Monday, 22 September 2008

Nabi saja Menangis, kenapa kita tidak?



Rasul Muhammad menangis semalaman menerima wahyu ilmu pengetahuan Tidak pernah rasulullah saw menangis sehebat itu. Bahkan ketika kehilangan orang-orang yang sangat dicintainya. Ataupun ketika beliau mengalami tekanan-tekanan yang sangat berat dari kaum kafir yang menentangnya. Tangisan rasulullah yang berlangsung semalaman terjadi sesaat setelah beliau menerima wahyu dari Allah, Sang Maha Berilmu,sebagaimana disebut dalam QS.Ali Imran:190-191 yang artinya sebagai berikut:

“Sesungguhnya didalam penciptaan langit dan bumi dan pergantian siang dan malam hari terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi (orang yang disebut) Ulil Albab. Yaitu orang-orang yang selalu ingat kepada Allah dalam keadaan berdiri,duduk, dan berbaring dan ia selalu berpikir tentang penciptaan langit dan bumi. Kemudian dia mengatakan : Ya Tuhanku tidak ada yang sia-sia segala yang kau ciptakan ini. Maha suci Engkau,maka hindarkanlah kami dari siksa api neraka.”

Di ceritakan, suatu ketika Bilal seperti biasa mengumandangkan adzan shubuh. Biasa nya sebelum adzan selesai, rasulullah sudah berada didalam masjid untuk kemudian memimpin sholat berjamaah bersama para sahabat, Namun tidak seperti biasanya, rasulullah belum hadir meskipun bilal sudah menyelesaikan kalimat terakhir adzannya.

Ditunggu beberapa saat oleh Bilal dan para sahabatnya, rasulullah juga tidak muncul di masjid. Akhirnya, karena kawatir terjadi sesuatu , maka Bilal pun memutuskan menjemput nabi, yang rumahnya bersebelahan dengan masjid tersebut.

Pintu bilik rumah nabi diketuk-ketuk oleh Bilal sambil mengucapkan salam. Tidak langsung ada jawaban dari dalam bilik. Namun sejurus kemudian mempersilakan Bilal masuk.

Apakah yang dilihat Bilal...? Ia melihat nabi dalam keadaan yang sangat mengharukan.air mata berlinangan di pipi beliau. Matanya sembab menunjukkan betapa beliau telah menangis cukup lama semalaman.

Karena kawatir melihat kondisi Nabi, maka Bilal pun bertanya kepada beliau, ”Ada apakah gerangan sehingga rasulullah menangis seperti itu. Apakah Nabi sakit. Atau Nabi ditegur oleh Allah. Ataukah ada kejadian hebat lainnya?” Maka rasulullah menjawab bahwa beliau semalam telah menerima wahyu dari Allah QS ali imran 190-191 tersebut diatas.

Marilah kita lihat keajaiban penciptaan langit dan bumi.

Pernahkah kita keluar di malam hari. Di tempat yang terbuka dan sedikit gelap arahkan pandangan ke langit. Kalau langit sedang cerah, kita akan bisa melihat bintang-bintang bertaburan di angkasa raya.

Pernahkah kita bayangkan bahwa bintang-bintang itu adalah matahari seperti matahari yang kita miliki di tata surya kita. Karena begitu jauhnya jarak matahari itu dengan bumi kita, maka kelihatan sangat kecil dan berkedip-kedip. Tapi sesungguhnya bintang-bintang itu adalah matahari. Bahkan banyak yang ukurannya jauh lebih besar dari matahari kita.

Matahari yang kita miliki ini diameternya sekitar 200 kali bumi. Isinya adalah gas hydrogen yang sedang bereaksi secara termonuklir menjadi gas helium. Sedangkan bintang-bintang itu ada yang besarnya berpuluh kali dibandingkan dengan besarnya matahri kita. Yang paling besar diketemukan oleh astronom adalah bintang Mu-Cepe, yaitu skitar 1500 kali matahari kita, alias ratusan ribu kali besarnya bumi.

Begitu besar ukurannya tetapi kelihatan begitu kecilnya. Ya, semua itu karena jarak bintang-bintang itu sangat jauh dari bumi. Berapa jarak bintang yang paling dekat dengan bumi?informasi astronomi mengatkan jaraknya sekitar 8 tahun cahaya. Apakah artinya cahaya saja membutuhkan waktu 8 tahun untuk menuju bintang yang paling dekat itu.

