinggal di Seturan, Sleman Yogyakarta juga merasakan gempa. detikcom yang sedang berada di Jalan Wonosari, Bantul tadi sempat merasakan gempa sekitar 2 detik.

Sebelumnya diberitakan gempa 3,8 SR menggoncang Wonosari, Yogyakarta. Gempa yang berpusat di darat ini, berada di 12 Km barat daya Wonosari, Yogyakarta.

Dari twitter Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), @infoBMKG ini gempa itu terjadi pada Minggu (7/11/2010) pukul 23.08 WIB, tepatnya di 8'03 Lintang Selatan (LS) dan 110'51 Bujur Timur (BT).

Gempa berkedalaman 10 Km ini dirasakan di Bantul, dengan skala getaran III MMI.

Berita terkini Merapi : Waspadai maling ...disetiap bencana yang terjadi...



Weleh...weleh...ini memang jaman edan tenan. Masa..ditengah kesulitan warga korban letusan merapi..ternyata masih ada saja sekelompok orang yang memanfaatkannya untuk kepentingan pribadi. Meraka mengambil ternak para warga yang masih ditinggalkan pemiliknya. Untung aksi maling ternak ini diketahui petugas dan tim SAR.....sungguh tindakan yang tidak bermoral...menari diatas penderitaan orang lain. Simak berita dari okezone.com berikut ini:

Maling Ternak Beraksi di Rumah Pengungsi
Minggu, 7 November 2010 - 22:13 wib

YOGYAKARTA - Di tengah warga didera belasungkawa akibat musibah letusan Gunung Merapi, masih ada oknum yang ingin memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan. Mereka yang tak bertanggung jawab itu hendak menjarah harta benda dan hewan ternak di rumah milik warga pengungsi. Tak ayal, rumah pengungsi ini menjadi target kawanan maling.

Untuk mengantisipasinya, kepolisian bersiaga melakukan pengamanan terhadap rumah-rumah warga tersebut. Menurut Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda DIY, AKBP Anny Pujiastuti, pihaknya berhasil menangkap salah satu dari sekawanan pencuri yang sedang mengangkut ternak hasil curian di Dusun Gronggang, Argomulyo, Cangkringan, Sleman.

"Kami berhasil membekuk satu orang tersangka yang berinisial SGY, alias Pete. Sedangkan 2 tersangka lainnya berhasil lolos," ungkap Anny kepada wartawan, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu, (7/11/2010).

Kata dia, peristiwa tersebut bermula ketika para pelaku mendatangi dusun tersebut Sabtu, kemarin. "Kejadian berawal saat pelaku mendatangi Dusun Gronggang, Desa Argomulyo, Sleman, kemarin siang. Mereka mencuri 21 kambing dan lima ekor sapi yang ditinggal pemiliknya mengungsi. Namun, aksi tersebut diketahui petugas kepolisian," ujarnya.

Sebelum mengangkut hewan-hewan curian, mereka mengumpulkan di Balai Desa. saat itu ada petugas relawan dan petugas kepolisian yang tengah melakukan evakuasi di dusun tersebut. Petugas curiga ketika melihat ternak warga dikumpulkan.

Rencananya akan diangkut menggunakan truk. Menurut keterangan SGY, warga Karang Nungko Klaten, dia dan kedua kawannya mengaku mengambil kesempatan untuk menjarah ternak yang sebelumnya ditinggalkan pemiliknya mengungsi. "Mereka memang nekat, meskipun mereka terkena awan panas ketika mencuri. Kemungkinan pelaku menggunakan jalan tikus, untuk bisa sampai ke dusun yang aksesnya telah ditutup oleh petugas," kata dia.

Anny menyarankan warga untuk tidak khawatir terhawan peliharaan mereka yang dicuri oleh kawanan penjatah. Pihak Kepolisian dan petugas keamanan lainnya memastikan akan tetap menjaga dan mengawasi ternak-ternak warga yang ditinggalkan pemiliknya. "Kami meminta kepada para pengungsi untuk tidak khawatir terhadap hewan ternak yang dicuri kawanan penjahat. Kami pasti akan melakukan pengawasan terhadap hewan ternak," pungkasnya.

Berita terkini Merapi: Zona diperluas 20 km...pengungsi membludak...



Setelah aktifitas Merapi menunjukkan peningkatan...akhirnya BMKG memperluas zona aman menjadi 20 km. Akibatnya jumlah pengungsi di DIY mencapai 275 ribu dari semula yag hanya sekitar 30 ribu. Lebih lanjut mengenai pengungsi ini simak berita dari okeone.cm berikut ini:

Jumlah Pengungsi Merapi Capai 278.403 Jiwa
Senin, 8 November 2010 - 03:23 wib

SEMARANG – Jumlah pengungsi korban letusan Gunung Merapi terus bertambah,terutama setelah zona bahaya diperluas menjadi 20 km. Hingga malam ini malam, jumlah pengungsi di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencapai 278.403 jiwa.

Jumlah tersebut berasal dari Kabupaten Klaten 58.482 orang, Kabupaten Boyolali 60.643 orang, Kabupaten Magelang 102.353 orang,Kota Magelang 2.772 orang, dan Kabupaten Sleman 54.153 orang. Para pengungsi tersebar di berbagai titik lokasi pengungsian.

Warga di sekitar Gunung Merapi terus mendatangi lokasi pengungsian, terutama di daerah perkotaan yang dinilai lebih memberi rasa aman. Selain karena kesadaran sendiri, tim evakuasi juga mendorong warga untuk meninggalkan kawasan rawan bencana Merapi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah Priyantono Jarot Nugroho mengatakan, Pemprov Jawa Tengah akan menggelontorkan dana sebesar Rp9 miliar untuk para pengungsi Gunung Merapi. Dana itu bersumber dari pos tak terduga APBD Jawa Tengah 2010. “Beberapa waktu lalu juga sudah dikucurkan Rp2,4 miliar untuk pengungsi Gunung Merapi di Magelang,” ujarnya.

Menurut Jarot, dana bantuan Rp9 miliar itu akan dialokasikan untuk pembelian lauk-pauk Rp7,76 miliar dan penyediaan beras Rp1,24 miliar. “Indeks lauk-pauk untuk setiap pengungsi sebesar Rp4.500. Senin (hari ini) kita kucurkan,” ujarnya.

Dia menuturkan,saat ini persediaan beras masih sebanyak 260 ton. Setiap hari untuk memenuhi kebutuhan pengungsi dibutuhkan beras sekitar 20–30 ton.“Atas dasar itu, kita mengalokasikan dana Rp1,24 miliar untuk membeli beras agar pasokan aman,”paparnya

Sunday, 7 November 2010

Titisan Mbah petruk dan kiai sapu jagat....benar nggak ya...?



Didalam bencana selalu ada saja keanehan yang terjadi...yang kadang-kadang nggak bisa dipikir secara rasional. Seperti yang terjadi di MAgelang kali ini. Ada 3 pria yang mengaku titisan mbah petruk dan kiai sapu jagat.....memberikan beberapa 'wejangan' kepada pegungsi letusan merapi. Entah benar atau tidak....sebagai manusia yang percaya kepada Tuhan ...sudah seharusnya tetap mengedepankan rasionalitas...dan yang penting selalu waspada terhadap segala berita yang berkembang. Lebih lanjut mengenai ini...simak berita dari detiknews.com berikut ini:

3 Pria Mengaku Titisan Mbah Petruk & Kiai Sapu Jagat, Orasi di Depan Pengungsi
Bagus Kurniawan - detikNews

Klaten - Sekitar pukul 11.30 WIB, tiba-tiba saja Posko SAR Balerante di Kecamatan Manisrenggo, Kabupaten Magelang,
engah, kedatangan tiga laki-laki yang bikin heboh. Ketiga warga Desa Talun, Kecamatan Kemalang, itu mengaku titisan Mbah Petruk dan Kiai Sapu Jagat -- yang menurut cerita rakyat setempat merupakan penguasa Gunung Merapi.

Tiga laki-laki bernama Warjo, Walidi dan Pardiyo, datang menggunakan sepeda motor. Setibanya di lokasi ketiganya langsung menghampiri para pengungsi dan relawan.

Walidi bertindak sebagai juru bicara. Walidi mengatakan, sebagai titisan Mbah Petruk, dia diamanatkan untuk menyampaikan pesan agar para warga yang menjadi korban letusan Merapi agar sebaiknya mengungsi ke daerah Klaten yang dianggap lebih aman.

"Saya ini titisan Mbah Petruk, Yogya akan saya bumi hanguskan karena Raja tidak menurut pada penguasa Merapi dan penguasa Pantai Selatan," ujar Walidi yang mengenakan batik lengan panjang sambil berteriak-teriak di depan para pengungsi.

Sambil mengacungkan salah satu jarinya, dia meminta warga tidak menyepelekan amanat yang dibawanya itu.
"Saya meminta warga untuk mengungsi di Klaten saja, karena akan selamat, sebab yang akan dibumihanguskan, oleh Mbah Petruk adalah wilayah Yogyakarta yang masuk di dalam wiyah kekuasaan Keraton Yogya," katanya dengan suara nyaring dalam bahasa Indonesia.

Dia lalu menyambung dengan bahasa Jawa. "Nek arep ngungsi neng Klaten wae, mesti slamet (Kalau mau mengungsi ke Klaten saja, pasti selamat)," katanya.

Aksi Walidi ini mencuri perhatian warga yang mengungnsi. Para relawan berusaha meminta Walidi agar tetap tenang. Walidi mencoba mengarah ke barak pengungsian, namun petugas buru-buru menghalaunya.

Pardiyo juga tak mau kalah untuk ikut berorasi. Dia mengatakan kepemimpinan SBY sudah tidak bisa dipercaya lagi.

"Kita tidak percaya pada kepemimpinan SBY. Yudhoyono suruh ke sini karena tidak bisa menyelesaikan krisis Merapi," ucap Pardiyo.

Mencegah aksi ini terus berlanjut, Tim SAR kemudian mengamankan ketiganya dan membawa mereka masuk ke dalam ambulans. Ketika diboyong menuju ambulans, Walidi yang mengaku sebagai titisan Mbah Petruk tersebut sempat memamerkan "kesaktian"-nya. Walidi sempat membenturkan keningnya di aspal, yang memicu ketakutan para warga.

Benarkah Ramalan Joyoboyo Merapi akan meletus hebat lagi...?

Saya sendiri masih meragukan kebenaran ramalan Joyoboyo bahwa Merapi akan meletus hebat pada tanggal 8-11-2010 ...karena setahu saya ...Joyoboyo nggak pernah menyebutkan tanggalnya secara eksplisit seperti itu. Namun secara pertimbangan rasional bahwa aktifitas merapi masih meningkat...kita patut waspada...bisa saja akan terjadi letusan kembali. Namun yang elbih penting adalah membuat masyarakat jangan tambah panik dan ujung-ujungnya malah merugikan masyarakat sendiri. Dan yang lebih berbahaya lagi adalah...adanya ulah sekelompok orang yang memanfaatkan isu ramalan joyoboyo ini...untuk keuntungan pribadi.

Bagaimana sih bunyi ramalan Joyoboyo tentang Merapi ini...? Kalau nggak salah ...bunyinya adalah akan terjadi bencana hebat 500 tahun setelah majapahit runtuh. Namun nggak dijelaskan bencana hebat itu apa....bisa merapi...ataupun bencana lainnya. Dan memang kalau dilihat tanda-tanda alam yang kian banyak bencana terjadi diseluruh muka bumi akhir-akhir ini...bisa jadi alam sudah mulai murka terhadap tingkah polah manusia. Lebih baik persiapkan diri secara lahir batin untuk siap dalam keadaan apapun...dan yang lebih penting lagi....adalah memohon ampun atas segala dosa yang kita perbuat...dan mendekatkan diri kepada Tuhan.

Mudah-mudahan aja Merapi dan bencana lainnya segera berakhir dan kita semua selamat dari berbagai musibah yang ada. Amiien.

Berikut saya kutipkan ulasan mengenai ramalan Joyoboyo tentang letusan merapi ...hanya untuk sekedar tahu aja....nggak perlu terlalu percaya ya...

Prediksi Klimaks Letusan Gunung Merapi Oleh Prabu Joyo Boyo

Prediksi Klimak Letusan Gunung Merapi Oleh Prabu Joyo Boyo - Letusan gunung merapi yang terjadi beberapa kali dalam seminggu ini rupanya belum klimaks dari sebuah letusan merapi, rupanya letusan yang terjadi belakangan ini hanya letusan-letusan kecil tetapi letusan kecil ini sudah membuat makin banyaknya korban jiwa, kemudian bagaimana nanti jika klimaks letusan gunung merapi terjadi?

Diprediksikan letusan klimaks dari merapi ini akan jauh lebih dahsyat dari letusan pertama atau letusan yang terjadi dalam beberapa hari ini. Diperkirakan 2-4 lebih dahsyat dari letusan pertama yang dapat menimbulkan kerusakan sampai radius 60 Km disekitar gunung merapi.

Sebelumnya, prediksi gunung merapi meletus dan kapan klimaks letusannya terjadi, semuanya ini telah di prediksi odalam Buku Ramalan Jaya Baya yang dibuat oleh Prabu Joyo Boyo, di buku itu dituliskan bahwa 500 tahun setelah majapahit runtuh akan terjadi sebuah bencana besar dan sekarang setelah 500 tahun, ramalan itu terbukti dan betul-betul terjadi. Dibuku itu juga dikatakan bahwa klimaks dari letusan dari gunung merapi adalah tanggal 8 November 2010.

Prediksi oleh Prabu Joyo Boyo ini di benarkan oleh ahli-ahli gunung merapi yang ada di Indonesia dan di Dunia tetapi para ahli ini tidak berani membenarkan bahwa tanggal 8 November 2010 itulah klimaks.

sumber:beritaterkini.asia

Berita Merapi terkini: Masyarakat jangan percaya isu yang beredar....

Selalu disetiap bencana....ada saja sekelompok orang yang dengan sengaja menyebarkan isu untuk kepentingan mereka sendiri. Nah berkaitan dengan letusan Merapi...sekarang beredar sms berantai yang menyebutkan akan terjadi letusan Merapi yang lebih hebat lagi pada tanggal 8 nopember 2010. Terlepas dari benar dan tidaknya isu tersebut....yang penting kita tetap harus rasional dan waspada terhadap segala kemungkinan yang terjadi...termasuk isu yang nggak bertanggung jawab tersebut. Lebih lanjut simak artikel berikut :

BMKG Imbau Masyarakat Tak Percayai SMS Soal Gempa
Ramadhian Fadillah - detikNews

Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta agar masyarakat tidak mempercayai adanya sms yang menyebutkan akan terjadi gempa bumi. BMKG menyatakan, belum ada alat untuk memprediksi gempa bumi. Sehingga info-info semacam itu dipastikan tidak benar.

Saat ini banyak SMS yang beredar terkait gempa bumi. Salah satu sms menyebutkan akan ada gempa bumi melanda pantai selatan Jawa dan Jakarta tanggal 8-11 November 2010 dengan magnitude 8.8 SR.

SMS itu mengatasnamakan pegawai BMKG dan media massa. Hal ini pun dipastikan tidak benar. Demikian keterangan Deputi Bidang Geofisika, Prih Harjadi dalam rilisnya, Sabtu (6/11/2010)

"BMKG menyatakan bahwa isu tersebut tidak benar dan menyesatkan. Tidak ada pegawai BMKG yang pernah menyatakan akan terjadinya suatu gempa bumi besar ke depan dan tidak akan pernah, karena gempa bumi saat ini belum bisa diprediksi kapan akan terjadi," terang Prih .

Prih meminta masyarakat tidak menanggapi isu-isu seperti itu. Dia pun menyarakan jika menerima sms semacam itu agar melapor pada instansi yang terkait.

"Masyarakat diminta waspada dan tidak perlu menanggapi isu-isu semacam ini," tegas dia.

sumber:detiknews.com

Ternyata Mbah Maridjan adalah pengurus Syuriah NU ya...


Sosok Mbah Maridjan memang masih selalu dikenang. Namun tak banyak yang mengetahui bahwa Mbah Maridjan merupakan salah satu tokoh NU dan menjabat sebagai syuriah NU. Lebih lanjut simak berita berikut ini dari okezone.com :


Ternyata Mbah Maridjan Rois Syuriah NU

SURABAYA - Sebagian orang tentu beranggapan sosok Mbah Maridjan sang juru kunci Gunung Merapi adalah penganut kejawen. Namun hal itu kini terpatahkan.
Siapa sangka pemilik nama asli Mas Penewu Suraksohargo itu adalah penganut agama Islam yang taat. Bahkan, pria kelahiran 1927 silam ini tercatat sebagai Rois Syuriah (Dewan Penasehat-red) Nahdlatul Ulama (NU) Ranting Desa Umbulharjo.

Hal itu diungkapkan, Ketua Tanfidziah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) KH Mutawakkil. Menurutnya, hingga sang juru kunci ini meninggal masih menjabat sebagai Rois Syuriah.

“Mbah Maridjan juga salah satu Wakil Ketua MWC (Majelis Wakil Cabang) NU Kecamatan Cangkringan,” ungkap Kiai Mutawakkil di kantor PWNU Jatim, Jalan Masjid Akbar Surabaya, Sabtu (6/11/2010).

Selama ini banyak yang beranggapan, Mbah Maridjan penganut Kejawen. Hal itu tentunya dengan alasan kedekatan Mbah Maridjan dengan keraton Yogyakarta. Sebagai seorang abdi dalem, Mbah Maridjan memiliki keteguhan hati yang sangat tinggi. Menurut Kiai Mutawakkil, Mbah Maridjan adalah sosok yang bertanggung jawab kepada tugasnya. Bahkan, katanya, beliau rela mati dalam tugas.

“Insya Allah Mbah Maridjan meninggal dalam keadaan Khusnul Khotimah (akhir yang baik-red), jika ingin menjadi Khusnul Khotimah maka harus menjadi kader NU,” kata Kiai sambil tertawa.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada 26 Oktober 2010 lalu terjadi letusan Gunung Merapi yang disertai awan panas setinggi 1,5 kilometer. Gulungan awan panas yang akrab disebut Wedus Gembel ini meluncur melewati kawasan tempat Mbah Maridjan bermukim. Mbah Maridjan ditemukan meninggal dunia dalam posisi sujud di rumahnya.

Berita merapi terkini: Jumlah korban tewas mencapai 116 orang



Jumlah korban tewas Merapi terus bertambah. sampai saat ini jumlah korban tewas mencapai 116 orang. Diperkirakan masih terus bertambah mengingat ada beberapa daerah yang masih sulit dijangkau oleh tim SAR. Simak berita terkini merapi dari okezone.com berikut ini:


Korban Tewas Merapi Berjumlah 116 Orang

YOGYAKARTA - Jumlah korban tewas akibat letusan Gunung Merapi, menurut data terakhir Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sudah mencapai 116 orang. Jumlah ini tersebar di sejumlah wilayah DIY dan Jawa Tengah.

Sebanyak 104 orang berasal dari Kabupaten Sleman, 7 orang dari Kabupaten Magelang, 2 dari Kabupaten Klaten dan 3 dari Kabupaten Boyolali.

Selain korban tewas, jumlah korban luka juga cukup besar yakni mencapai 218 orang terdiri atas 147 orang di Kabupaten Sleman, 14 orang Kabupaten Magelang, dan 57 orang Kabupaten Klate.

Kepala BNPB Syamsul Maarif mengatakan, jumlah tersebut kemungkinan bertambah karena pihaknya saat ini masih melakukan pendataan. Menurut dia, masih ada beberapa daerah yang luput dari penyisiran tim evakuasi.

“Saya masih menggunakan sistem penanganan pengungsian yang telah dirintis oleh pemerintah daerah. Intinya adalah berusaha memenuhi semua kebutuhan pengunsian,” ujarnya usai mengikuti rapat kabinet terbatas di Istana Kepresidenan, Gedung Agung, Sabtu (6/11/2010) malam.