Jadi berapa kilometer? Mari kita hitung. Kecepatan cahaya adalah 300.000 km/detik. Jadi kalau cahaya membutuhkan waktu 8 tahun,berarti jaraknya adalah 8 th x 365 hr x 24 jam x 60 menit x 60 detikx 300.000 km = 75.686.400.000.000 km atau sekitar 75 triliun kilometer. Sungguh jarak yang tidak pernah terbayangkan dalam kehidupan kita.

Bisakah kita pergi kesana...? Di atas kertas mungkin saja. Tetapi memakan waktu berapa lama...? Marilah kita hitung. Andaikan sja kita naik pesawat ulang alik challenger atau Colombia yang mempunyai kecepatan 20 ribu km per jam. Berapa lama kita akan sampai di bintang tersebut.....? Ternyata kita membutuhkan waktu 428 tahun kita baru sampai di sana.kita membutuhkan 5-6 generasi untuk sampai di sana. Subhanallah………

Padahal jumlah bintang di alam semesta ini triliunan. Sehingga bumi yang kita tinggali ini juga tidak ada apa-apanya. Bumi bagaikan sebuah debu di hamparan ‘jagad padang pasir’ semesta. Di atas bumi yang bagaikan debu itulah miliaran manusia hidup dengan segala aktifitas dan kesombongannya! Masya Allah, sungguh begitu kecil kita dan luar biasa dahsyatnya kekuasaan Allah. Sungguh wajarlah bila nabi menjadi tersedu-sedu ketika menerima wahyu tentang kekuasaan Allah tersebut diatas.

Ada lagi yang sangat unik ketika mengamati bintang-bintang di angkasa . Sebagaimana kita telah bahas di atas bahwa bintang-bintang itu jaraknya sangat beragam, mulai dari matahari yang jaraknya 8 menit cahaya, bintang yang berjarak 8 tahun cahaya, sampai yang berjarak 10 miliar tahun cahaya.

Pernahkah anda bayangkan, bahwa matahari yang kita lihat setiap pagi itu adalah matahari 8 menit yang lalu....? Bukan matahari yang sekarang! Kenapa demikian....? Ya, karena sinar matahari memerlukan waktu 8 menit untuk mencapai bumi, yang berjarak 150 juta km dari matahari. Berarti matahari yang kita lihat pada saat itu adalah matahari 8 menit yang lalu! Aneh bukan....?

Begitu juga ketika kita melihat bintang yang berjarak 8 tahun cahaya. Bintang yang sedang kita lihat itu bukanlah bintang pada saat ini melainkan bintang pada saat 8 tahun yang lalu. Karena sinar yang sampai di mata kita itu adalah sinar yang sudah melakukan perjalanan sejauh 8 tahun cahaya. Bukankah sinar butuh waktu untuk menempuh jarak?

Tidak berbeda dengan bintang-bintang yang berjarak lebih jauh lagi. Kalau kita mengamati bintang berjarak 100 juta tahun cahaya, maka sebenarnya yang sedang kita amati adalah kondisi 100 juta tahun yang lalu.

Jadi kalau kita amati bintang-bintang pada malam hari, sebenarnya kita bukan melihat langit yang sekarang saja. Tetapi pada saat bersamaan sedang melihat langit sekarang,langit 1000 tahun yang lalu, langit 1 juta tahun yang lalu, dan bahkan langit 10 miliar tahun yang lalu...! Subhanallah.......

Sungguh kekuasaan Allah sangatlah besar terhadap alam semesta ini termasuk kita di dalam bumi yang seperti debu ini di hamparan jagad padang pasir semesta. Maka sangatlah tidak sepantasnya kita berlaku sombong dan membangga-bangakan diri. Astaghfirullahal 'Adziim. Aku memohon ampunan kepada Allah atas segala dosa ku selama ini.