Menurut Syamsul, ada dua pokok perhatian penanganan tanggap darurat bencana erupsi Gunung Merapi. Pertama, penanganan wilayah berbahaya dari gunung Merapi, termasuk tempat-tempat yang sudah ditinggalkan penduduk dan kedua penanganan pengungsian.

Untuk mengantisipasi hal ini, pihaknya telah membentuk organisasi tanggap darurat yang mengkordinasikan dua gubernur yaitu Gubernur Daerah IStimewa Yogyakarta (DIY) dan Gubernur Jawa Tengah, TNI dan Kepolisian. Mereka ditempatkan pada titik-titik pengungsian yang membutuhkan.

Pusat Pengendalian Operasional (Pusdalops) BNPB di Yogyakarta juga mencatat gelombang pengungsi yang mencapai 198 ribu orang.

Di kabupaten Sleman pengungsi tercatat sebanyak 56.000 jiwa, Kabupaten Magelang sebanyak 62.000 jiwa, Kota Magelang 2.000 jiwa, Kabupaten Klaten 40.000 jiwa, dan Kabupaten Boyolali 30.000 jiwa. Seluruh pengungsi tersebar di 120 titik pengungsian.

Inilah sejumlah titik rawan disekitar kali code...



Meluapnya kali code membuat beberapa pemukiman disekitarnya harus segera mengungsi ke tempat yang lebih aman. Titik mana saja yang harus dievakuasi...simak berita dari okezone.com

Kali Code Meluap di Sejumlah Titik

JAKARTA - Hujan deras yang mengguyur Yogyakarta Sabtu (6/11/2010) siang, menyebabkan luapan aliran lahar dingin di sejumlah sungai. Seperti terjadi di Kali Code, Yogyakarta.

“Di daerah saya belum meluap, tapi di tempat lain seperti Gondolayu, Bintaran dan Kleringan memang sudah banjir sejak tadi sore,” jelas Lusia, warga kampung Ledok Macanan, Danurejan, Yogyakarta kepada okezone.

Menurutnya debit air Kali Code di dekat rumahnya hanya tinggal 10 centimeter lagi dari batas ambang bahaya. Lusi menjelaskan, warga sempat panik mendengar beberapa daerah di sekitarnya yang terkena banjir.

“Dari kemaren saja belum surut, ini malah nambah lagi,” keluhnya.

Lusi menambahkan, salah satu penyebab tak kunjung surutnya debit air di Kali tersebut, karena banyaknya material padat yang menumpuk di dasar kali.

“Jadi kalau misalnya debit air sekitar 60 cm, 40 cm-nya berisi pasir dan kerikil. harusnya Kali Code ini di keruk,” jelasnya.

Sejak Jumat kemarin, debit air Kali Code memang kian bertambah akibat aliran lahar dingin dari puncak Merapi yang mengalir di kali tersebut. Warga yang tinggal di bantaran Kali Code pun telah diminta untuk mengungsi ke tempat yang aman.

Berita terbaru Merapi : Kali Code meluap...jadi tontonan orang pacaran...?



Aliran lahar dingin merapi mulai menimbulkan banjir disekitar sungai yang dilaluinya. Termasuk kali code yang terletak di tengah perkotaan yogya ini. Penduduk sekitar diminta mengungsi terutama radius 300 meter dari sungai. Namun meluapnya kali code malah jadi tontonan para muda-mudi yang berpacaran...weleh...weleh...simak artikel berikut:

Meluapnya Kali Code Jadi Tontonan Orang Pacaran

Yogyakarta - Meluapnya Kali Code akibat hujan yang melanda Yogyakarta, menjadi tontonan tersendiri bagi warga setempat. Tak terkecuali para muda-mudi yang sibuk berpacaran di malam minggu ini.

Pantauan detikcom di jembatan Gondolayu, Jl Jenderal Sudirman, Yogyakarta, Sabtu (6/11/2010) malam, meluapnya Kali Code banyak ditonton muda-mudi yang sedang berpacaran.

Di sepanjang jembatan baik sisi kanan maupun kiri, belasan muda-mudi memadati jembatan Gondolayu. Diantaranya ada yang sibuk berfoto dengan kamera dan melihat kondisi Kali Code.

Mereka yang memadati jembatan rata-rata menggunakan kendaraan roda dua dan diparkir di bahu jalan jembatan Gondolayu. Akibatnya arus lalu lintas di Jl Jenderal Sudirman pun menjadi tersendat.

Hal ini diperparah dengan adanya keberadaan para penjual makanan yang sibuk menjajakan dagangannya di bahu jembatan. Tak sedikit pengguna jalan yang membunyikan klakson sebagai tanda protes atas macetnya Jl Jenderal Sudirman.

Sepasang muda-mudi yang ditemui di lokasi, Heru dan Nisa, mengaku mereka hanya ingin melihat langsung kondisi meluapnya Kali Code setelah mendengar pemberitaannya di radio.

"Ya cuman lihat kok mas, enggak ngapa-ngapain. Soalnya di radio katanya jembatannya rame, kalinya banjir, pengen lihat aja banjirnya bagaimana, apa kayak di Jakarta," tutur Nisa yang merupakan siswi kelas 3 SMA ini.

sumber:detiknews.com

Saturday, 6 November 2010

Awan panas masih terus dimuntahkan Merapi sampai saat ini....



Warga sekitar Merapi dan juga kota Yogyakarta..harus tetap waspada terhadap ancaman Merapi. KArena berdasarkan pantauan TIM sampai sabtu siang ini...merapi masih terus memuntahkan awan panas nya. Lebih lanjut simak artikel dari detiknews berikut ini:

Merapi Masih Terus 'Muntahkan' Awan Panas

Jakarta - Gunung Merapi masih belum berhenti memuntahkan awan panas atau wedhus gembel. Hingga siang ini, semburan awan panas secara vertikal masih tampak dari puncak Merapi.

Demikian seperti disampaikan oleh petugas SAR Merapi yang bisa dipantau melalui saluran Handy Talky (HT), Sabtu (6/11/2010), sekitar pukul 12.30 WIB.

Petugas SAR tersebut, mengumumkan jika awan panas terus-terusan keluar dari puncak Merapi sejak pukul 12.00 WIB. Arahnya cenderung vertikal.

Saat ini, situasi di puncak Merapi sendiri masih berkabut, sehingga hanya bisa terpantau semburan awan panas saja.

Sementara itu, petugas SAR juga melaporkan jika arah angin dari puncak Merapi cenderung menuju ke barat daya. Sedangkan arah angin di kaki gunung cenderung menuju ke tenggara.

Namun, hingga kini awan panas masih menggantung sekitar 500 meter dari puncak dan belum tertiup angin.

Selain itu, dilaporkan juga adanya petugas SAR yang tidak bisa merapat ke Kali Gendol untuk mengevakuasi korban yang ada di sana. Hal ini dikarenakan larva yang masih panas.

Diketahui sebelumnya, Gunung Merapi terus menerus mengeluarkan awan panas. Puncaknya, pada sekitar pukul 01.00 WIB dini hari, Jumat (5/11), Gunung Merapi mengeluarkan awan panas yang terdahsyat dalam 100 tahun terakhir. Akibatnya, Merapi kembali memakan korban. Data terbaru menyebutkan, sekitar 81 orang tewas tersengat awan panas Merapi.

Berita Terkini Merapi : Pagi ini Merapi masih mengeluarkan asap pekat...



Sepertinya Merapi masih belum reda setelah letusan dahsyat kemarin . Namun mudah-mudahan aja erupsinya mulai berkurang. Terlihat pagi ini Merapi masih mengeluarkan asap pekat. Lebih lanjut simak artikel dari okezone.com berikut ini:



Merapi Masih Keluarkan Asap Pekat
Sabtu, 6 November 2010 - 08:11 wib

JAKARTA- Kondisi Gunung Merapi hingga kini masih terus mengeluarkan asap hitam tebal ke udara. Situasi tersebut terpantau dari posko pengungsi di samping Kampus UPN Veteran, Yogyakarta.

“Informasi yang beredar di HT juga menyatakan lahar dan lava Merapi masih turun,” ungkap Koordinator Disaster Management Center Dompet Dhuafa Iman Surahman kepada okezone di Jakarta, Sabtu (6/11/2010).

Terlihatnya puncak Merapi dari Yogyakarta tak lepas dari situasi cuaca yang cukup cerah pada pagi ini. Meski mentari masih malu-malu menampakkan dirinya, namun secara umum cuaca di Yogyakarta dan sekitarnya cukup bagus. “Kemarin sore hujan turun, jadi polusi debu Merapi sudah berkurang,” ujarnya.

Tadi malam, Merapi kembali menggeliat. Guguran lava dan awan panas dilaporkan keluar sekira pukul 01.20 WIB. material vulkanik dari Merapi itu bergerak ke arah Selatan dan Barat Daya

Berita terkini Merapi: Pengungsi menyerbu posko kesehatan...

Para ngungsi Merapi mulai diserang berbagai penyakit. Posko kesehatan diserbu untuk memperoleh berbagai obat-obatan untuk infeksi pernafasan karena debu merapi. Simak artikel berikut:
Pagi ini Pengungsi Merapi Serbu Posko Kesehatan & Pembalut Wanita foto
Fajar Pratama - detikNews

Sleman - Ribuan pengungsi letusan Gunung Merapi masih memadati stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta. Mereka mulai mengeluhkan berbagai macam penyakit dan menyerbu posko kesehatan yang terletak di pengungsian.

Pantauan detikcom di lokasi, Sabtu (6/11/2010), sejak pukul 07.30 WIB, puluhan pengungsi sudah mengantre di posko kesehatan. Sebagian besar mengeluhkan sakit gangguan pernafasan dan pencernaan.

Tidak hanya itu, sekitar 50-an pengungsi juga berbaris di posko pembagian pakaian dan pembalut wanita. Antrean panjang sudah terlihat sejak pagi buta.

Sementara pengungsi lain beraktivitas biasa. Ada yang mandi, mencuci dan menjemur pakaian mereka yang sempat terkena abu vulkanik. Secara tertib, pengungsi yang berasal dari kecamatan Turi dan Cangkringan tersebut menggunakan gilirannya satu per satu.

Di sisi lain, ada beberapa pengungsi yang masih mencari sanak keluarganya. Salah satunya adalah Triningsih, warga Donokerto, Kecamatan Turi.

"Saya mencari tetangga saya sejak semalam mau mencari tapi keadaan masih ruwet. Nggak enak kalau nggak ngumpul sama tetangga sendiri," tuturnya.

Rencanaya, Presiden SBY akan mengunjungi posko tersebut ini. Belum ada data pasti soal jumlah pengungsi yang ada di lokasi ini. Namun, jumlahnya diperkirakan ribuan.

Video awan petruk Merapi

Letusan Merapi memang banyak membawa mitos bagi masyarakat jawa. Salah satu mitosnya adalah awan berbentuk petruk. Konon ketika awan tersebut muncul pertanda akan terjadi letusan Merapi yang lebih dahsyat lagi. Mudah-mudahan aja hal ini tidak akan terjadi..




Bagaimana menurut pendapat anda...?

Video letusan Merapi terbaru....

Mau lihat hebatnya letusan Merapi ...silahkan simak video youtube berikut ...






Sampai saat ini Merapi masih terus mengeluarkan lava pijarnya.

Berita terkini Merapi : Lihat sejarah letusan Merapi yuk...

Merapi merupakan salah satu gunung teraktif di dunia. Sejarah telah mencatat berapa banyak Merapi telah mengalami letusan dan mengakibatkan banyak korban jiwa. Letusan terbesar merapi diperkirakan terjadi pada tahun 1000 Masehi. Lebih lanjut mengenai berita terkini sejarah letusan Merapi...simak artikel berikut:

Sejarah Letusan Gunung Merapi Sepanjang Zaman

Gunung Merapi merupakan salah satu gunung paling aktif di bumi Nusantara, sejarah mencatat setidaknya letusan gunung Merapi sudah terjadi sejak 1000 tahun lalu. Dan karena aktivitas Merapi lah yang mengakibatkan berpindahnya kebudayaan kerajaan Mataram kuno ke daerah Jawa Timur.

Selain itu banyak desa dan candi-candi peninggalan kerajaan Mataram Hindu maupun Budha tertimbun abu vulkanik Gunung Merapi, candi-candi tersebut berada di dusun-dusun seperti Kadisoka, Kedulan, dan Sambisari (Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta). Selain itu letusan Gunung Merapi merubah wujud asli Candi Borobudur yang mulanya berada di tengah-tengah danau.

Saat ini Gunung Merapi yang berada di 4 Kabupaten di Jawa Tengah itu mulai beraktivitas lagi, berikut jurnal letusan Gunung Merapi paling dahsyat yang terekam sejarah.

Tahun 1006 M, menurut Van Bemmelen (1949) Gunung Merapi pernah meletus. Akibat letusan ini sebagian puncak runtuh dan longsor ke arah barat daya, tertahan oleh Perbukitan Menoreh, kemudian membentuk gundukan-gundukan bukit yang dikenal sebagai Gendol Hills.

Letusan di tahun ini menurut Wikipedia tercatat sebagai salah satu ledakan Gunung Merapi paling hebat membuat seluruh bagian tengah Pulau Jawa diselubungi abu. Diperkirakan, letusan tersebut menyebabkan kerajaan Mataram kuno harus berpindah ke Jawa Timur, karena tersapu lumpur, namun catatan Van Bemmelen ini masih banyak dipertentangkan dikalangan sejarahwan.

Sejarah mencatat sekitar abad 9-11 Masehi, Gunung Merapi kembali meletus. Tidak diketahui secara pasti berapa jumlah korban jiwa dalam letusan kali ini, diduga akibat letusan ini mengakibatkan candi-candi yang berada di kawasan sekitar Jawa Tengah bagian selatan terkubur akibat abu vulkanik ini.

Di tahun 1672 M Gunung Merapi meletus, akibat letusan itu 3000 orang meninggal dunia.

Gunung Merapi kembali meletus dahsyat di tahun 1786, di tahun ini tidak tercatat secara jelas jumlah korban yang tewas akibat ledakan tersebut.

Pada tahun 1822, kembali Gunung Merapi meletus tercatat setidaknya 100 orang meninggal dunia.

Hanya berselang 50 tahun tepatnya di tahun 1872, Gunung Merapi kembali menghamburkan abu vulkanik secara dahsyat akibatnya 200 orang meninggal dunia.

Di tahun 1930 letusan hebat kembali terjadi, kali ini aliran lava, piroklastika, dan lahar hujan, mengguyur dan menghancurkan 13 desa akibatnya 1400 orang tewas akibat peristiwa alam ini.

Selain letusan hebat diatas, setidaknya banyak letusan Gunung Merapi juga terjadi di tahun-tahun tersebut di bawah ini:
Tahun Korban Meninggal Dunia Korban Luka
1832 32 orang -
1872 200 orang -
1904 16 orang -
1920 35 orang -
1930 1369 orang -
1954 64 orang luka 57 orang
1961 6 orang -
1969 3 orang -
1976 29 orang luka 2 orang
22 November 1994 66 orang luka 6 orang
1997 tidak ada korban -
1998 tidak ada korban -
2001 tidak ada korban -
Mei 2006 2 orang meninggal -

sumber: http://www.suaramerdeka.com

Berita terkini Merapi: Debit air kali code sudah turun...



Turunnya debit air kali code membawa ketenangan sejenak bagi warga yogya. KArena ancaman banjir lahar dingin yang bisa terjadi...terbantahkan untuk sementara. Semoga aja Merapi segera berhenti memuntahkan laharnya. Lebih lanjut mengenai berita terkini Merapi ...simak artikel berikut:

Warga Ramai-ramai Lihat Turunnya Debit Air Kali Code
Fajar Pratama - detikNews

Yogyakarta - Menjelang tengah malam, debit lahar dingin di Kali Code terus mengalami penurunan. Turunnya debit lahar ini menjadi daya tarik sendiri bagi warga yang melintas di sejumlah jembatan yang dialiri oleh lahar dingin tersebut.

Pantauan detikcom Jumat (5/11/2010) pukul 23.10 WIB di Jembatan Saidan Jl
Senopati, Gondoman, Yogyakarta, sepanjang jalan dipenuhi oleh warga dan
pengendara motor yang ingin melihat surutnya debit lahar tersebut. Tidak hanya melihat, tapi sebagian dari mereka juga mengambil kesempatan dengan
berfoto-foto.

Sementara itu di Jembatan Kewek yang berjarak sekitar 100 meter dari stasiun
tugu, juga terlihat banyak anak muda pengendara motor parkir di sekitar jembatan.

Mereka tampak sedang bercengkrama dan melihat-lihat ke arah bawah jembatan. Selain itu, banyak juga terlihat banyak tanggul dari karung pasir yang dibuat oleh warga sekitar. Tampak sekitar 20 meter karung pasir berjejer di sepanjang kali.

Pandangan serupa juga tampak di Jembatan Gondolayu, Jl Jenderal Sudimran,
sekitar 100 meter sebelah Timur Tugu Yogya. Banyaknya warga yang memarkir
kendaraannya di sisi jembatan untuk melongok ke bawah sungai membuat jalan
tersebut sempat tersendat.

"Ini mas, lihat-lihat saja. Katanya lumpurnya cukup besar dan deras, tapi
sekarang sudah menurun. Ini sambil foto-foto juga," kata Adi, Mahasiswa STIE YKPN Yogyakarta.

sumber:detik.com

Friday, 5 November 2010

Mari bantu saudara-saudara kita di yogya ......!!!

Bagi teman-teman pembaca blog ini....tolong dibantu saudara-saudara kita korban letusan merapi. Saat ini mereka membutuhkan :

1. Masker.
2. Tetes mata.
3. Selimut.

Bantuan bisa disalurkan melalui : IAI cabang Yogya a/n Sari Widiyastuti jl Imogiri Timur km 9 Jati wonokromo pleret bantul.(HP: 08174176999)

Mohon dikirim melalui travel biar cepat sampai karena ini sangat mendesak.

Semoga Allah memberikan pahala yang besar atas bantuan yang anda berikan. Amiien.

Dengan berbagi...hidup akan menjadi lebih bahagia.....

Sebenarnya bencana alam bukanlah gejala alamiah biasa...



Bencana alam yang datang secara bertubi-tubi bisa dimaknai sebagai peringatan Tuhan agar amnusia kembali ke jalan kebaikan. Setiap musibah dan kematian...bayi yang lahir...daun yang gugur....semua adalah kehendak Allah. Jadi sebaiknya kita sebagai manusia harus lebih mendekatkan diri kepada Allah swt. Lebih lanjut simak artikel berikut:

Bencana Alam dan Musibah Manusia Bukan Gejala Alamiah

Erabaru - Ada konsepsi kuno yang menyatakan bahwa rusaknya moralitas serta perilaku manusia yang jahat dapat menimbulkan amarah penguasa alam. Alam yang murka akan menyatakannya dengan menimbulkan gempa bumi. Bencana kekeringan dan banjir serta bencana-bencana alamiah lainnya. Semua gejala alam ini merupakan suatu peringatan penguasa alam semesta terhadap manusia.

Pada zaman dahulu jika dunia sudah tidak tenteram lagi maka kaisar langit akan mengeluarkan pengakuan dosa dengan melaksanakan pertanggungjawaban dan introspeksi diri terhadap rakyat biasa untuk menghormati takdir dengan keyakinan bahwa segala perbuatan baik dan jahat ada karmanya.

Sebagai contoh, pada saat Khang Si masih berkuasa terjadi gempa bumi pada suatu tahun di Beijing. Khang Si berkata pada pejabat istananya, "Aku tidak menghormati kearifan, roda pemerintahan tidak berjalan sebagaimana mestinya hingga gempa bumi memberi peringatan secara mendadak di tengah-tengah suasana yang tenang.