( Di tulis pada malam ke 16 ramadhan oleh Didik Sugiarto, dikutip dari buku : Pusaran energi ka’bah karya Agus Mustofa) semoga bermanfaat bagi kita semua.

bibit yang tidak bertunas


Alkisah,di sebuah kerajaan,karena raja tidak memiliki putra penerus,ia menganggap perlu mencari dan memilih penggantinya.Untuk itu,dibuatlah sayembara pemilihan ke seluruh negeri,agar diseleksi per daerah hingga ujian terakhir yang akan ditentukan oleh baginda raja sendiri.
Saat babak akhir tiba,tersisa delapan orang yang memiliki kepandaian setara dan lulus seleksi berbagai tahap sebelumnya.Untuk itu,mereka harus menjalani tes terakhir sang raja di ibukota kerajaan.Raja dengan seksama menyeleksi mereka satu persatu.Dihadapan mereka sang raja menyampaikan pesan.”Anak-anakku.Tugas sebagai abdi Negara bukanlah hal yang mudah.Itu adalah amanah yang harus diemban dengan tanggung jawab penuh.Kalian berdelapan terpilih sebagai calon yang terbaik.Nah sebagai tes terakhir,akan kuberikan tiap orang lima butir biji bibit tanaman.Tanam dan rawatlah seperti engkau nantinya harus memelihara kerajaan dan rakyat negeri ini.Pulang dan datanglah dua minggu lagi kemari beserta hasil tanaman yang kalian bawa pulang ini,”titah sang raja.
Dua mingu kemudian,dihadapan sang raja,tujuh pemuda dengan bangga memperlihatkan tanaman yang mulai tumbuh dan bertunas. Tiba giliran pemuda yang kedelapan. Dengan wajah malu dan kepala tertunduk,ia melihat kearah pot yang dibawanya dan berkata,”Ampun baginda. Maafkan hamba. Biji yang tuanku berikan telah saya tanam,saya rawat dengan hati-hati. Tetapi hingga hari ini tidak mau tumbuh seperti yang diharapkan. Saya telah gagal menjalankan perintah baginda. Saya tidak mengerti dimana kesalahan saya. Tapi,setidaknya saya telah berusaha maksimal. Saya serahkan semua keputusan di tanan baginda”.
Tak berapa lama, sang raja terlihat tersenyum puas. Bahkan sang raja kemudian tertawa terbahak-bahak. Semua yang hadir di sana saling berpandangan heran melihat reaksi sang raja seperti itu. Lalu sang raja menepuk pundak si pemuda dan berkata, ”Terima kasih anak muda. Aku senang dan puas. Ternyata harapanku tidak sia-sia. Masih ada pemuda calon pemimpin bangsa di antara seluruh rakyat negeri ini”.
Sambil berpaling kepada semuanya, sang raja melanjutkan, ”Dengar baik-baik. Pemuda ini telah memenuhi harapan terakhirku. Dia pemuda yang jujur,calon pemimpin kerajaan ini di masa depan. Memang tanamannya tidak tumbuh. Seperti nya dia gagal, tetapi sebenarnya, biji yang aku berikan kepada semua peserta telah aku rebus terlebih dahulu. Jadi pasti tidak mungkin bisa tumbuh tunas walaupun dirawat sebaik apapun, karena biji itu telah mati. Aku kecewa sekali saat melihat tumbuhnya tunas yang kalian bawa. Kalian tujuh pemuda tidak jujur! Berani benar kalian melakukan perbuatan memalukan seperti ini! Kalian pantas dihukum karena telah berusaha menipu rajamu!”.
Segera ketujuh pemuda itu berlutut memohon ampun. Namun sang raja lansung memerintahkan untuk menangkap dan menghukum berat ketujuh pemuda itu. Sungguh tragis. Ambisi mereka untuk meraih jabatan tersandung karena ketidak jujuran.