Hingga tibalah pada masa sekarang, dan dikarenakan munculnya bukti nyata dalam ilmu pengetahuan. Maka kearifan pada zaman kuno telah dilupakan banyak orang secara perlahan-lahan. Ada yang mempropagandakan dengan apa yang disebut bahwa manusia melebihi alam. Namun pada kenyataannya masalah manusianya sendiri saja sudah tidak beres malah masih mempropagandakan bahwa manusia melebihi alam. Jika mendatangkan bencana di masyarakat atas politik yang sewenang-wenang maka manusia akan melemparkan tanggung jawabnya pada Yang di Atas dengan mengatakan bahwa bencana alamiah sudah terjadi dalam 3 tahun.

Pada kenyataannya segala bencana alam yang terjadi semuanya berhubungan dengan perilaku manusia yang tidak sehat. Jika saja manusia menaruh perhatian pada moralitasnya, menyadari dan berlaku jujur serta bermasyarakat dengan polos dan sederhana. Maka tidak akan timbul begitu banyak bencana alam maupun musibah manusia. Malah sebaliknya akan timbul lebih banyak kelancaran dalam masyarakat yang aman sentosa. Karena itu itu, apa yg disebut dengan hakikat hukum pada bencana alam merupakan dalih dari manusia yg menolak atas kesalahannya sendiri.
Bukan Terjadi Kebetulan

Perilaku manusia akan menimbulkan beberapa akibat. Penampilan beberapa akibat ini di setiap peristiwa yang terjadi pada ruang hampa kita seperti misalnya malapetaka, kecelakaan, wabah penyakit, dan perang dan lain-lain. Manusia adalah jiwa pada ruang dimensi kita yang bisa berkarakteristik dengan kuat. Dan manusia mempengaruhi segalanya, maka dari itu segala peristiwa yang terjadi pada ruang dimensi semuanya berhubungan erat dengan manusia itu sendiri, yang mana semuanya terjadi karena manusia.

Di antara perilaku dan akibat yang pasti memiliki hubungan yang sangat erat, dan mempunyai hubungan sebab akibat yang dalam. Di antara itu semua telah mencerminkan bahwa dunia mempunyai prinsip keadilan dan kejujuran serta bersifat teratur. Jika seseorang dalam seumur hidupnya selalu berbuat jahat dan sewenang-wenang lalu meninggal, apa yang akan terjadi? Kenapa manusia harus menekankan dan memperhatikan masalah moral? Dunia kita ini apakah masih bisa dipertahankan? Bagaimana manusia harus melakukan pilihan berbuat sesuatu keputusannya pada diri sendiri?

Terhadap timbulnya akibat baik maupun buruk dari segala perilaku sendiri, semua ini yang pada akhirnya akan dinikmati atau ditanggung oleh diri sendiri. Semua ini merupakan suatu hal yang adil dan juga cukup serius. Kita hidup di sebuah dunia yang tertib dan teratur yang sesuai dengan karakter alam semesta yang sejati, baik dan sabar. Jadi tidak ada peristiwa yang terjadi secara kebetulan, semua ada hubungan sebab-akibatnya berdasarkan perbuatan yang telah dilakukannya. Musibah yang dialami manusia dan segala hal yang berhubungan dengan manusia semuanya timbul karena perbuatan manusia itu sendiri. Di saat alam akan memberikan karma balasan pada manusia maka manusia akan beranggapan bahwa semua itu merupakan suatu gejala alam.
Contoh Karma Balasan

Kekejaman yang tak berperikemanusiaan dalam sejarah Kaisar Qinsh di Tiongkok cukup dikenal luas. Sebelum tarikh Masehi tahun 213, dia melancarkan pembakaran buku-buku Konghucu yang menyebabkan timbulnya awan dan debu yang menutupi tanah dewata di Tiongkok dan sinar api menjulang tinggi di angkasa. Berdasarkan catatan sejarah, musim panas waktu itu juga merupakan musim yang paling panas dalam sejarah di masa dinasti Qin.

Tragisnya Kaisar Qin berdalih tak beralasan dan merasa dirinya paling hebat, hingga pada akhirnya meninggal secara tiba-tiba. Jenazahnya menebarkan bau busuk ke mana-mana pada waktu dikirim kembali ke ibu kota kerajaan.

Pada tahun 1988 India mengadakan uji coba peledakan nuklir yang menyebabkan rusaknya lingkungan yang cukup parah. Dan setelah itu suhu negara tersebut mengalami kenaikan yang menyebabkan banyaknya orang yang meninggal karena kepanasan. Sedangkan di Beijing, China suhunya mengalami kenaikan hingga hampir 2 bulan lamanya setelah dimulainya penindasan terhadap pengikut Falun Gong pada Juli 1999. Dalam 3 tahun terakhir ini dengan disertainya peningkatan penindasan yang tiada henti, bencana alam dan musibah manusia terus meningkat di China seperti misalnya munculnya wabah penyakit (terakhir ini SARS), banjir, suhu yang tinggi, bencana belalang dan lain-lain yang terus terjadi secara silih berganti tiada henti. Kondisi bencana yang semakin parah terjadi dari tahun ke tahun. Badai pasir dan debu pada tahun lalu semakin menggulung lebih dari separuh negeri China.

China juga pernah mengalami bencana banjir yang paling parah dalam 4 tahun terakhir ini yang menyebabkan kerugian materi hingga mencapai US$ 2 miliar, dan lebih dari 1.000 orang meninggal. Nasib pejabat kepolisian yang alasannya melaksanakan perintah dengan menindas dan memukuli terhadap orang-orang yang tidak berdosa juga mulai mendapat buah karmanya. Seperti misalnya; banyak sekali perwira staf dan tentara yang mengeksekusi serta tukang pukul kepolosian yang dibawa secara rahasia ke tempat yang terpencil untuk dibunuh dan setelah itu mengatakan kepada pihak keluarganya bahwa mereka meninggal dalam menjalankan tugas sebagai alasan. Dan para pejabat kepolisian yang secara langsung telah menindas para pengikut Falun Gong juga banyak sekali yang mengalami musibah.

Contoh peristiwa dialami oleh polisi bermarga Zang dari Provinsi Liaw Ning, Kec. Thie Ling. Ia sering kali memfitnah Falun Gong dengan menindas dan memukuli para pengikut Falun Gon, namun tiba-tiba ia mengidap suatu penyakit fatal yang tidak bisa disembuhkan, dan mengalami penderitaan yang akhirnya meninggal. Di saat kematiannya, bagian tubuh mayat cukup baik, hanya bagian mulutnya yang mengalami kehancuran yang membuat orang merasa ngeri untuk memandangnya, ini merupakan karma balasan pada mulutnya yang memfitnah. Hal yang sama dialami Kapolda Han Kuang Qing dari kepolisian Provinsi Hei Lung Ciang, Kec. Pao Qing,yang mana dalam penindasannya terhadap para pengikut Falun Gong selama 2 tahun ini pernah mengalami kecelakaan mobil hingga patah tulangnya, akan tetapi tetap tidak menyadari guna memperbaiki kesalahannya, hingga akhirnya mendadak meninggal karena suatu penyakit sebelum perayaan imlek tahun lalu.

Dikarenakan welas asih maka "dewa" memberikan peringatan kepada manusia. Karena adil dan jujur maka tiada tempat bersembunyi bagi orang jahat untuk menghindar di tengah-tengah balasan yang akan diterimannya. Jadi sisakan sebuah jalan kehidupan untuk diri sendiri, jangan hanya dikarenakan sedikit keuntungan atau kesalahan dalam selintas pikiran, lalu menyebabkan penyesalan seumur hidup pada diri sendiri!

sumber: erabaru.net

Inilah kronologi Letusan Dahsyat Merapi ...



Memang letusan Merapi kali ini boleh dibilang paling dahsyat selama seabad ini. Bagaimana kronolgi letusan Merapi...? Silahkan simak artikel berikut yang saya kutip dari detiknews.com

Kronologi Amukan Merapi Terdahsyat Seabad Ini
Ken Yunita - detikNews

Jakarta - Ledakan Merapi sungguh-sungguh dahsyat pada Kamis hingga Jumat dinihari hingga menewaskan sedikitnya 54 orang. Bahkan letusan ini disebut terdahsyat sejak 1870.

Berikut ini kronologi musibah yang terus mengancam hingga hari-hari ke depan ini:

Rabu malam 3 November

Badan Geologi tidak bisa lagi bisa menghitung jumlah kegempaan Merapi saking meningkatnya aktivitas. Frekuensi kegempaan, termasuk awan panas, ditulis 'berentetan'.

Kamis 4 November

Kegempaan dan awan panas masih terjadi berentetan.

22.30 WIB

Gemuruh kencang terdengar dari Merapi. Gemuruh didengar hingga jarak 40 km dari Gunung Merapi. Warga mulai panik, terutama yang tinggal di pengungsian.

23.00 WIB

Suara gemuruh terus terdengar dari lereng Gunung Merapi di perbatasan Magelang-Yogyakarta. Gemuruh tersebut diduga berasal dari guguran material dan lahar dingin Merapi.

23.40 WIB

Gemuruh dari dari Gunung Merapi terdengar sangat keras. Setelah bunyi itu, Camat Pakem Budiharjo menginstruksikan pengungsi direlokasi. Pengungsi dari tiga kecamatan langsung dipindahkan.

Jumat 5 Oktober 00.30 WIB

Ratusan pengungsi dari Desa Krinjing yang mengungsi di Kecamatan Dukun, Magelang, yang mengungsi di balai Desa Tlatar, Kecamatan Sawangan, Magelang malam ini dievakuasi menuju balai Desa Deyangan, Kecamatan Mungkit, Magelang yang berjarak 30 km dari puncak merapi.

00.45 WIB

Hujan kerikil mulai dirasakan warga. Setelah gemuruh keras disertai getaran cukup keras dari Gunung Merapi di perbatasan Magelang-Yogyakarta, lereng Merapi dijatuhi hujan kerikil. Ribuan pengungsi berbondong-bondong turun Gunung menuju tempat yang aman.