Hikmah yang terkandung dalam cerita diatas

Bisa dibayangkan jika hidup penuh ketidakjujuran kita akan selalu ketakutan jika suatu saat rahasia kita terbongkar. Betapa marah dan kecewanya orang yang kita bohongi. Integritas kita pun akan menurun. Hubungan yan telah terjalin dengan baik akan menimbulkan perasaan curiga, ketidak-percayaan karena takut dibohongi lagi. Sungguh suatu hubungan yang tidak sehat. Kita juga pasti tidak ingin dibohongi orang kan? Maka jangan perlakukan orang lain sama seperti kita tidak ingin diperlakukan orang seperti itu.
Dengan kejujuran, kita dapat hidup dengan perasaan aman,nyaman,tenteram karena tidak di kejar perasaan bersalah akibat ketidak-jujuran yang diperbuat. Selain itu kejujuran yang kita lakukan juga akan bisa berbuah manis sebagaimana cerita tadi.
Kejujuran adalah mutiara yang harus kita miliki dan pelihara dengan baik. Kejujuran adalah mata uang yang berlaku dimana-mana. Walaupun kita hidup tidak berkelimpahan harta, namun dengan kejujuran,hidup kita akan bebas dari perasaan was-was,takut,dan cemas. Sehingga, kita akan menikmati kehidupan ini dengan tenteram,damai, dan bahagia.

Tulisan di atas pasir


Diceritakan di suatu pantai 2 orang anak sedang bermain-main pasir dengan riang gembira. Tiba-tiba terdengar pertengkaran yang hebat diantara keduanya. Anak yang bertubuh gemuk memukul temannya yang bertubuh kecil sehinga wajahnya menjadi biru dan lebam. Lalu dengan mata berkaca-kaca dan raut muka marah menahan sakit, tanpa berbicara sepatah kata pun si anak yang dipukul itu menulis diatas pasir pantai, ”Hari ini temanku telah memukulku !”

Teman yang lebih besar merasa tidak enak. Ia tersipu malu,tetapi tidak berkata apa-apa. Setelah berdiam-diaman beberapa saat,sebagaimana lazimnya anak-anak,merekapun segera kembali bermain bersama. Saat lari berkejaran, karena tidak berhati-hati, tiba-tiba anak yang dipukul tadi terjerumus ke dalam lubang perangkap binatang”Aduuh tolong....tolong....tolong!”teriaknya.

Temannya segera menengok dan berseru, ”Tenang teman, apakah kau terluka?Jangan takut aku akan menolongmu”. Bergegas dia mengulurkan tangannya dan menarik keluar temannya yang terjatuh.Dengan susah payah akhirnya teman kecil itu pun berhasil dikeluarkan. Sekali lagi dengan mata berkaca-kaca dia berkata”Terima kasih sobat”. Kemudian dia berlari mencari sebuah batu karang dan berusaha menulis sebuah kalimat lain diatas batu itu”Hari ini temanku telah menyelamatkanku”

Temannya yang mengikuti dari belakang bertanya keheranan”Mengapa setelah aku memukulmu kamu menulis di atas pasir dan setelah aku menyelamatkanmu, kamu menulis di atas batu ”Anak yang dipukul itu menjawab ” Setelah kamu memukul, aku menulis diatas pasir karena kemarahan dan kebencianku terhadap perbuatan buruk yang kamu perbuat, ingin segera kuhapus, seperti tulisan diatas pasir yang akan segera terhapus bersama tiupan angin dan sapuan ombak. Tapi ketika kamu menyelamatkan aku, aku menulis diatas batu, karena perbuatan baikmu itu pantas dikenang dan akan terpatri selamanya dihatiku. Sekali lagi terima kasih sobat”.

Mendengar penjelasan itu, sobat yang tadi memukul merasa menyesal dan segera merangkul sahabatnya.”Aku juga berterima kasih sobat, walaupun umurmu lebih kecil dariku,tetapi kamu ternyata lebih bikjaksana dibanding aku”. Dan merekapun bermain lagi dengan lebih bergembira.

Hidup dengan memikul beban kebencian, kemarahan,dan dendam adalah tidak sehat secara mentalitas. Apalagi yang kita benci itu tidak sengaja melakukannya, atau bahkan mungkin tidak tahu bahwa perbuatannya telah menyakiti hati kita. Sungguh itu adalah energi yang terbuang sia-sia.Bahkan tidak jarang, akibat kesalahan orang lain,diri sendiri merasa tersiksa, tidak bisa tidur, bahkan tidak enak makan. Akhirnya adalah kerugian bagi diri kita sendiri.

Sesungguhya memberi maaf tidak pernah merugikan kita, bahkan akan membuat hati kita lega dan terbebas dari beban kebencian dan dendam. Mari biasakan diri untuk berlatih, saat ada orang yang berbuat salah pada kita,tuliskan kesalahan itu diatas pasir, bahkan di udara sehingga cepat hilang dan berlalu. Sebaliknya, saat kita ditolong orang,sekecil apapun ,kita pantas menulisnya dan mengukirnya di batu karang sehingga kita selalu mengingat kebaikan orang. Maka hidup kita akan terus bersemangat dan dipenuhi rasa syukur.

Kisah Motivasi: Seikat bunga untuk sang kekasih



Suatu pagi,seorang suami memarahi istrinya,”Aduh Bu,telat nih. Kenapa tidak membangunkan ayah tadi? Meeting hari ini sangat penting, tidak sempat sarapan nih”, omel sang suami sambil tergesa-gesa berangkat mengendarai mobil menuju kantor, tanpa menghiraukan istrinya lagi.

Ditengah jalan, karena lapar, pria itu memutuskan membeli roti dan secangkir kopi untuk mengganjal perutnya. Saat berada diluar toko,dia melihat seorang gadis kecil memilih beberapa tangkai bunga di toko bunga sebelah. Ia menguping sejenak pembicaraan anak itu.

“Berapa harga bunga ini pak?”tanya anak itu pada si penjual bunga.
”Tiga puluh ribu nak?”jawab pemilik toko. Si anak kemudian meletakkan bunga tadi dan memilih yang lain seraya bertanya,”Kalau yang ini berapa harganya Pak?”
”Yang itu lima puluh ribu Nak?”jawab pemlik toko dengan sabar.

Kemudian si anak meletakkan lagi bunga-bunga itu ke tempatnya. Dengan sedih dia bertanya perlahan,”Apakah ada yang harganya lima ribuan Pak?”
Karena merasa kasihan, sambil membawa roti dan kopinya, pria tadi menghampiri gadis kecil itu dan bertanya ,”Nak, kamu membeli bunga untuk siapa?”
”Untuk mama saya om. Mama saya hari ini ulang tahun.”

Pria itu terpana. Tiba-tiba dia teringat bahwa pada hari ini istrinya berulang tahun juga. Karena tergesa-gesa,dia belum sempat mengucapkan selamat ulang tahun kepada istrinya. Lantas,ia pun memutuskan untuk membeli bunga untuk istrinya.
”Pak saya beli bunga ini dua ikat ya. Satu untuk gadis ini, satu lagi tolong antar ke alamat ini,”kata si pria kepada pemilik toko sambil membayar,menulis nama istrinya dan memberikan kartu namanya.

”Nak,bunga ini om berikan untukmu sebagai tanda terima kasih karena telah megingatkan hari ulang tahun istri om di rumah.”
Anak itu dengan gembira menerima bunga sambil mengucapkan terima kasih dan segera pergi.

Setelah beberapa meter menjalankan mobilnya, pria itu melihat si gadis kecil berjalan searah dengan tujuannya.
”Hai, mau ikut om sekalian?”
Dengan tersenyum dia mengangguk dan masuk ke mobil. Sampai di tepi jalan yang sepi,si gadis minta turun dan berjalan memasuki sebuah lorong jalan.

Karena penasaran, pria itu mengikutinya diam-diam. Betapa kaget dirinya ketika melihat si gadis kecil rupanya meletakkan bunga di sebuah gundukan tanah merah yang masih basah.
”Nak,ini kuburan siapa?”tanyanya sambil berjongkok di sebelah si gadis.
”Ini kuburan mama saya om. Hari ini hari ulang tahun mama, sayangnya tiga hari yang lalu mama meninggal dunia”.

Jawaban itu membuat si pria terharu dan membuatnya merasa sangat bersyukur.”Terima kasih Tuhan, orang yang kusayangi masih hidup dan masih ada kesempatan bagiku untuk memperbaiki kesalahan tadi pagi.”

Tak lama,ia bergegas pergi dari sana dan kembali ke toko bunga tadi.Ia ingin memberikan sendiri bunga yang telah dipesan kepada istrinya.