01.00 WIB

Zona bahaya lereng Gunung Merapi diperluas menjadi 20 Km. Zona bahaya diperluas setelah terjadi gemuruh keras dan hujan kerikil di lereng Merapi. Staff Khusus Presiden Bidang Penanganan Bencana, Andi Arief mendapat laporan dari Kepala Pusat Vulkanolodi dan Mitigasi Bencana Dr Surono soal itu.

01.30 WIB

Hujan kerikil terjadi hingga kawasan UGM yang berjarak sekitar 25 km dari Merapi. Hujan kerikil bahkan dirasakan hingga selatan Yogyakarta yakni Taman Siswa, Sorosutan bahkan hingga Bantul.

02.00 WIB

Puluhan ribu pengungsi letusan Gunung Merapi memadati Stadion Maguwoharjo di Sleman, Yogyakarta. Sementara itu ribuan pengungsi lain tengah berbondong-bondong turun pos pengungsian menuju tempat relokasi pengungsian yang lebih jauh, mendekati pusat kota.

02.30 WIB

Kota Yogyakarta gelap gulita penuh abu vulkanik. Sebagian warga terjaga karena takut terjadi apa-apa. Tebalnya abu membuat proses evakuasi terhambat karena abu menutup kaca-kaca mobil. Jalur evakuasi juga gelap.

03.37 WIB

Korban luka mulai masuk ke RS Sardjito, Yogyakarta. Tak lama kemudian, sejumlah jenazah tiba di rumah sakit.

05.59 WIB

Korban tewas Merapi jadi 40 orang, puluhan lainnya luka-luka bakar sangat gawat. Korban kebanyakan bertempat tinggal di jarak 17 km dari Merapi yang sebelumnya masuk zona aman. Rumah-rumah di Cangkringan terbakar.

07.47 WIB

Bandara Adi Sutjipto ditutup mulai pukul 06.00 WIB - 09.00 WIB. Namun ternyata hingga pukul 11.00 WIB, bandara masih ditutup. Suasana gelap dan hujan abu serta pasir juga terasa di kota-kota selain Sleman seperti Purworejo, Magelang, Kulonprogo, Klaten, Purwokerto, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, hingga Ciamis. Kampus dan sekolah di Yogya libur.

08.38 WIB

SBY akan menggelar rapat khusus soal bencana Merapi pukul 13.30 WIB. Rakor bencana digelar di kantor Menko Kesra Agung Laksono.

09.00 WIB

Situasi di Yogyakarta masih kisruh. Abu vulkanik masih berlanjut. Pengungsi berpindah ke tempat yang lebih jauh dari Merapi seperti GOR Maguwaharjo, UGM, dan Pogung. Pengungsian di kampus UII di Jl Kaliurang yang semula dinyatakan aman, dipindah ke GOR Sleman. Asrama mahasiswa UII juga dikosongkan. Pengungsi semakin merangsek ke pusat Yogyakarta, 30 km dari Merapi.

09.06 WIB

RS Soeradji Klaten merawat 20 korban luka bakar akibat letusan Merapi.

10.00 WIB

Walhi minta SBY menetapkan status bencana nasional untuk Merapi. Korban jiwa hingga saat ini mencapai 54 orang dan 66 orang luka bakar berat.

11.21 WIB

Bandara Adisutjipto memutuskan menutup bandara hingga jam kantor berakhir pada pukul 21.00 WIB. Kapan bandara dibuka lagi, menunggu perkembangan nanti malam hingga besok pagi. (ken/nrl)

Hubungan antara Merapi dan mistik Keraton Jawa...

Jawa memang terkenal dengan sejuta mistik yang terpendam. Banyak pujangga besar yang terlahir disana dan mewariskan berbagai wejangan adiluhur secara turun-temurun. NAmun akhir-akhir ini..banyak sekali budaya jawa yang luhur itu terkotori oleh orang jawa sendiri. Lebih lanjut mengenai ini simak artikel berikut dari detiknews.com

Merapi & Keraton Mistik Jawa
Djoko Suud Sukahar - detikNews

Jakarta - Gunung Merapi meletus. Letusannya mengundang banyak tafsir. Di balik itu, Gunung Slamet dan Gunung Dieng di Jawa Tengah berstatus waspada. Juga Gunung Bromo dan Gunung Semeru di Jawa Timur. Tanda apakah gerangan?

Inilah kalkulasi mistik soal itu. Boleh percaya boleh tidak, tapi inilah kepercayaan sebagian masyarakat Jawa. Jika tidak percaya anggap ini bagian dari pengetahuan tentang budaya. Namun kalau percaya, begitulah nenek-moyang manusia Jawa melihat jaman ke depan melalui tanda-tanda. Dalam keyakinan Jawa, tertib jagat sangat penting. Itu dalil aksioma. Alam dan manusia ciptaanNya, dan satu serta yang lain tidak boleh mengganggu, gangguan bersifat destruktif. Sebab jika satu terganggu yang lain krodit. Dan kroditisitas itu bersifat cakramanggilingan. Berlaku asas roda pedati yang berputar. Pengganggu akan terganggu dan kena ganggu.

Dalam menggambarkan tertib dunia itu, manusia Jawa memampangkan melalui sketsa kuasa dan keraton. Keraton ini bisa ditafsir sebagai kerajaan atau negara. Keraton pertama disebut sebagai Keraton Manusia yang diperintah manusia. Keraton kedua adalah Keraton Api yang berupa gunung-gunung berapi. Dan keraton ketiga adalah Keraton Laut yang kekuasaannya di lautan.

Jika Keraton Manusia bisa ditafsir penguasanya sekarang adalah Sultan Hamengkubuwono X atau Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Presiden Republik Indonesia yang bisa berganti-ganti, maka Kraton Api justru lebih permanen. Juga sinyal mistik yang ditangkap darinya.

Kraton Api ini dalam keyakinan itu terbagi dalam tiga grade. Grade pertama dipandegani trah Mataram dan trah Majapahit. Trah Mataram itu diidentifikasi manjing (tinggal) di Gunung Merapi. Itu tersurat jelas dalam babad, saat Pajang menyerang Mataram, Panembahan Senopati berbagi tugas dengan Ki Ageng Selo, dan Gunung Merapi meletus membinasakan pasukan Pajang (de Han & de Graff).

Sedang trah Majapahit manjing di Gunung Lawu. Itu bisa dirujuk dari keyakinan mokswa-nya Raja Brawijaya di Alang-Alang Kumitir di Candi Cetho, Jenawi, dan bukti sejarah Candi Sukuh sebagai area ritus sang raja sehabis lengser keprabon dan madeg pandhito. (Turun tahta sebagai raja dan menjadi pendeta).

Kelak ketika Islam kian subur menjamur di Tanah Jawa, maka Gunung Lawu mendapat sebutan baru sebagai areanya Sunan Lawu, yang konotasinya sama, mimikri Brawijaya. Untuk apologia mitos ini, maka dalam serat digambarkan bagaimana prosesi Brawijaya masuk Islam yang tidak disetujui Sabdo Palon Noyo Genggong sebagai penasehat spiritual Brawijaya. Juga diikuti ancaman 'Sang Raja Demit' ini kelak membinasakan Tanah Jawa di lima ratus tahun sejak Brawijaya jadi mualaf. Padahal sejarah mencatat, Brawijaya wafat dan diperabukan di Candi Brahu.

Grade kedua adalah Keraton Api sekadar sebagai tanda. Gunung yang berfungsi seperti ini adalah Gunung Slamet yang bertindak sebagai tetenger (tanda) adanya kebaikan. Gunung Dieng sebagai tetenger nikmatnya mereka yang melakukan kebaikan yang disimbolisasikan dengan Istana Kahyangan. Dan Gunung Bromo sebagai tetenger penggembira. Amuk akan tambah njegadrah (berkobar-kobar) jika Gunung Merapi meletus diikuti dengan letusan Gunung Bromo. Kalau ini terjadi, maka dalam keyakinan Jawa ada kemungkinan suksesi di Tanah Jawa terrealisasi.

Sedang grade ketiga adalah Kraton Api sebagai kekuatan konstruktif, pinandito, dan gunung sepuh (tua). Gunung yang masuk kategori ini adalah Gunung Kelud yang berada di wilayah Kediri dan Blitar. Gunung ini diyakini sebagai manjing Raja Jayabaya yang akan datang di akhir jaman yang dijemput senopati Tunggul Wulung.

Nama ini acap dikaitkan dengan Kristenisasi di daerah Mojowarno. Tokoh asal Pati sebagai cikal-bakal Kristen Jawi Wetan itu menyebut dirinya Kiai Tunggul Wulung yang kelak ‘melahirkan’ Kiai Sadrach (1835) yang mengamalkan sinkretisme Kristen. Dia merasa terdapat kemiripan antara Nabi Isa dan Raja Jayabaya, serta melakukan dakwah itu setelah turun dari bertapa di Gunung Kelud (van Akkeren).

Gunung lain yang masuk klasifikisai gunung tua adalah Semeru. Gunung ini simbol kearifan, kesaktian, dan peredam gejolak amarah. Gunung Semeru diyakini tempat bertapanya Semar. Tokoh wayang ini merupakan personifikasi orang Jawa yang sempurna. Berwatak rendah hati, sederhana, ikhlas menerima suratan miskin, hidup di desa, tapi punya kewaskitaan dan kesaktian luar biasa. Ini senjata pamungkas kalau sewaktu-waktu dinista dan dizalimi penguasa.

Sedang Kraton Laut diperintah perempuan dengan nama bervariasi tetapi satu. Ada yang menyebut Dewi Lanjar, Nyi Ratu Kidul, Nyi Roro Kidul, atau Nyi Loro Kidul. Dalam mitos tokoh ini dekat dengan Mataram. Konon pernah bertemu dengan Panembahan Senopati di Parang Kusumo, pernah sua dengan Sunan Kalijogo di Gua Langse, dan bercinta dengan Sultan Agung sambil mengitari dunia.