Hikmah cerita diatas

Pada jaman yang semakin maju ini, perhatian dan kasih sayang seringkali terkalahkan oleh kesibukan,tidak ada waktu,belum ada kesempatan,serta berjuta alasan lain yang kadang sering dibuat-buat. Parahnya lagi, kemudian acap kali timbul sikap masa bodoh pada sekeliling kita. Kadang, tetangga samping rumah sedang sakit pun kita tidak tahu. Atau saudara kita sendiri sedang kesusahan, kita hanya bersimpati, tanpa beruat apapun.

Dengan alasan kesibukan atau bahkan mengejar karir, tanpa sadar kita sudah mengenyampingkan sisi humanis kita. Hal inilah yang kadang membuat kita merasa sudah cukup berbuat sesuatu kepada seseorang dengan hanya mengirim pesan singkat melalui sms,menelepon, atau mengirim email.

Memang perhatian dengan cara seperti itu tidak salah. Namun,akan jauh lebih bermakna jika hari-hari kita dihiasi dengan komunikasi yang intens dengan sekeliling kita.Dengan mencurahkan perhatian kepada keluarga,saling menyapa dengan tetangga, saling mendukung dengan kerabat di kantor, akan membuat hidup ini terasa lebih berarti.

Selagi masih ada kesempatan,berikan perhatian dan cinta kasih kepada sekeliling kita.Dengan memberikan harapan,perhatian kasih sayang dari dan untuk orang lain, apalagi orang-orang disekitar kita dan yang kita cintai,hidup akan terasa lebih hidup.

Bakti Seorang Cucu Pada Neneknya


Dikisahkan tidak jauh dari sebuah hutan seorang nenek tinggal disebuah rumah bersama anak dan menantu beserta cucu laki2 nya. Sang nenek diusianya yg telah senja ditambah keadaan fisiknya yg lemah. Sejak suaminya meninggal dunia saat anaknya masih kecil,dia seorang diri harus merawat anak dan bekerja keras untuk menghidupi keluarganya.
Keadaan Sang nenek yg sering sakit-2 an membuat gundah hati anak dan menantunya. Mereka merasa terbebani atas kondisi tersebut.Anak dan menantunya pun merencanakan untuk melenyapkan sang nenek supaya lepas dari beban. Suatu hari anak dan menantunya mengajak nenek berjalan-jalan di hutan sambil membawa kurungan.Sesampainya di hutan sang nenek pun dimasukkan kedalam kurungan supaya dimakan binatang buas.
Sementara itu tanpa sepengetahuan ayah dan ibunya sang cucu yg merasa curiga dengan tingkah ayah ibunya berusaha mengikuti dari belakang. Setelah ayah dan ibunya pulang, sang cucu mendapati neneknya sedang berada didalam kurungan di tengah hutan. Sang cucu kemudian melepaskan sang nenek dan menyembunyikan di suatu tempat. Setelah itu sang cucu pulang dengan membawa kurungan. Sampai di rumah dia bertemu dengan ayahnya dan bertanya’Dari mana engkau nak?’tanya sang ayah kepada anaknya.”Dari hutan ayah dan aku menemukan kurungan ini lantas aku bawa pulang” jawab sang anak.
Dalam hatinya sang ayah merasa lega karena rencana untuk menyingkirkan nenek sudah berhasil, sang nenek mungkin sudah di mangsa oleh binatang buas dan hanya kurungannya saja yang tertinggal. Kemudian sang ayah bertanya lagi pada anaknya”Lantas kenapa kamu bawa pulang kurungan itu?”tanya sang ayah penasaran. Sang anak menjawab “Iya ayah, suatu saat nanti kalau ayah dan ibu sudah tua dan sakit-2an seperti nenek, maka aku akan memerlukan kurungan ini, untuk ayah dan ibu dan membuangnya di hutan seperti yang ayah dan ibu lakukan pada nenek”. Alangkah kaget nya sang ayah dengan jawaban sang anak yang tidak diduganya itu. Mereka merasa malu dan sadar bahwa apa yang mereka perbuat adalah salah.
HIKMAH YANG TERKANDUNG
Seburuk apapun orang tua kita, harus kita rawat dengan sebaik-baiknya.Karena suatu saat nanti kita akan seperti mereka mengalami tua dan sakit-2an.Apabila kita baik dengan orang tua kita pasti anak kita akan berbuat baik pula pada kita suatu hari nanti.

Saturday, 20 September 2008

sikap hidup positif



Sikap hidup merupakan satu hal yang paling utama dalam menjaga kesehatan kita.Sikap hidup yang baik akan membuat tubuh dan pikiran kita sehat dan jauh dari stress.Sebaliknya sikap hidup yang buruk pasti akan membuat tubuh dan pikiran kita kurang nyaman dan gampang terkena stress yang ujung-ujungnya bisa terkena stroke juga.

Baiklah kita mulai dari sikap hidup yang positif itu apa.

Ada beberapa hal yang perlu dilakukan oleh kita untuk mencapai sikap hidup sehat. Yang pertama adalah seberapa besar kita mencintai diri kita terlepas pada saat ini apakah kita sedang sehat ataupun sakit. Lihatlah ke dalam diri anda betapa besar anugerah yang kita terima dari Tuhan ini, yaitu berupa tubuh dan pikiran yang luar biasa.Perhatikan nafas kita yang keluar dan masuk yang membuat diri kita merasa segar dan kuat.Bayangkan kalau nafas kita tidak berjalan semestinya betapa sakitnya.Sudah sepatutnya kita mengucapkan syukur yang tak terhingga atas karunia yang luar biasa ini.Syukurlah maka anda akan menjadi bahagia.

Tahap ini adalah tahap yang paling sulit dilewati,namun kalau anda berhasil melewatinya penulis yakin 50 % masalah anda telah terpecahkan,sakit anda telah berkurang dan anda akan memulai dengan hidup yang lebih baik dan lebih positif.Janganlah terburu-buru untuk melewati tahap ini.Betul-betul rasakan perasaan syukur yang mendalam sampai-sampai anda merasa terharu dan keluar air mata bahagia itu jauh lebih baik lagi.

Tahap berikutnya adalah memaafkan.Apa yang dimaafkan adalah anda harus memaafkan diri anda sendiri terlebih dahulu.Carilah apa yang paling anda sesalkan dalam hidup anda yang tidak dapat anda lupakan, lalu lihatlah ke diri anda.Apakah rasa penyesalan itu masih hadir dipikiran anda dan membebani langkah anda?Kalau masih ada maka maafkanlan diri anda sebagaimana seorang ibu yang memaafkan anaknya yang berbuat salah karena dianggap belum mengerti.Berdamailah dengan diri sendiri yakinlah dengan memaafkan diri sendiri maka jauh lebih baik untuk anda melangkah ke depan.Hanya anda yang bertanggung jawab terhadap diri anda sendiri.Bukan ayah,ibu,suami,istri,anak-anak, atau bahkan teman-teman kita ataupun yang kita ”anggap” sebagai musuh kita.

Pejamkan mata anda sekitar 5 menit dan lihatlah diri anda yang sekarang ada, yang polos tanpa beban tanpa masalah, dan terimalah apa adanya.Tersenyumlah dan syukurlah, maka anda akan merasakan energi bahagia yang luarbiasa dahsyatnya.
Sekarang bukalah mata anda dan rasakan sekeliling anda, masih seperti semula, kursi itu masih dipojok sana, meja masih yang itu-itu juga, tembok,televisi, dan semua barang-barang yang selama ini menemani anda masih sama.Tapi ada yang berbeda yaitu sudut pandang anda,persepsi anda yang berbeda.

Sebuah persepsi yang lahir dari rasa syukur yang mendalam yang hadir pada saat ini yang mampu membuat semua itu menjadi lebih bermakna dan membahagiakan.Kita kadang terlalu memikirkan apa-apa yang belum kita peroleh,apa-apa yang sangat kita inginkan tetapi melupakan apa-apa yang sudah didepan kita, sesuatu yang telah kita miliki.Akibatnya apa? Kita selalu merasa kurang, kurang dan kurang terus.Rasa kurang yang tiada ujung itulah yang telah menjerumuskan kita kedalam kesengsaraan yang tak berkesudahan.Kalau kita menyadari ini bersyukurlah berarti anda telah jujur terhadap diri anda sendiri.Rubahlah persepsi anda menjadi persepsi syukur yang tanpa batas yang lebih membahagiakan dan lebih menyehatkan tubuh maupun jiwa anda.Ingat semua tergantung pada anda mau bahagia atau menderita.Tidak ada seorangpun yang bertanggung jawab terhadap kebahagiaan anda selain anda sendiri.