Namun itu semua hanyalah simbol. Ekspresi dari keyakinan Jawa tentang sangkan-paraning dumadi. Tentang asal dan akhir manusia. Dari pertemuan lingga (kemaluan laki-laki disimbolkan gunung) dan yoni (kemaluan perempuan disimbolkan lautan) menjadi embrio, lahir, hidup, dan kelak kembali ke asal tanah (serat wirid hidayat jati). Namun simbol-simbol yang sangat filosofis itu inheren terkandung perspektif kejadian yang akan datang. Tertib dunia yang konotasinya harmoni merupakan pakem soal itu. Artinya, sebelum amuk laut dan amuk gunung ini mereda, masih akan ada amuk pamungkasnya. Itu adalah amuk di jagat manusia.

Berdasar kepercayaan itu, maka hari ini dan hari-hari yang akan datang suasana panas akan melanda negeri ini. Keributan rentan tersulut. Manusia gampang terpancing emosi. Perselisihan diselesaikan melalui adu phisik. Dan dari sisi politik, rebut kekuasaan, perang intrik dan fitnah tak terhindarkan. Ritme ini terus meninggi sampai semuanya reda kembali. Lahir kembali harmonisasi Kraton Laut, Kraton Api, dan Kraton Manusia. Namun jika Gunung Merapi bertahan dengan letusannya sekarang disusul letusan Gunung Bromo, gunung-gunung lain di luar Jawa dan diimbangi dengan tenangnya Gunung Semeru, Gunung Dieng, Gunung Slamet, dan Gunung Kelud, maka ini yang sangat bahaya bagi ketentraman negeri ini. Sebab situasinya akan chaostis yang mungkin saja disusul suksesi.

Dan sebagai penutup, sekarang kita amati pergerakan amuk gunung yang puluhan berstatus waspada itu. Kita cocokkan prediksi serat-serat kuno itu masih mempunyai relevansi atau tidak sambil introspeksi diri agar tidak terpancing emosi. Selain itu, kita juga jangan terlalu percaya dengan suratan ini. Sebab hakekatnya para pujangga yang menuliskan itu sedang mengamalkan sastra puja. Suratan metafisis untuk menambah spirit sang raja.

Mari kita lihat, pantau, dan renungkan berbagai bencana yang sedang melanda negeri ini. Tentu, sambil berdoa.

*) Djoko Suud Sukahar adalah pemerhati budaya, tinggal di Jakarta.

Hujan Abu dan kerikil merata di seluruh kota yogyakarta..



Sampai sekarang radius aman Merapi mulai diperluas oleh pemerintah. Mengingat Merapi masih terus mengeluarkan hujan abu dan semakin jauh jangkauannya. Bahkan sampai tadi malam hujan abu sudah merata diseluruh kota yogya. Mudah-mudah aja tidak menimbulkan bencana yang lebih besar. Mari kita banyak emmbaca istighfar dan berdoa agar diberi keselamatan. Lebih lanjut mengenai ini simak artikel berikut:

Hujan Abu dan Kerikil Merata di Seluruh Kota Yogyakarta
Ken Yunita - detikNews

Hujan abu dan kerikil akibat letusan Merapi dirasakan warga yang tinggal di Yogyakarta bagian selatan. Warga panik dan memilih untuk tidak tidur.

"Kita nggak tidur, hujan kerikil di sini," kata Rumi, warga yang tinggal di Sorosutan, Umbulharjo, Yogyakarta saat berbincang dengan detikcom, Jumat (5/11/2010).

Rumi dan seluruh keluarganya memilih memantau kondisi Merapi melalui televisi. Untuk berjaga-jaga, pensiunan PNS itu sengaja tidak tidak mengunci pintu dan pagar rumahnya.

"Nanti kalau ada apa-apa kita langsung lari," katanya. Jarak rumah Rumi dari Merapi sekitar 35 km.

Yang membuat Rumi khawatir adalah Kali Code yang berada tidak jauh dari rumahnya. Seperti diketahui, sungai itu merupakan salah satu aliran lahar Merapi.

"Bisa jadi banjir juga, makanya kita pantau terus," katanya.

Hujan pasir juga dirasakan warga yang tinggal di Kemetiran. Daerah itu berada tidak jauh dari Malioboro.

"Genteng bunyi klotak-klotak, pasirnya besar-besar," kata Devi.

Sementara itu, Arif, warga Yogyakarta yang lain mengatakan, Kota Yogyakarta dini hari ini sungguh ramai. Jalan raya seperti di Jalan Kaliurang Km 5 dan
Ring Road Utara dipenuhi kendaraan.

"Rata-rata mereka dari atas, mengungsi," kata Arif.




sumber:detik.com

Mitos orang jawa dibalik meletusnya Merapi....



Dapat artikel menarik nih tentang kaitannya Merapi dan orang jawa yang kehilangan kejawaannya. Bukan berarti saya jawa minded lho. Cuman karena saya lahir dan besar di masyarakat jawa...makanya saya begitu tertarik dengan segala macam berbau filsafat jawa. Didalam tradisi jawa...orang yang gila atau nggak bisa berppikir dengan sehat...biasanya dijuluki sebagai "ora jowo". JAdi "ora Jowo" berarti orang yang nggak bisa berpikir secara jernih. Nah lebih lanjut mengenai banyaknya orang jawa yang kehilangan ke'jawa'annya..simak artikel berikut:

Kolom Djoko Suud
Politik Para Demit
Djoko Suud Sukahar - detikNews


Jakarta - Gunung Merapi masih terus memuntahkan isi perutnya. Prahara itu mengobrak-abrik Kota Yogyakarta dan sekitarnya. Di tengah itu tampil Mbah Ponimin bilang ketemu Sultan Agung, muncul awan Petruk, dan Dr Surono ahli gunung mendapat 'gelar' baru Mbah Rono. Inilah politik para demit yang tidak enak dinalar tapi asyik didengar.

Mumpung gunung mistis itu masih bergolak, rasanya menarik untuk memasuki batin orang Jawa. Insan berperadaban lama, pengamal euphemisme, dan pemberi makna tiap kejadian dan benda. Pengayaan itu membuat banyak orang tidak paham. Padahal jika ranah ini dibawa ke Islam, maka mirip garis besar 'Ihya Ulumuddin' gagasan Al Ghazali. Syariat itu wadag. Ma'rifat itu jiwa.

Manusia Jawa itu hakekatnya adalah spiritualis sejati. Dia tidak hanya bicara kebaikan, tetapi sekaligus pelaku kebaikan. Syariat dijalani dengan kata dan sikap. Ma'rifatnya diendapkan sekaligus dilakukan. Itu latar idiom ing ngarso sung tulodho, ing madyo bangun karso, tut wuri handayani. Di depan memberi contoh. Di tengah menyemangati. Di belakang mendorong menuju kebaikan.

Almarhum Kuntowijoyo menyebut manusia Jawa itu introvert. Itu karena kebaikan dalam budaya Jawa disimbolisasikan padi. Padi yang berisi itu menunduk. Padi yang tegak itu gabuk. Tidak ada isinya. Ini sebagai metafora, bahwa orang yang berilmu, orang cerdas, orang yang memimpin dan sadar sebagai pemimpin itu adalah yang tidak pongah. Dalam darahnya lebih banyak dialiri unsur malaikat ketimbang setan.

Manusia yang punya budi pekerti luhur itu dituakan. Dia dijadikan tempat mengadu. Diposisikan sebagai embat-embate pitutur (pertimbangan) dalam segala persoalan. Dan orang yang sudah sama dalam kata dan tindakan itu dipanggil mbah, eyang, dan romo. Adakah Mbah Rono dan Mbah Ponimin memang sudah pada tahapan itu?

Ini penghargaan bernilai spiritual yang bersifat metafisis. Orang yang dituakan itu adalah orang yang mengamalkan filosofi budi. Dia tidak kebendaan. Apalagi pamrih jabatan. Jangan kaget jika berpuluh-puluh tahun lalu orang kaya di desa selalu dicurigai. Dituding mengkaryakan Tuyul atau Nyai Blorong, makhluk antah-berantah yang dipercaya mampu membuat kaya.

Sifat mengutamakan keluhuran itu sekarang memang semakin langka. Banyak yang bilang manusia Jawa kini sudah hilang 'Jawanya'. Hilang etikanya. Hilang budi pekertinya. Hilang sifat spiritualitasnya, karena sudah menjadi pengamal filosofi materi. Jujur tapi miskin itu hina. Punya jabatan tinggi tidak korupsi itu naif. So, orang Jawa yang baik sekarang adalah perampok dan maling. Maling rakyat dan maling negara.

Budaya profan itu memang tuntutan. Tuntutan dari hedonisasi yang merambah seluruh sendi. Orang Jawa tak lagi menyisakan waktu nglalar lan nglulur (instrospeksi). Dan yang Islam menempatkan salat sekadar kewajiban. Wajib manembah mring Gusti Allah, tak peduli hanya dijalankan seperti check-lock absensi atau malah hanya tabik sambil berlari.

Profanisme itu yang merusak segalanya. Orang kaya hasil maling dipuja. Sogok dan suap demi lancarnya urusan dihalalkan. Cagar budaya, cagar alam, cagar-cagar yang lain dirusak untuk diduitkan. Dan ketika alam marah, maka reaksi logis adalah saling menyalahkan. Itu karena watak spiritualitasnya sudah hilang. Manusia tinggal punya mulut untuk berteriak dan punya akal untuk ngakali.

Manusia Jawa memang sinkretis. Tapi sinkretisme itu bukanlah penggabungan seluruh agama untuk dijadikan satu ugeman. Sinkretisme disini adalah suatu penghargaan terhadap kepercayaan orang lain yang berbeda. Asas harmonisasi tetap menjadi soko guru, karena perbedaan adalah radiks harmoni. Dengan begitu, maka pengakuan Mbah Ponimin bertemu Sultan Agung memang bukan berlatar 'Islami'. Ini sama dengan penipuan mata melihat awan Petruk.