Dengan memaafkan diri sendiri berarti anda akan lebih mencintai dan menyayangi diri anda sendiri.Anda akan lebih peduli dan lebih bertanggung jawab terhadap kesehatan tubuh maupun jiwa anda.

Sekarang sentuhlah bagian-bagian tubuh anda dan lihatlah dengan penuh syukur, dan ucapkanlah terimakasih karena telah memiliki tubuh yang merupakan karunia yang luar biasa dari Tuhan.Betul-betul rasakan tubuh anda, mata anda, kulit anda, bibir anda, telinga anda, jantung anda,paru-paru anda,nafas anda rasakanlah dan syukurlah.Mulai hari ini sempatkan diri anda untuk selalu mengucapkan terima kasih pada tubuh anda, yang merupakan bukti keagungan Tuhan yang tak ternilai.Tariklah nafas perlahan kemudian hembuskan semua beban yang ada.Ulangi beberapa kali sampai anda merasa lebih tenang dan damai.

Lakukanlah permintaan maaf ini kepada kedua orang tua kita,ayah dan ibu yang membesarkan kita,mendidik dan menjaga sampai kita dewasa.Visualisasikan wajah ayah dan ibu kita yang mungkin sudah tua dan keriput.Ucapkanlah permintaan maaf yang mendalam dan berterimakasihlah terhadap semua kasih sayang yang mereka berikan.
Tariklah nafas perlahan dan hembuskan.Ulangi beberapa kali sampai anda betul merasakan terima kasih kepada kedua orang tua anda.

Permintaan maaf berikut adalah kepada kakak adik kita,teman-teman kita mulai dari SD sampai perguruan tinggi,teman sekerja,dan seluruh kolega yang pernah anda kenal,mulai dari pimpinan anda sampai staf,bahkan tukang parkir, dan cleaning servis di kantor anda.Rasakan permintaan maaf tersebut betul-betul tulus dari hati yang paling dalam.

Permintaan maaf berikut adalah permintaan maaf yang cukup berat namun sangatlah berarti dalam proses mencapai sikap hidup yang positif,yaitu permintaan maaf pada orang-orang yang anda anggap sebagai musuh atau lawan anda.Niatkanlah dengan sungguh-sungguh bahwa anda minta maaf atas semua yang telah terjadi, dan sudah tidak tersisa lagi dendam di hati.Visualisasikan satu persatu orang-orang yang anda benci,dan maafkanlah mereka atas tindakan mereka yang selama ini mungkin menyakiti anda.Kirimkanlah doa kepada mereka semoga mereka diberi petunjuk untuk berbuat lebih baik.

Berhentilah sejenak rasakan nafas anda, hiruplah nafas yang dalam dan pelan,ambillah perasaan cinta dan kasih dari alam,kemudian hembuskan semua rasa dendam dan sakit hati yang selama ini terpendam.Lakukan beberapa kali sampai anda betul-betul merasakan kelegaan dan keharuan yang luar biasa.Sekarang kirimkanlah doa,cinta dan kasih sayang kepada mereka semua...

Mulai sekarang niatkanlah untuk selalu bersikap positif terhadap apapun yang ada disekitar kita.Berbagilah rasa cinta dan bahagia kepada setiap orang yang kita temui,sebarkanlah virus cinta dan bahagia ini sehingga membakar semua emosi negatif yang ada.

Cobalah terapkan afirmasi di bawah ini:

”MULAI HARI INI SAYA AKAN BERSIKAP POSITIF TERHADAP SETIAP ORANG YANG SAYA JUMPAI DAN SAYA AKAN TERSENYUM DAN MENEBARKAN RASA CINTA DAN BAHAGIA KEPADA MEREKA SEMUA TANPA MEMBEDA-BEDAKAN STATUS ATAU JABATAN MEREKA”

About Me

My photo
Halo sobat...nama saya Didik Sugiarto.....Saya bukanlah blogger profesional....hanya sekedar hobi ngeblog dan juga belajar cara mencari uang dengan blog.....adsense, amazon, clickbank dll.......semoga blog ini bermanfaat bagi kita semua.