Wadagisme itu adalah politik para demit agar semuanya bubar. Jika manusia Jawa masih memegang roh spiritualitas nenek moyangnya, tentu tidak melihat setan sebagai lawan yang harus dilawan. Memang benar makhluk itu dicipta untuk menggoda. Menggoda kita agar jauh dari-Nya dan salah langkah. Tapi secara spiritual, kita harus berterimakasih pada Allah karena didampingi setan agar makin beriman dan kian dekat dengan-Nya.
Baca 'Sajaratul Kaun' yang mengkisahkan setan bertamu pada Nabi Muhammad SAW saat junjungan kita itu dikelilingi para sahabat. Umar Bin Khattab yang marah dan hendak membunuhnya dicegah oleh Nabi. Panutan yang dikenal jujur itu menyuruh menanyai yang baik dan buruk baginya agar manusia menjauhi yang diinginkan setan dan menjalankan yang tidak disukai setan.

Dan di tengah keprihatinan saudara-saudara kita yang terkena musibah, coba sedikit kita renungkan kata-kata James Own dalam 'The Satanic Tragedy'. 'Setan itu kasihan. Tobat pun masih akan masuk neraka. Tapi kalau kita mengasihani setan, itu sama artinya kita telah digoda setan.' Subhanallah!

Politik setan memang halus dan menjebak. Adakah kita mengamalkan itu dengan saling menghujat perbedaan dan saling menyalahkan tragedi yang terjadi?

*) Djoko Suud Sukahar adalah pemerhati budaya, tinggal di Jakarta.

Ditemukan ikan aneh dan langka di aliran lahar Merapi...



Akibat aliran lahar dingin merapi ternyata menyebabkan keanehan di sungai yang dialirinya. Salah satunya adalah ditemukannya ikan langka yang nggak pernah ada sebelumnya. Warga menamakannya ikan sidat. Lebih lanjut mengenai ikan aneh ini simak artikel berikut:


Wow, Ada Ikan Langka di Aliran Lahar Dingin Merapi
Jum'at, 5 November 2010 - 03:03 wib

SLEMAN - Turunnya lahar dingin pasca-letusan Gunung Merapi ke sungai-sungai di Sleman, Yogyakarta, ternyata membawa berkah bagi warga sekitar aliran sungai.

Sekor ikan langka berukuran besar tertangkap salah seorang warga yang tengah menangkap ikan di Sungai Kuning.

Lahar dingin yang mengalir hingga sungai di dekat permukiman, membuat berbagai ikan yang hidup di dasar sungai keluar menepi. Peristiwa ini dimanfaatkan puluhan warga untuk menangkap dan memanen ikan secara gratis.

Basuki (38), warga Desa Maguwoharjo, Depok, Sleman, bersama tiga temannya berhasil menangkap seekor ikan langka berukuran besar jenis sidat di bawah jembatan Dusun Sorogenen.

Basuki dan rekannya harus berjuang keras menangkap ikan yang konon berbahaya tersebut.

“Berdasarkan cerita warga, ikan sidat mampu mengeluarkan aliran listrik dan dapat menyengat jika terdesak,” tutur Basuki, Kamis (4/11/2010).

Ikan sidat ini hampir menyerupai belut dan mempunyai ukuran panjang satu meter dengan berat 7 kilogram lebih.

Penemuan ikan langka ini langsung menjadi pusat perhatian warga yang melintas di dekat lokasi, tepatnya di Jalan Yogya-Solo depan Bandara Adisucipto.

Meski demikian, Basuki tidak akan memperlakukan istimewa ikan ini. Dia bahkan akan memasak ikan itu untuk dimakan bersama rekan-rekannya.

sumber:okezone.com

Spesifikasi Samsung Galaxy 5 : Ponsel android harga 2 jutaan...



Samsung I5503 Galaxy 5

Samsung Galaxy 5 diposisikan untuk mengisi segmen kelas bawah. Dibanderol dengan kisaran 2 juta rupiah, samsung GT-i5500 akan bersaing ketat dengan Nexian Journey NX A890. Bisa jadi ini merupakan strategi samsung untuk menghadang laju ponsel android lokal.

Samsung Galaxy 5 tidak berbeda jauh dengan samsung galaxy 3. Perbedaan kasat mata hanya terletak pada lebar layar yang digunakan. Dimana samsung galaxy 3 memilik lebar layar 3.2 inci, sedangkan samsung galaxy 5 hanya memiliki luas 2.8 inci. Selebihnya tidak ada perbedaan yang signifikan. Namun untuk urusan game 3D, samsung galaxy 5 lebih unggul karena drivernya sudah menggunakan versi yang baru disamping memang layarnya yang lebih mungil.

Spesifikasi Samsung Galaxy 5

* Quad Band GSM & HSDPA
* OS Android 2.1 (eclair)
* UI TouchWiz 3.0, Sensor accelerometer (UI auto rotate)
* Layar 2.8″ QVGA 240 x 320px, TFT 262K
* Prosesor 600 Mhz MSM7227-1
* Memori Internal 170MB, Slot microSD (up to 16GB)
* Kamera 2 Megapixel (No Flash), geo-tagging, smile shot, video (QVGA@15fps)
* GPRS 10, EGDE 10, HSDPA 7,2 Mbps
* Wi-fi 802.11b/g, DLNA, Bluetooth 2.1, & A-GPS
* Aplikasi social network
* FM radio with RDS, MP3/Video Player
* Google search, Maps, Gmail, Youtube
* Baterai 120 mAh
* Harga Rp.2juta

Memory internal yang hanya 170MB bagi sebagian orang masih terasa kurang. Apalagi bagi mereka yang suka menginstal beragam aplikasi yang bisa anda dapatkan melalui situs Android Market. Dari sisi kamera, meskipun hanya beresolusi 2MP, namun hasilnya sudah sangat memadai untuk kegiatan memotret.

sumber:mediatangsel.com

Hujan Abu Merapi telah mencapai Malioboro dan UGM...



Merapi semakin aktif...dan menimbulkan hujan abu dan suara gemuruh yang membuat paknik warga sekitar merapi sampai radius 20 km. Lebih lanjut mengenai ini simak artikel berikut:

Malioboro & Kampus UGM Diguyur Abu & Kerikil
Jum'at, 5 November 2010 - 02:53 wib

Sebagian wilayah Kota Yogyakarta sejak pukul 01.30 WIB tadi sudah diguyur hujan kerikil dan abu vulkanik.

Hujan kerikil bahkan sudah terjadi di Universitas Gajah Mada (UGM) di Jalan Bulaksumur. ” Hujan abu dan kerikil masih aman, namun sudah mencapai UGM dan sekitarnya,” ujar perwira Polda DIY, Kompol Junaiedi saat dikonfirmasi okezone, Jumat (5/11/2010).

Dia menambahkan, angin membawa abu dan kerikil mengarah ke Bantul.

Selain itu, hujan abu dan pasir juga sudah mencapai wilayah Jalan Malioboro dan sekitarnya. Warga di sana keluar rumah untuk melihat kondisi, namun tidak ada rencana untuk mengevakuasi mengingat jarak Malioboro ke Gunung Merapi sanat jauh.

”Saat ini yang sudah dievakuasi baru Kecamatan Pakem dan sekitarnya,”’ jelas Junaedi

sumber:okezone.com

Thursday, 4 November 2010

Inilah kesaksian penumpang pesawat Qantas yang mendarat darurat di Singapura....



Pendaratan darurat pesawat qantas patut mendapatkan apresiasi. Karena berhasil mendarat dengan sempurna dan tidak memakan korban jiwa. Lebih lanjut mengenai pendaratan darurat pesawat qantas...simak kesaksian seorang penumpang berikut ini:
Kesaksian Penumpang Pesawat Qantas
Membawa 433 penumpang dan 26 awak, pesawat Airbus A380 itu menjatuhkan sejumlah serpihan

VIVAnews - Kecelakaan pesawat Airbus A380 milik maskapai Qantas meninggalkan kesan yang mendalam bagi salah seorang penumpang. Dia mengaku mendengar bunyi ledakan tak lama setelah pesawat terbesar di dunia itu lepas landas dari Singapura menuju Sydney, Kamis 4 November 2010.

Membawa 433 penumpang dan 26 awak, pesawat itu menjatuhkan sejumlah serpihan di wilayah Batam, Indonesia. Pesawat akhirnya berhasil kembali ke Singapura tanpa ada yang cedera.

Diwawancara oleh stasiun radio Australia, ABC Radio, seorang penumpang bernama Christopher Lee mengungkapkan suasana yang sempat mencekam di dalam pesawat. Ketika itu, dia dan para penumpang baru sekitar 15 menit lepas landas dari Bandara Changi.

"Setelah meninggalkan Singapura, terdengar ledakan. Bunyinya tidak hanya sekali, namun dua kali dan kemudian terdengar suara berderik di dalam kabin," kata Lee.

Dia mengungkapkan peristiwa itu terjadi saat pesawat terus terbang ke atas dan tanda wajib kenakan sabuk pengaman masih menyala. Lee kemudian memuji kesigapan para awak kabin yang segera mengambil prosedur darurat dan mengabarkan pilot atas kejadian yang dialami di kabin penumpang.

Pilot pun berhasil mendaratkan pesawat relatif mulus. "Saya sering menjalani penerbangan internasional, satu hingga dua kali dalam seminggu dan ini merupakan salah satu pendaratan paling mulus yang saya alami," kata Lee.

Sementara itu, juru bicara Qantas, Olivia Wirth, mengaku ada masalah dengan salah satu mesin. "Ada masalah dengan mesin nomor dua dan mesin itu langsung dimatikan serta pesawat tiba dengan selamat," kata Wirth seperti dikutip ABC News. Penyelidikan atas kecelakaan pesawat yang dikendalikan tiga pilot itu masih berlangsung.

sumber:vivanews.com

About Me

My photo
Halo sobat...nama saya Didik Sugiarto.....Saya bukanlah blogger profesional....hanya sekedar hobi ngeblog dan juga belajar cara mencari uang dengan blog.....adsense, amazon, clickbank dll.......semoga blog ini bermanfaat bagi kita semua.